Аналитики обозначили причины обвала крипторынка

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-14Terakhir diperbarui pada 2025-10-14

Обвал криптовалют 11 сентября не будет иметь долгосрочных фундаментальных последствий, а его причиной стало сочетание ряда технических факторов. Об этом заявили авторы ресурса The Kobeissi Letter.

It's official:

Crypto just saw its LARGEST liquidation event in history with 1.6 MILLION traders liquidated.

Over $19 BILLION worth of leveraged crypto positions were liquidated in 24 hours, 9 TIMES the previous record.

Why did this happen? Let us explain.

(a thread) pic.twitter.com/dHbkfNjrVs

— The Kobeissi Letter (@KobeissiLetter) October 11, 2025

Крах рынка спровоцировал каскад ликвидаций, суточный объем которых достиг рекордных $19,3 млрд. Первая криптовалюта впервые в истории зафиксировала дневную свечу на $20 000.

В числе факторов, вызвавших падение цифровых активов, аналитики назвали «чрезмерное кредитное плечо и риск», а также заявление президента США Дональда Трампа о введении 100% пошлин на импорт из Китая.

Кроме того, глава государства опубликовал свой пост после закрытия традиционных рынков и сокращение ликвидности создало благоприятную почву для повышенной волатильности.

Эксперты также обратили внимание на сильный перекос в сторону длинных позиций в объеме ликвидаций. На большинстве крупных бирж, за исключением Bitfinex, доля лонгов превышала 90%.

При этом, по наблюдению аналитиков, распродажа на рынке началась примерно за час до первых угроз Трампа в адрес Китая. Заявление президента ускорило падение в ходе, вероятно, уже начавшейся коррекции.

«Мы считаем, что этот обвал был вызван сочетанием нескольких внезапных технических факторов. Он не имеет долгосрочных фундаментальных последствий. Техническая коррекция давно назрела. Уверены, торговая сделка будет достигнута, а криптовалюта остается сильной. Мы настроены оптимистично», — заключили они.

«Фактор Трампа» и настроения

Аналитики Santiment также считают, что причины падения рынка кроются не только в заявлении Трампа. По их мнению, розничные трейдеры поспешили найти единичное событие, ставшее фактором краха, что просто является признаком «типичного рационализаторского поведения».

Однако в краткосрочной перспективе торговые отношения между США и Китаем будут играть ключевую роль в настроениях криптотрейдеров, признали эксперты. Позитивные новости могут повысить аппетит к риску, тогда как в случае негативного фона стоит ожидать потока прогнозов о «биткоине ниже $100 000».

Тем временем криптовалютный индекс страха и жадности упал до 24 пунктов, хотя неделю назад достигал 74. Текущее значение сигнализирует об «экстремальном страхе» на рынке.

Источник: alternative.me.

В Santiment отметили, что падение первой криптовалюты произошло синхронно с фондовым рынком. В периоды турбулентности трейдеры зачастую обращаются к материальным активам вроде серебра или золота. Драгметаллы продолжили рост.

«Криптовалюты, такие как биткоин, не застрахованы от макрополитических потрясений. Хотя многие рассматривают их как альтернативные или пограничные активы, они по-прежнему крайне чувствительны к склонности к риску. Нравится нам это или нет, биткоин ведет себя скорее как рисковый актив, чем как безопасное убежище в периоды национальной напряженности», — заключили аналитики.

Когда возобновится рост?

Падение крипторынка на самом деле может означать раннюю стадию бычьего тренда, считает криптотрейдер Алекс Беккер.

По его мнению, резкая коррекция была отчасти вызвана «небывалым нетерпением» инвесторов в последние несколько недель.

«Думаю, что продажа сейчас — это, пожалуй, самая глупая вещь, которую можно сделать», — отметил он.

Криптоаналитик Бенджамин Коуэн также с оптимизмом оценил перспективы биткоина, указав, что цифровое золото восстановило доминирование до уровня 60%.

Large liquidation cascade yesterday sent #BTC dominance soaring above 60%.

I still think in the short-term it continues to climb https://t.co/xmxP5ZWEo7 pic.twitter.com/JCZ0O6OztN

— Benjamin Cowen (@intocryptoverse) October 11, 2025

«Пришло время для следующего этапа роста биткоина», — заявил основатель и CEO Jan3 Сэмсон Моу.

Экономист Тимоти Петерсон в комментарии для Cointelegraph осторожно предположил, что криптовалюта, возможно, войдет в «период охлаждения». Цифровое золото продолжит восходящее движение через три-четыре недели.

«Но, возможно, более медленными темпами, чем раньше», — добавил он.

