Spot XRP ETFs Stuck In Limbo: SEC Delays All 5 Proposals

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-08-19Terakhir diperbarui pada 2025-08-19

Abstrak

The US Securities and Exchange Commission on Monday, August 18, 2025, pushed back decisions on all five pending spot XRP...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

The US Securities and Exchange Commission on Monday, August 18, 2025, pushed back decisions on all five pending spot XRP exchange-traded fund proposals, designating longer review periods and resetting final action dates into October. In separate “Notice of Designation of a Longer Period” orders, the Commission cited the need for additional time to evaluate the filings following the institution of proceedings under Section 19(b)(2)(B) of the Exchange Act. In the standard phrasing repeated across the orders, the SEC wrote that it “finds it appropriate to designate a longer period” so it has sufficient time to consider the proposed rule changes and the issues raised by commenters.

Spot XRP ETF Decisions Pushed Back By SEC

The five proposals span three listing venues and now carry staggered October deadlines. NYSE Arca’s filing to list the Grayscale XRP Trust faces the earliest outside date: the SEC set October 18, 2025, as the Commission’s decision deadline after noting that the 180-day clock from the February 20 Federal Register notice would have expired on August 19. The order, issued by the Division of Trading and Markets under delegated authority and signed by Secretary Vanessa A. Countryman, extends that window the additional 60 days permitted by statute.

Cboe BZX’s application to list the 21Shares Core XRP Trust follows a day later on the calendar: the Commission designated October 19, 2025, as the date by which it must either approve or disapprove, explaining that the original 180-day period from the February 21 notice concluded on August 20. The same order reiterates Section 19(b)(2)’s framework—180 days after publication, extendable once by up to 60 days with reasons published—which the SEC invoked here.

Bitwise’s spot XRP ETF proposal, also at Cboe BZX, now carries an October 22, 2025 action date. The Commission’s order notes the filing’s February 24 publication, the initiation of proceedings in May, and the decision to “extend the time period for approving or disapproving” by the full 60 days.Two proposals share the latest deadline. Nasdaq’s application to list the CoinShares XRP ETF and Cboe BZX’s filing for the Canary XRP Trust were each extended to October 23, 2025. In both orders, the SEC recites the same procedural posture—publication in late February, the May institution of proceedings, and the additional 60-day designation at the end of the 240-day statutory maximum.

Across the five orders, the legal mechanics are identical. After a proposed exchange rule change is noticed in the Federal Register, the Commission must act within 45 days, which may be extended up to 90 days or, if proceedings are instituted, within 180 days of publication; that 180-day period can be extended once by up to 60 days with reasons stated. Each delay order here explicitly cites Section 19(b)(2), recounts the publication date that started the clock, and then sets the new outer deadline. As one order puts it, the Commission is “extending the time period for approving or disapproving the proposed rule change for an additional 60 days.”

While the substance of the Commission’s outstanding questions is not adjudicated in these delay notices, the filings themselves and prior SEC proceedings indicate the familiar set of issues for spot crypto commodity-trust listings: the sufficiency of surveillance-sharing arrangements with “markets of significant size,” the reliability and representativeness of reference pricing, and the treatment of custody and creation/redemption mechanics. Those questions were formally teed up when the SEC instituted proceedings on each file in May, a prerequisite to Monday’s clock extensions.

At press time, XRP traded at $3.02.

XRP price
XRP holds above the 0.786 Fib, 1-day chart | Source: XRPUSDT on TradingView.com
Featured image created with DALL.E, chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

CFTC AS Lanjutkan Investigasi Luas terhadap Polymarket, Musim Pesta Pasar Prediksi Akan Berakhir?

