Хедж-фонд Elliott предсказал «хаос» на крипторынке из-за политики Трампа

RBK-cryptoDipublikasikan tanggal 2025-01-31Terakhir diperbarui pada 2025-01-31

Поддержка новой администрацией США криптовалют способствует раздуванию криптовалютного пузыря, считают в Elliott Management

Принятие администрацией Дональда Трампа криптовалют способствует разжиганию спекулятивной мании, которая может привести к обвалу цен и «хаосу», говорится в письме инвесторам хедж-фонда Elliott. В компании отметили, что никогда не видели рынка, настолько охваченного «спекулятивным безумием инвесторов».

«Неизбежный крах криптовалютного пузыря может привести к катастрофическим последствиям, которых мы пока не можем предвидеть», — цитирует доклад Financial Times.

Elliott Management — основанный в 1977 году хедж-фонд с активами под управлением почти на $70 млрд. В письме инвесторам компания раскритиковала энтузиазм правительства США в отношении активов, которые резко выросли в цене, но «не имеют ценности», а также политиков, которые поддерживают криптовалюты, которые могут стать конкурентами доллару США.

Телеграм-канал «РБК-Крипто» — подпишитесь и будьте в курсе самых главных и актуальных новостей о криптовалюте.

Присоединяйтесь к форуму «РБК-Крипто» в Telegram для обсуждения новостей и тенденций криптомира.

В Elliott называют криптовалюту «точкой отсчета» для спекулятивного всплеска на рынках отчасти из-за «предполагаемой близости к Белому дому». Криптокомпании пожертвовали на предвыборную кампанию республиканцев миллионы долларов, а после инаугурации Трамп подписал указ о регулировании крипторынка и рассмотрении вопроса создания криптовалютного резерва.

В указе Трампа сделан акцент на «продвижении и защиту независимости доллара США, в том числе посредством содействия развитию и росту законных и легитимных стейблкоинов, обеспеченных долларом, по всему миру». В Elliott отмечают, что доллар обладает «огромным преимуществом» как мировая резервная валюта, и задают вопрос, почему правительство США поощряет использование альтернатив в то время, когда другие страны уже пытаются отказаться от доллара.

Сам Трамп и его семья принимают все больше участия в криптовалютных проектах. В 2024 году сыновьями Трампа был создан DeFi-проект World Libery Finance, в январе этого года были выпущены официтальные мемкоины президента США и его супруги — TRUMP и MELANIA. На этой неделе стало известно, что медиагруппа Трампа создает финансовое подразделение Truth.Fi и выделяет до $250 млн на инвестиции, в том числе в биткоин.

В Bitwise ранее допустили, что инициативы Трампа способны привести к изменению четырехлетнего цикла движения курсов криптовалют, бычий рынок биткоина может продлиться дольше. В какой-то момент рынок может перегреться и столкнуться с резкой коррекцией, но в компании ожидают, что будущие спады будут «более короткими и менее глубокими» по сравнению с предыдущими циклами.

В ноябре 2022 года в Elliott предупредили инвесторов, что мировая экономика находится на пути к гиперинфляции и, возможно, приближается к худшему финансовому кризису со времен Второй мировой войны

Мемкоин Musk It взлетел на 1500% после интервью отца Маска. Что это было

Банки США смогут хранить криптовалюту. Почему это важно

Лагард исключила возможность включать биткоин в резервы центробанками ЕС

«РБК-Крипто» запустил мониторинг криптовалютных обменников. Выбирайте надежный обменный сервис с выгодным курсом на yourcryptoex.ru или в удобном телеграм-боте.

Bacaan Terkait

Claude dan Codex yang Kamu Pakai Setiap Hari, Di Dalam Meta Dilarang Dipakai Sembarangan

Meta, perusahaan induk Facebook, telah memberlakukan pembatasan internal ketat terhadap penggunaan alat bantu pemrograman AI dari pihak ketiga, Claude Code (Anthropic) dan Codex (OpenAI), sejak Mei 2024. Meski merupakan salah satu klien terbesar dan sangat bergantung pada alat-alat ini, Meta khawatir output yang dihasilkan dapat menyusup ke dalam data pelatihan untuk pengembangan asisten pemrograman AI internal mereka sendiri, MetaCode (awalnya DevMate). Proses ini, yang dikenal sebagai "distilasi," dapat menyebabkan model internal mereka secara tidak sengaja mempelajari kemampuan dan standar penilaian dari model pesaing, sehingga mengaburkan asal-usul kemampuan mereka yang sebenarnya. Pembatasan internal Meta berfokus pada mencegah AI eksternal terlibat dalam penulisan kode inti, pembuatan soal uji, atau penilaian untuk proyek MetaCode. AI masih diizinkan untuk tugas-tugas pendukung seperti menyusun alur kerja atau mengatur kode, tetapi semua outputnya harus ditinjau oleh manusia. Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga kemurnian data pelatihan dan menghindari potensi pelanggaran terhadap ketentuan layanan penyedia model, yang sering melarang penggunaan output mereka untuk membangun produk pesaing. Tindakan Meta menyoroti dilema yang dihadapi seluruh industri AI: bagaimana menyeimbangkan manfaat menggunakan model AI yang kuat dengan risiko ketergantungan dan distilasi yang tidak jelas. Ini juga mencerminkan tekanan finansial, karena Meta berupaya mengurangi tagihan AI internal yang mencapai miliaran dolar dengan beralih ke solusi internal. Pada akhirnya, kebijakan ini bagaikan "peta berjalan di atas tali" yang menunjukkan tantangan dalam membangun AI yang benar-benar orisinal di era di mana AI semakin sering digunakan untuk menciptakan AI lainnya.

marsbit55m yang lalu

Claude dan Codex yang Kamu Pakai Setiap Hari, Di Dalam Meta Dilarang Dipakai Sembarangan

marsbit55m yang lalu

Mengapa Hari Ini Kita Membutuhkan Pandangan Konten AI?