Напомним, в CryptoQuant считают, что биткоин сохраняет потенциал роста. Трейдер Питер Брандт обозначил в качестве перспективы отметку $185 000. Аналитик Фрэнк Феттер полагает, что зона перекупленности в первой криптовалюте наступит около $180 000.

Bacaan Terkait

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit2m yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit2m yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

Pada Juli 2026, Vitalik Buterin mempublikasikan peta jalan jangka panjang "Lean Ethereum", yang diposisikan sebagai evolusi besar ketiga Ethereum setelah "The Merge". Rencana ini mencakup serangkaian peningkatan protokol yang akan diluncurkan bertahap dalam tiga hingga empat tahun ke depan, bertujuan untuk merekonstruksi hampir semua modul inti protokol. Peta jalan ini menetapkan lima tujuan strategis: finalitas L1 yang lebih cepat, throughput L1 mencapai 1 gigagas per detik, skalabilitas L2 level teragas, keamanan kriptografi kuantum, dan transaksi privat native di L1. Perubahan teknis inti meliputi peralihan dari verifikasi re-eksekusi ke model verifikasi berbasis bukti (proof) seperti STARK rekursif, peningkatan keamanan kuantum, pemisahan konsensus untuk finalitas lebih cepat, penetapan harga gas multidimensi, dan reformasi struktur state menjadi dua lapisan untuk biaya yang lebih rendah. Privasi juga ditingkatkan menjadi tujuan utama desain protokol. Sebuah proposal kontroversial adalah mengganti mesin virtual EVM dengan arsitektur yang lebih ramah-proof seperti RISC-V atau leanISA, yang dapat memengaruhi ekosistem L2 yang ada seperti Arbitrum. Mengenai dampak pada harga ETH, peta jalan berpotensi meningkatkan aktivitas dan pembakaran gas di L1 jika target peningkatan kapasitas terpenuhi. Namun, ini adalah proses jangka panjang, dan nilainya bergantung pada adopsi aktual, bukan hanya peningkatan kapasitas. Implementasi akan dipantau melalui indikator seperti peningkatan batas gas di upgrade Glamsterdam, pertumbuhan blob, pendapatan fee L1, dan kinerja ETH relatif terhadap BTC.

链捕手1j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

链捕手1j yang lalu

Dari Keuangan Mobil ke Bitcoin hingga Mesin AI: Analisis Strategi 'Apa yang Tidak Boleh Dilakukan' Kongo

Dari Pembiayaan Mobil ke Bitcoin hingga Mesin AI: Strategi "Apa yang Tidak Dilakukan" Cango Cango, perusahaan yang semula merupakan platform pembiayaan mobil di China, telah melakukan transformasi besar. Setelah go public di NYSE pada 2018, mereka beralih ke penambangan Bitcoin pada 2024 dengan mengakuisisi penambang senilai ratusan juta dolar. Kini, mereka masuk ke sektor kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan EcoHash, anak perusahaan untuk AI inference. Berbeda dengan banyak penambang yang beralih menyewakan daya ke penyedia cloud besar untuk pelatihan AI, Cango memilih strategi unik. Mereka fokus pada AI inference (penyimpulan) dengan memanfaatkan situs-situs penambangan skala kecil (10-50 MW) yang tersebar di seluruh dunia. Menurut perusahaan, situs-situs kecil ini, yang menguasai 70% daya di industri penambangan, tidak menarik bagi raksasa cloud namun sempurna untuk AI inference yang memerlukan kedekatan dengan pengguna untuk mengurangi latensi. Cango menyediakan perangkat lunak EcoLink untuk menghubungkan dan mengelola situs-situs ini, menawarkan keandalan dengan mengalihkan beban kerja jika satu situs mati. Mereka menargetkan klien seperti platform penyewaan GPU dan startup AI yang membutuhkan harga lebih kompetitif dibanding layanan cloud besar. Perusahaan tetap mempertahankan sebagian operasi penambangan Bitcoin (31.7 EH/s) sebagai mesin kas, sambil membersihkan utang dan mengumpulkan dana untuk ekspansi AI. Meski ada skeptisisme mengenai biaya transformasi dan gelembung AI, Cango yakin pada disiplin strategi "apa yang tidak dilakukan" mereka—menghindari persaingan langsung di pelatihan AI—dan memanfaatkan peluang di segmen AI inference yang terdistribusi.

Foresight News2j yang lalu

Dari Keuangan Mobil ke Bitcoin hingga Mesin AI: Analisis Strategi 'Apa yang Tidak Boleh Dilakukan' Kongo

Foresight News2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片