Platform prediksi Polymarket kini sedang diselidiki secara luas oleh CFTC AS, menyusul tuduhan pemasaran menipu dan promosi produk mirip perjudian kepada pengguna AS. Investigasi ini terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi, didorong oleh Piala Dunia, dengan platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat pertumbuhan pesat. Pemeriksaan CFTC menandai potensi berakhirnya fase ekspansi liar industri ini, dengan regulator diperkirakan akan memperketat aturan pemasaran, konten kontrak, dan perlindungan investor. Konflik yurisdiksi juga memanas antara regulator federal (CFTC) dan otoritas negara bagian AS (seperti Kentucky), yang memperdebatkan apakah pasar prediksi termasuk dalam kategori derivatif komoditas federal atau perjudian ilegal tingkat negara bagian. Perselisihan ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batasan definisi regulasi. Sementara itu, ketegangan juga muncul antara CFTC dan bursa tradisional seperti CME, yang menggugat persetujuan CFTC atas kontrak berjangka Kalshi. Di balik layar, keluarga Trump, melalui Donald Trump Jr., memiliki kepentingan investasi di kedua platform utama (Kalshi dan Polymarket), menjembatani hubungan antara modal dan regulator. Intinya, penyelidikan terhadap Polymarket mungkin merupakan langkah penertiban dalam perjalanan industri pasar prediksi menuju fase pertumbuhan yang lebih matang dan teregulasi.

marsbit4m yang lalu

CFTC AS Lanjutkan Investigasi Luas terhadap Polymarket, Musim Pesta Pasar Prediksi Akan Berakhir?

marsbit4m yang lalu

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Polymarket, sebuah platform pasar prediksi, sedang menghadapi penyelidikan luas oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). Penyebabnya adalah dugaan pemasaran menipu, termasuk menggunakan KOL berbayar untuk mempromosikan produk seperti perjudian kepada audiens AS. Investigasi ini muncul di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi yang didorong oleh Piala Dunia. Data menunjukkan pertumbuhan eksponensial industri ini. Platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat volume dan pendapatan yang meningkat pesat. Bahkan raksasa seperti Meta dilaporkan tertarik untuk berkolaborasi atau mengembangkan aplikasi serupa. Namun, pertumbuhan ini diiringi konflik regulasi. CFTC berselisih dengan beberapa negara bagian AS (seperti Kentucky) mengenai yurisdiksi atas pasar prediksi. Negara bagian menganggapnya sebagai perjudian ilegal, sementara CFTC mengklaim wewenang federal atas kontrak turunan "event contract". Konflik ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batas definisi antara perjudian dan pasar prediksi. Di balik layar, jaringan kepentingan yang kompleks terungkap. Donald Trump Jr. memiliki peran sebagai penasihat dan investor di kedua platform utama, Kalshi dan Polymarket. Hal ini dianggap sebagai faktor pendorong di balik dukungan politik dari pemerintahan Trump terhadap industri ini. Penyelidikan CFTC terhadap Polymarket menandai berakhirnya fase pertumbuhan liar awal dan awal dari regulasi yang lebih ketat. Meski mungkin mendinginkan euforia jangka pendek, ini dilihat sebagai langkah menuju industri yang lebih matang dan stabil di masa depan.

Odaily星球日报9m yang lalu

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Odaily星球日报9m yang lalu

Pendiri Claude Code Mengungkap Prediksi Terbaru: Divisi Kerja Tim Dirombak di Era AI, "Lima Tipe Orang" Ini Paling Dibutuhkan

