TON生态解析:探寻下一个热门机会

金色财经Dipublikasikan tanggal 2024-07-13Terakhir diperbarui pada 2024-07-13

最近,社交平台上充斥着黑白狗MEME、积分炫耀,仿佛牛市回归的迹象已现。今天,Biteye将为大家解析如何在TON生态中抓住潜在的空投机会。

e05c043a98974e00aedaa213af6ecac1~tplv-tt-shrink:640:0.image?lk3s=06827d14&traceid=20240713180544D54BBCFA29691C8DDDB0&x-expires=2147483647&x-signature=zs8exo5tpSLlzj6AlOfrzsSCn1c%3D

钱包介绍

参与TON生态的第一步是选择合适的钱包。目前有49款钱包支持TON链,其中两款最受欢迎的是:

  • Wallet:这是Telegram原生的中心化托管钱包,类似于微信钱包在微信中的位置。用户可以通过P2P或银行卡等方式进行充值和兑换。

  • TON Space:由TON基金会推出的基于Telegram的自托管钱包,内置在Telegram中,通过Wallet的TON Space功能可直接连接到基于TON的dApp。除了助记词私钥外,还可以通过电子邮件和Telegram账户恢复钱包。

完成这一步,您已经可以畅享TON生态的各种应用和服务了!

代币相关

从市值来看,$TON市值为180亿美元,而$SOL为660亿美元。如果$TON能像$SOL一样成为“以太坊杀手”,其市场空间还有3.7倍的增长潜力。

$NOT的市值为16亿美元,在TON链中排名第二,并已进入前50名,受到较高的关注度。虽然TON生态目前尚未完全成熟,但$TON和$NOT是目前值得关注的代币,已经在交易所上市。

DeFi

公链如出一辙,必备的DeFi玩法包括DEX、借贷、质押和NFT等。TON链正逐步构建这些平台,进一步增强其活跃度和资金量。以下是几个TON生态中的DeFi项目:

  • Ston.fi:领先的DEX平台

  • EVAAProtocol:主流的借贷协议

  • Aqua:稳定币平台

  • TonStakers:Staking平台

  • Orbit:跨链桥

  • Tonstarter:Launchpad

  • Getgems.io:NFT平台

这些项目不仅多样化,还各自在其领域内拥有显著的龙头地位。

游戏

游戏是TON生态当前的热点,简单易玩的游戏结合Telegram的传播特性,使得游戏能够迅速扩散和获取真实用户。以下是几款推荐的TON链游戏:

  • Catizen:猫咪合成小游戏

  • Hamster Kombat:仓鼠大战

  • Blum:游戏化交易平台

  • Yescoin:Notcoin的兄弟项目

  • Pixelverse:赛博风格对战游戏

这些游戏不仅富有趣味性,还能通过互动和奖励机制吸引大量玩家。

工具/数据平台

为了更好地参与TON生态,以下是几个有用的工具和数据平台:

  • Telegram Apps Center:由TON基金会支持的应用商店,收录经过审核的项目,安全性高。

  • TON App:第三方TON应用查询平台。

  • TGStat:Telegram频道数据分析网站,可查看热门项目和频道增长排名。

  • TONStat:包含TON网络关键指标的数据平台,每天更新。

TON链的发展背景与机遇

TON链的发展历程曲折,从Telegram Open Network(TON)到现在的Toncoin。尽管市场整体处于悲观情绪中,TON链的TVL在短短四个月内增长了20倍以上,目前超过7亿美元。随着Telegram将TON链作为其Web3基础设施的首选,TON生态正在快速扩展,涵盖CEX、DEX、钱包、NFT和游戏等多个领域。

虽然与以太坊和Solana等公链相比,TON仍有进步的空间,但其依托于Telegram平台的独特优势,使其在用户群体和应用整合方面具备天然优势。在TON基金会的推动下,TON生态展现出良好的发展势头,值得长期关注和参与。

