Участники криптосообщества атаковали Илона Маска

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-02-04Terakhir diperbarui pada 2025-09-05

Под очередным постом основателя Tesla в X разгорелась дискуссия, главными участниками которой оказались представители криптоиндустрии

Рассказываем, чего криптоинвесторы требуют от бизнесмена и почему он попал под прицел.

4 сентября 2025 года Маск опубликовал в своем X пост, в котором попросил подписчиков рассказать о трудностях при покупке Tesla. Самыми залайканными комментариями оказались те, в которых говорится о невозможности оплатить автомобиль криптовалютой.

Многие участники криптосообщества хотели бы купить Tesla за биткоин. Также есть жалобы о том, что автомобиль нельзя оплатить Dogecoin — любимой криптовалютой Илона Маска.

Жалобы на невозможность оплаты Tesla за биткоины

У Tesla и криптосообщества длинная история. 24 февраля 2021 года Маск заявил о начале продаж авто за биткоины. 13 мая 2021 года бизнесмен отказался от инициативы. На тот момент Маск объяснил остановку продаж Tesla за биткоины нежеланием поддерживать PoW-майнинг, который наносит вред экологии. При этом бизнесмен пообещал возобновить продажи в момент, когда добычу BTC переведут на более устойчивые источники энергии. В июле 2021 он уточнил, что вновь покупать Tesla за биткоины будет возможно в случае, если 50% майнеров перейдет на возобновляемые источники электроэнергии.

Участники криптосообщества выполнили требование Маска еще в 2023 году. К сожалению, никаких изменений не последовало.

В 2024 году Маск намекнул на то, что в будущем он может запустить продажу Tesla за Dogecoin. Опросы показали, что около 80% его аудитории выступают за добавление такого способа расчетов. В результате он предложил клиентам компании покупать мерч за DOGE.

Представители криптоиндустрии считают, что Маск поступает с ними не справедливо. Многие даже видят в действиях бизнесмена намеренный обман.

Напомним, Tesla занимает 11 строчку в рейтинге публичных компаний по количеству купленных биткоинов. Ранее организация избавилась от более чем 75% своих BTC.

Bacaan Terkait

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Polymarket, sebuah platform pasar prediksi, sedang menghadapi penyelidikan luas oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). Penyebabnya adalah dugaan pemasaran menipu, termasuk menggunakan KOL berbayar untuk mempromosikan produk seperti perjudian kepada audiens AS. Investigasi ini muncul di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi yang didorong oleh Piala Dunia. Data menunjukkan pertumbuhan eksponensial industri ini. Platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat volume dan pendapatan yang meningkat pesat. Bahkan raksasa seperti Meta dilaporkan tertarik untuk berkolaborasi atau mengembangkan aplikasi serupa. Namun, pertumbuhan ini diiringi konflik regulasi. CFTC berselisih dengan beberapa negara bagian AS (seperti Kentucky) mengenai yurisdiksi atas pasar prediksi. Negara bagian menganggapnya sebagai perjudian ilegal, sementara CFTC mengklaim wewenang federal atas kontrak turunan "event contract". Konflik ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batas definisi antara perjudian dan pasar prediksi. Di balik layar, jaringan kepentingan yang kompleks terungkap. Donald Trump Jr. memiliki peran sebagai penasihat dan investor di kedua platform utama, Kalshi dan Polymarket. Hal ini dianggap sebagai faktor pendorong di balik dukungan politik dari pemerintahan Trump terhadap industri ini. Penyelidikan CFTC terhadap Polymarket menandai berakhirnya fase pertumbuhan liar awal dan awal dari regulasi yang lebih ketat. Meski mungkin mendinginkan euforia jangka pendek, ini dilihat sebagai langkah menuju industri yang lebih matang dan stabil di masa depan.

Odaily星球日报7m yang lalu

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Odaily星球日报7m yang lalu

Pendiri Claude Code Mengungkap Prediksi Terbaru: Divisi Kerja Tim Dirombak di Era AI, "Lima Tipe Orang" Ini Paling Dibutuhkan

Dengan maraknya Agent Coding yang membentuk ulang industri perangkat lunak, perubahan tidak hanya terjadi pada peran "insinyur" tradisional. Boris Cherny, pemimpin tim Claude Code di Anthropic, mengamati bahwa fungsi teknik, produk, desain, dan ilmu data semakin menyatu. Dia mengusulkan lima peran baru berbasis pola perilaku, tidak terikat pada jabatan tradisional: 1. **The Prototyper (Pembuat Prototipe):** Menghasilkan banyak ide dan konsep baru, fokus pada kuantitas dan disruptif. 2. **The Builder (Pembangun):** Mengubah prototipe kasar menjadi produk atau infrastruktur yang siap produksi dan dapat diskalakan. 3. **The Sweeper (Pembersih):** Menyederhanakan antarmuka, mengatur ulang kode, dan menghapus fitur berlebihan untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan pemeliharaan. 4. **The Growth (Pertumbuhan):** Mengiterasi produk yang sudah jadi agar lebih dekat dengan pasar, meningkatkan retensi pengguna, dan mengubahnya dari "dapat digunakan" menjadi "diperlukan". 5. **The Maintainer (Pemelihara):** Memastikan keamanan, keandalan, efisiensi, dan ketahanan sistem yang matang dalam jangka panjang. Peran-peran ini tidak eksklusif. Satu orang dapat merangkul beberapa peran (misalnya, 1+3 atau 2+3) yang berubah sesuai tahap produk atau proyek. Tim yang sehat membutuhkan kombinasi peran yang berbeda bergantung pada kematangan produk: produk baru membutuhkan peran 1,2,3; produk yang sedang tumbuh membutuhkan 2,3,4 dengan beberapa 5; produk matang membutuhkan 3,4,5 dengan beberapa 2. Diskusi online menyoroti bahwa klasifikasi kaku dapat membatasi fleksibilitas. Di era AI, batas peran semakin kabur. Meskipun AI seperti Claude dapat membantu tugas Builder dan Sweeper, peran manusia tetap kritis untuk beradaptasi dan memimpin setiap fase siklus hidup produk.

marsbit14m yang lalu

Pendiri Claude Code Mengungkap Prediksi Terbaru: Divisi Kerja Tim Dirombak di Era AI, "Lima Tipe Orang" Ini Paling Dibutuhkan

marsbit14m yang lalu

Trading

Spot
活动图片