Dengan maraknya Agent Coding yang membentuk ulang industri perangkat lunak, perubahan tidak hanya terjadi pada peran "insinyur" tradisional. Boris Cherny, pemimpin tim Claude Code di Anthropic, mengamati bahwa fungsi teknik, produk, desain, dan ilmu data semakin menyatu. Dia mengusulkan lima peran baru berbasis pola perilaku, tidak terikat pada jabatan tradisional: 1. **The Prototyper (Pembuat Prototipe):** Menghasilkan banyak ide dan konsep baru, fokus pada kuantitas dan disruptif. 2. **The Builder (Pembangun):** Mengubah prototipe kasar menjadi produk atau infrastruktur yang siap produksi dan dapat diskalakan. 3. **The Sweeper (Pembersih):** Menyederhanakan antarmuka, mengatur ulang kode, dan menghapus fitur berlebihan untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan pemeliharaan. 4. **The Growth (Pertumbuhan):** Mengiterasi produk yang sudah jadi agar lebih dekat dengan pasar, meningkatkan retensi pengguna, dan mengubahnya dari "dapat digunakan" menjadi "diperlukan". 5. **The Maintainer (Pemelihara):** Memastikan keamanan, keandalan, efisiensi, dan ketahanan sistem yang matang dalam jangka panjang. Peran-peran ini tidak eksklusif. Satu orang dapat merangkul beberapa peran (misalnya, 1+3 atau 2+3) yang berubah sesuai tahap produk atau proyek. Tim yang sehat membutuhkan kombinasi peran yang berbeda bergantung pada kematangan produk: produk baru membutuhkan peran 1,2,3; produk yang sedang tumbuh membutuhkan 2,3,4 dengan beberapa 5; produk matang membutuhkan 3,4,5 dengan beberapa 2. Diskusi online menyoroti bahwa klasifikasi kaku dapat membatasi fleksibilitas. Di era AI, batas peran semakin kabur. Meskipun AI seperti Claude dapat membantu tugas Builder dan Sweeper, peran manusia tetap kritis untuk beradaptasi dan memimpin setiap fase siklus hidup produk.

marsbit16m yang lalu

Pendiri Claude Code Mengungkap Prediksi Terbaru: Divisi Kerja Tim Dirombak di Era AI, "Lima Tipe Orang" Ini Paling Dibutuhkan