Bacaan Terkait

Pendiri Glue Finance: ETH Telah Masuk Tahap Non-Konsensus, Titik Balik Akan Tiba

Artikel ini, ditulis oleh pendiri Glue Finance, menganalisis tantangan mendalam Ethereum (ETH) di tahun 2026, di mana nilai yang diselesaikan mencapai rekor tertinggi, namun harga ETH tetap stagnan di sekitar $1.750. Penulis berargumen bahwa akar masalahnya bukan pada penggunaan, tetapi pada fakta bahwa Ethereum masih merupakan "mesin yang belum selesai." Inti permasalahannya adalah ketergantungan. Rantai ini masih bergantung pada Ethereum Foundation (EF) dan pemimpin seperti Vitalik Buterin untuk pembangunan dan tata kelola yang berkelanjutan, karena banyak komponen intinya seperti desain konsensus, skalabilitas L2, dan perlindungan kuantum masih dalam pengerjaan. Ketergantungan ini membuat Ethereum gagal dalam "ujian lepas tangan" — kemampuannya untuk tetap netral dan berjalan selamanya tanpa pengelola. Pasar, menurut penulis, mendiskon harga ETH karena risiko ketergantungan ini, bukannya memberi premi untuk netralitas yang abadi. Artikel ini mengkritik dua jalur keluar yang keliru: "mode perang" (menjadi lebih terpusat seperti Solana) yang akan mengorbankan netralitas, dan sekadar mengganti pengelola (misalnya, dengan Ethlabs). Solusi satu-satunya adalah menyelesaikan dan "membekukan" inti netral Ethereum melalui "Proyek Manhattan" — sebuah upaya terpusat yang ambisius. Proyek ini bertujuan untuk menangani empat masalah sekaligus: membekukan protokol (rigiditas), mencapai skalabilitas ekstrem, menerapkan keamanan pasca-kuantum, dan mengintegrasikan ZK-proof. Tujuannya adalah menciptakan lapisan penyelesaian ekonomi global yang netral, dapat diprogram, dan abadi. Jika berhasil, Ethereum akan mendapatkan "premi keabadian" seperti Bitcoin, tetapi dengan fungsionalitas penuh. Jika gagal, Ethereum berisiko menjadi rantai yang lebih lambat dan kurang dapat dipercaya, kehilangan nilai uniknya. Penulis tetap optimis tetapi menekankan bahwa perlombaan melawan waktu untuk menyelesaikan dan membekukan protokol ini adalah tantangan terbesar Ethereum saat ini.

链捕手13m yang lalu

Pendiri Glue Finance: ETH Telah Masuk Tahap Non-Konsensus, Titik Balik Akan Tiba

链捕手13m yang lalu

Pendiri Glue Finance: ETH Telah Masuki Fase Non-Konsensus, Titik Balik Akan Segera Tiba

Glue Finance pendiri menyatakan Ethereum (ETH) telah memasuki tahap "non-konsensus" dan titik balik mendekat. Meski nilai yang diselesaikan di Ethereum mencapai rekor tertinggi pada pertengahan 2026, harga ETH tetap rendah sekitar $1.750, jauh dari puncak sebelumnya. Penulis berargumen ini karena Ethereum masih berupa "mesin yang belum selesai", bergantung pada Ethereum Foundation untuk pengembangan dan bimbingan berkelanjutan. Ketergantungan ini membuat pasar ragu, menghalangi ETH mendapatkan premi "keabadian" layaknya Bitcoin. Masalah utama mencakup: L2 dengan sequencer terpusat, kebocoran nilai di mempool publik, inflasi state, dan ancaman komputer kuantum. Kondisi ini menyebabkan kelelahan di seluruh lapisan ekosistem. Dua jalur keliru yang diusulkan adalah "mode perang" (menjadi lebih terpusat seperti Solana) atau mengganti pengelola (seperti Ethereum Foundation). Solusi sebenarnya adalah "Manhattan Project" atau "Ethereum Ramping", sebuah rencana menyeluruh untuk membekukan inti protokol yang netral dan tak tergoyahkan. Rencana ini menggabungkan: pengerasan (rigging), penskalaan besar-besaran, ketahanan kuantum, dan integrasi ZK, serta fitur seperti statelessness dan rollup native. Dengan menyelesaikan dan membekukan inti netralnya, Ethereum akan lulus "tes lepas tangan"—tetap berjalan tanpa bergantung pada pengelola mana pun—dan beralih dari diskon ketergantungan menjadi premi keabadian. Jika berhasil, Ethereum akan menjadi lapisan penyelesaian ekonomi global yang netral, dapat diprogram, dan abadi, melampaui Bitcoin. Jika gagal, risikonya adalah menjadi blockchain yang lebih lambat, kurang terpercaya, dan termanipulasi.