Terkait kontroversi etis di industri hiburan global terkait konten AI, seperti proyek animasi AI Amazon yang dibatalkan, dan kemunculan film panjang AI pertama yang lolos sensor di Tiongkok, AI telah mencapai tonggak sejarah baru dalam produksi konten. Namun, kemajuan ini juga memicu perdebatan sengit, terutama mengenai penggantian aktor manusia dan kualitas artistik. Industri menghadapi dilema "pertarungan internal": di satu sisi, AI tak terhindarkan dalam produksi film, menawarkan efisiensi biaya dan kemungkinan kreatif baru. Di sisi lain, kekhawatiran mendalam muncul karena AI mulai memasuki ranah "makanan budaya utama" seperti film dan drama panjang, yang secara tradisional membutuhkan kedalaman emosional dan partisipasi manusia. Artikel ini membedakan antara "makanan budaya cepat saji" (seperti video pendek dan drama mikro) yang cocok dengan logika produksi AI—narasifragmen, kebutuhan emosi dangkal, dan model bisnis gratis—dan "makanan budaya utama" (seperti film dan serial TV) yang membutuhkan keterlibatan manusia yang lebih dalam. AI saat ini lebih mampu dalam yang pertama, tetapi masuknya AI ke dalam yang terakhir menantang keunikan manusia dalam hal kreativitas, pengalaman hidup, dan pertukaran emosi. Nilai manusia dalam penciptaan konten dianggap tak tergantikan dalam tiga aspek: kapasitas inovasi (AI cenderung menghasilkan konten homogen, bukan terobosan), hasil kerja keras (proses pembuatan yang panjang menambah nilai persepsi), dan pengalaman hidup serta ekspresi pribadi. Namun, perkembangan konten AI menghadapi risiko "melampaui batas": keunggulan biaya dapat mempersempit ruang kreasi manusia dan menimbulkan masalah plagiarisme; ledakan produksi dapat menyebabkan banjir konten berkualitas rendah yang mendorong keluar karya bagus; dan peningkatan efisiensi memindahkan risiko ke depan dalam proses produksi, menyulitkan moderasi. Oleh karena itu, diperlukan "perspektif konten AI" baru yang menetapkan batasan jelas. Prinsip intinya adalah: memastikan ruang kreasi manusia diperluas, bukan dipersempit; hasil kreasi manusia dihormati, bukan dirampas; manusia mempertahankan peran kepemimpinan dan tanggung jawab dalam penciptaan; serta memastikan transparansi dan dapat dikenalnya konten AI. Kesimpulannya, manusia harus menjadi "juru mudi" teknologi. Masa depan konten AI harus menjadi perjalanan yang dikendalikan oleh manusia, di mana penilaian, filter, dan apresiasi estetika manusia di setiap tahap—produksi, distribusi, konsumsi—menjadi lebih penting dari sebelumnya untuk melindungi nilai inti budaya sebagai wahana pertukaran spiritual manusia.

marsbit1j yang lalu

Mengapa Hari Ini Kita Membutuhkan Pandangan Konten AI?

marsbit1j yang lalu

Makalah Planck Ditarik? Bapak Pendiri Kuantum Tersandung Algoritma

Artikel baru-baru ini mengungkap bahwa dua tulisan Max Planck, perintis teori kuantum dan pemenang Nobel Fisika 1918, yang diterbitkan pada 1940 dan 1942, secara keliru ditandai sebagai "retracted" (ditarik kembali) dalam platform digital Springer. Menurut investigasi, penarikan ini bukan disebabkan oleh penipuan atau kesalahan ilmiah, melainkan oleh "kerusakan algoritma." Kedua artikel tersebut, yang membahas refleksi filosofis tentang ilmu pengetahuan, diterbitkan di jurnal Jerman *Die Naturwissenschaften*. Pada masa itu, praktik seperti menerbitkan kembali pidato di beberapa saluran (jurnal, pamflet, kumpulan esai) adalah bagian normal dari penyebaran gagasan ilmiah. Namun, sistem digital modern mengidentifikasi praktik historis ini sebagai "penerbitan ulang" atau "pelanggaran hak cipta," yang dianggap melanggar norma penerbitan saat ini. Lebih memprihatinkan, platform Springer tidak hanya memberi label "retracted," tetapi juga mengganti teks asli artikel dengan halaman kosong, menghilangkan akses ke konten aslinya. Hal ini menunjukkan masalah yang lebih dalam: infrastruktur penerbitan akademik digital dapat secara keliru menerapkan standar kontemporer pada karya historis, sehingga mengaburkan dan bahkan menghapus warisan ilmiah masa lalu. Kasus ini menjadi peringatan penting di era AI. Basis data digital, yang sering dianggap sebagai cermin netral dari pengetahuan, sebenarnya dibentuk oleh logika platform, asumsi hukum, dan aturan komersial. Kesalahan metadata seperti ini dapat diperkuat oleh model AI, mesin pencari, dan alat akademik di masa depan, yang pada akhirnya mengancam keakuratan dan aksesibilitas memori ilmiah.

marsbit1j yang lalu

Makalah Planck Ditarik? Bapak Pendiri Kuantum Tersandung Algoritma

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片