marsbit16m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu XRP 2.0

XRP 2.0: Sebuah Frontier Baru dalam Lanskap Cryptocurrency Pengenalan XRP 2.0 Dalam dunia cryptocurrency yang terus berkembang, proyek baru terus muncul, bersaing untuk mendapatkan perhatian dan adopsi. Salah satu inisiatif menjanjikan adalah XRP 2.0, sebuah proyek cryptocurrency baru yang dirancang untuk memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih dan metodologi enkripsi yang kuat. Meskipun namanya memiliki kesamaan dengan XRP dari Ripple, penting untuk dicatat bahwa XRP 2.0 beroperasi secara independen, dengan fokus pada peningkatan keamanan transaksi, privasi, dan skalabilitas. Seiring dengan semakin banyaknya solusi terdesentralisasi yang diadopsi oleh lanskap keuangan digital, XRP 2.0 bertujuan untuk berkontribusi secara bermakna pada web3 dan ekspansi keseluruhan proyek crypto. Apa itu XRP 2.0? Pada dasarnya, XRP 2.0 adalah proyek cryptocurrency yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem mata uang digital yang aman dan terdesentralisasi. Teknologi dasarnya mengintegrasikan prinsip blockchain yang canggih dengan teknik enkripsi mutakhir. Tujuan utama dari XRP 2.0 adalah untuk menetapkan dirinya sebagai platform yang dapat diandalkan dan efisien yang memungkinkan eksekusi transaksi yang cepat sambil memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik untuk para penggunanya. Proyek ini dipromosikan sebagai solusi untuk berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh cryptocurrency yang ada, dengan mengusulkan sistem yang dapat menangani volume transaksi yang lebih tinggi dengan kecepatan dan privasi yang ditingkatkan. Fleksibilitas ini menjadikan XRP 2.0 sebagai pesaing yang signifikan di pasar yang dipenuhi dengan berbagai mata uang digital. Siapa Pencipta XRP 2.0? Identitas pencipta di balik XRP 2.0 tercatat sebagai ‘Wilbur.’ Namun, rincian komprehensif mengenai Wilbur atau entitas terkait mereka masih sulit ditemukan. Anonimitas banyak pencipta cryptocurrency bukanlah fenomena yang tidak umum dalam industri, sering kali dirancang untuk mempertahankan tingkat privasi dan keamanan. Siapa Investor XRP 2.0? Saat ini, informasi spesifik terkait yayasan investasi atau organisasi yang mendukung XRP 2.0 tidak tersedia untuk publik. Dalam sektor cryptocurrency, dukungan oleh investor terkemuka dapat secara signifikan mempengaruhi kredibilitas dan keberhasilan sebuah proyek, namun transparansi mengenai pendukung finansial XRP 2.0 belum ditetapkan. Bagaimana Cara Kerja XRP 2.0? XRP 2.0 menonjol dengan menerapkan kombinasi teknologi blockchain dan algoritma enkripsi canggih yang memastikan transaksi yang aman dan terdesentralisasi. Struktur inovatifnya mencakup fitur unik yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperluas fungsi di luar transaksi cryptocurrency konvensional. Di antara fitur-fitur ini, XRP 2.0 mengintegrasikan kemampuan yang ditenagai oleh AI, seperti fungsi teks-ke-gambar dan teks-ke-suara. Penambahan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman interaktif bagi pengguna, mendorong penerapan yang lebih luas di berbagai sektor. Dengan menjembatani kemajuan teknologi dengan desain yang berorientasi pada pengguna, XRP 2.0 bertujuan untuk menarik perhatian berbagai individu dan perusahaan yang ingin mengintegrasikan solusi cryptocurrency ke dalam kerangka operasional mereka. Garis Waktu XRP 2.0 Memahami XRP 2.0 memerlukan pemeriksaan tonggak yang telah mendefinisikan perjalanannya sejauh ini: 23 Juli 2023: XRP 2.0 diperkenalkan sebagai proyek cryptocurrency baru, bertujuan untuk merevolusi kemampuan transaksi yang aman dan terdesentralisasi di bidang blockchain. 8 September 2023: Peluncuran proyek lain, XRP20, terjadi, menandai munculnya token ERC-20 di blockchain Ethereum yang tidak terkait dengan XRP 2.0. 13 November 2023: XRP Ledger mengalami pembaruan signifikan dengan rilis perangkat lunak server rippled versi 2.0.0. Penting untuk dicatat bahwa perkembangan ini tidak terhubung dengan proyek cryptocurrency XRP 2.0. Poin Kunci Tentang XRP 2.0 Untuk mengekstrak esensi dari XRP 2.0, beberapa faktor kritis muncul: Fitur Unik: Penyertaan fitur seperti teks-ke-gambar dan teks-ke-suara yang ditenagai AI semakin memperluas aplikasi potensial XRP 2.0. Teknologi Blockchain: Kerangka kerja menggunakan mekanisme blockchain canggih dan protokol enkripsi, memastikan lingkungan yang aman dan terdesentralisasi untuk transaksi. Skalabilitas dan Privasi: XRP 2.0 memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik dalam proses transaksi dan skalabilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi basis pengguna yang berkembang. Tidak Terafiliasi dengan Ripple: Penting untuk dicatat, meskipun namanya, XRP 2.0 tidak memiliki kesetiaan atau kolaborasi dengan XRP dari Ripple, membedakan kerangka operasi dan tujuannya dalam ekosistem cryptocurrency. Kesimpulan XRP 2.0 mewakili usaha ambisius dalam lingkup cryptocurrency, bertujuan untuk menawarkan kombinasi keamanan, privasi, dan efisiensi dalam transaksi digital. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan fitur yang ramah pengguna, proyek ini berupaya memperluas cakrawala apa yang dapat dicapai oleh cryptocurrency di ekonomi digital saat ini. Sementara anonimitas penciptanya dan kurangnya investor yang diungkapkan mungkin menimbulkan pertanyaan bagi beberapa orang, fokus XRP 2.0 pada fungsionalitas canggih dan desentralisasi meningkatkan daya tariknya di tengah pasar crypto yang semakin ramai. Seiring dengan terus berkembangnya lanskap cryptocurrency, XRP 2.0 mungkin akan muncul sebagai pemain kunci dalam ekspansi solusi blockchain yang aman dan skalabel.

248 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.06Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu XRP 2.0

Cara Membeli XRP

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian XRP (XRP) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli XRP (XRP) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan XRP (XRP) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan XRP (XRP) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading XRP (XRP)Lakukan trading XRP (XRP) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.0k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XRP

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XRP (XRP) disajikan di bawah ini.

活动图片