marsbit14m yang lalu

Pendiri Glue Finance: ETH Telah Masuki Fase Non-Konsensus, Titik Balik Akan Segera Tiba

marsbit14m yang lalu

Membongkar HyperEVM: Aplikasi Apa yang Benar-benar Dapat Mengambil Inti Manfaat dari Hyperliquid?

**Ringkasan: Membongkar HyperEVM: Aplikasi Mana yang Dapat Menikmati Manfaat Inti Hyperliquid?** HyperEVM adalah lapisan kontrak pintar yang nilai utamanya terletak pada kemampuannya memberikan akses aplikasi ke data perdagangan, kolateral, posisi, dan risiko dari HyperCore. Aplikasi berharga di HyperEVM harus memenuhi tiga kriteria: membutuhkan logika EVM yang fleksibel, bergantung pada status unik HyperCore, dan meningkatkan utilitas Hyperliquid sebagai pusat keuangan. Pendekatan Hyperliquid yang unik adalah "pertukaran pertama" (exchange-first), bukan "rantai dulu" (chain-first). Ini membuat HyperEVM menjadi sarana untuk memprogram pertukaran itu sendiri, bukan sekadar tempat menyalin DeFi. Evaluasi aplikasi dapat dilihat dalam matriks 2x2: 1. **Keuangan EVM Lokal:** Aplikasi seperti AMM dan pasar uang (contoh: Felix, HyperLend) yang membutuhkan kontrak pintar namun dapat diadaptasi. Mereka membentuk lapisan dasar yang penting. 2. **Ekstensi Asli Inti:** Aplikasi yang membuat aset internal Hyperliquid lebih berguna, seperti pembungkus HLP atau aset terkait Unit. Mereka menyediakan bahan baku (kolateral) untuk aktivitas keuangan. 3. **HyperCore yang Dapat Diprogram:** Kuadran paling inovatif di mana aplikasi (contoh: Rysk, Liminal, Valantis Prime) menggunakan logika EVM dan secara mendalam mengintegrasikan status serta eksekusi HyperCore, menjadikan aktivitas pertukaran sebagai produk. Bentuk akhir yang paling berharga mungkin adalah **akun keuangan terpadu**. Pengguna dapat menyetor aset sekali dan menggunakan saldo yang sama untuk berdagang di HyperCore, meminjam di HyperEVM, menghasilkan yield, melakukan lindung nilai, dan membayar. Hyperliquid menggabungkan infrastruktur likuiditas dan risiko tingkat pertukaran dari HyperCore dengan permukaan aplikasi terbuka HyperEVM, menciptakan "rumah keuangan" yang dikendalikan pengguna namun didukung oleh neraca yang kuat. Gelombang pertama HyperEVM membuat ekosistem dapat digunakan, gelombang berikutnya akan membuat HyperCore benar-benar dapat diprogram.

Foresight News36m yang lalu

Membongkar HyperEVM: Aplikasi Apa yang Benar-benar Dapat Mengambil Inti Manfaat dari Hyperliquid?

Foresight News36m yang lalu

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

Analisis oleh ZeroDrift pada 22 Juni 2026 mengungkapkan bahwa dalam 40 hari terakhir, penyerang telah mencuri sekitar $16,9 juta dari lima kontrak pintar yang sudah tidak digunakan tetapi masih aktif di blockchain. Kontrak yang sudah ditinggalkan oleh pengembang ternyata tidak serta-merta aman atau mati. Kontrak-kontrak ini masih dapat menyimpan dana, izin akses (allowance), atau fungsi yang dapat dipanggil, sehingga tetap menjadi target serangan yang menarik. Lima proyek yang terdampak adalah: - DxSale V1 Locker: rugi ~$7,3 juta. - TrustedVolumes: rugi ~$5,87 juta. - Aztec Connect: rugi ~$2,28 juta (dalam dua serangan). - Raydium Legacy AMM: rugi ~$1,34 juta. - Huma Finance V1 Pool: rugi ~$101 ribu. Kasus DxSale merupakan contoh nyata. Kontrak locker lamanya dirancang untuk mengunci likuiditas dalam jangka panjang, namun seiring waktu, perhatian tim beralih ke produk baru dan jalur kontrol lama terlupakan, akhirnya dieksploitasi. Serangan-serangan ini terjadi di berbagai sistem dan blockchain, menunjukkan masalah mendasar yang sama: kontrak lama yang sudah tidak menjadi fokus pengembangan masih menyimpan nilai ekonomi dan asumsi keamanan yang kedaluwarsa di dalamnya. Risiko ini diperburuk oleh analisis otomatis. Alat-alat yang dapat memindai kode publik, riwayat transaksi, dan mensimulasikan serangan membuat penemuan target rentan semacam ini menjadi lebih murah dan sistematis bagi penyerang. Industri keamanan DeFi telah memiliki proses audit yang matang untuk peluncuran kontrak baru, namun masih sangat kurang dalam hal disiplin untuk proses pensiun, migrasi, atau penonaktifan kontrak secara menyeluruh. Sebuah kontrak hanya benar-benar aman setelah semua dana, izin, akses, dan asumsi kepercayaan di dalamnya dicabut sepenuhnya.

marsbit1j yang lalu

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

marsbit1j yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

**Ringkasan: Runtuhnya Kerangka Valuasi Aset Generasi Internet** Selama dua belas tahun terakhir, dari IPO Alibaba pada 2014 hingga 2026, aset-aset internet China seperti Alibaba, Tencent, Meituan, dan Pinduoduo mengalami reset valuasi masif. Kerangka valuasi lama ("diskon terhadap rekanan AS") telah runtuh, didorong oleh faktor geopolitik, regulasi, dan kekhawatiran struktur. Namun, fenomena ini tidak hanya terjadi di China. Di AS, raksasa teknologi seperti Microsoft juga menghadapi tekanan valuasi meski kinerja fundamental kuat. Penyebabnya adalah pengeluaran modal besar-besaran untuk AI yang menghancurkan arus kas bebas dan ketidakpastian apakah model bisnis baru dapat mempertahankan profitabilitas tinggi model lama. Baik raksasa internet China maupun AS kini dijuluki "saham tua" (*laodeng gu*), berjuang membuktikan relevansinya di era AI yang mengancam fondasi model bisnis berbasis perhatian (*attention economy*). Sejarah pasar modal Jepang pasca-gelembung 1989 memberikan contoh paralel: kerangka valuasi lama runtuh dan membutuhkan waktu sekitar 25 tahun serta narasi baru dari investor seperti Warren Buffett untuk pulih. Posisi internet China saat ini mirip dengan Jepang di pertengahan 1990-an: kerangka lama mati, kerangka baru belum lahir. AI menawarkan bahasa valuasi baru, tetapi penuh kontradiksi: mengejarnya membutuhkan investasi besar dan mengikis bisnis inti yang menguntungkan, sementara mengabaikannya berarti ditinggalkan zaman. Alternatif lain adalah membangun dasar valuasi melalui pengembalian pemegang saham (buyback, dividen). Intinya, pasar menunggu suatu peristiwa atau narator baru yang dapat mendefinisikan ulang alasan membeli aset-aset ini. Proses revaluasi yang panjang ini mungkin baru berada di tahap tengah.

marsbit1j yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片