How Aavegotchi’s Gotchi Lending Takes the Scholarship Model to the Next Level

DappRadarDipublikasikan tanggal 2022-03-29Terakhir diperbarui pada 2022-03-29

Abstrak

Gotchi Lending is Aavegotchi’s solution for scaling up the gaming ecosystem

Gotchi Lending is Aavegotchi’s solution for scaling up the gaming ecosystem
Aavegotchi introduced Gotchi Lending as a solution to improve the existing Scholarship Model in the market. It will help to address the current issue of blockchain gaming scalability by creating a more welcoming revenue-sharing model. It is worth mentioning that Gotchi Lending is a 100% on-chain solution that leverages smart contracts.
Aavegotchi is one of the most popular games living on Polygon. A brainchild of Pixelcraft Studios, Aavegotchi is a perfect combination of DeFi and NFT games. It is an intriguing game that reminds you of the happy childhood memories of Tamagotchi, more importantly, a simple and entertaining play-to-earn journey.
With Gotchiverse launching on March 31st, the anticipation and engagement of the game have been gaining traction. As of this writing, Aavegotchi recorded a 17.88% increase in user numbers over the last seven days. Notably, it is the only gaming dapp among the top 7 on the Polygon ranking board that has achieved positive user growth for the period. 

Although blockchain gaming has disrupted the traditional gaming industry, it still has a long way to become mainstream. To accelerate the mass adoption of blockchain gaming, Aavegotchi proposed Gotchi Lending. Furthermore, it is a critical move to expand the Gotchiverse beyond their core audience.
Scholarship model and its drawbacks
Axie Infinity introduced a scholarship program to onboard newcomers via a more accessible pathway. Axie holders, for example guilds like Yield Guild Games, provide so-called scholarships to new players. Specifically, they loan their assets, the Axie NFTs, to new players who don’t own any of their own. Borrowers or scholars share their revenue with the Axie owners in return. It is a revenue-sharing model where the guild invests in NFT assets and rents or loans them to newcomers. As a result, new players can start playing and earning in-game tokens without investing any money upfront.
However, the scholarship model has drawbacks that make it inadequate to scale up the game ecosystem. In essence, it depends on humans to run the Axie loaning business. The model relies heavily on humans, with manual payouts and off-chain agreements. Abusive managers are not unusual. In addition, many scholars cash out their token earnings as a daily wage. Therefore they don’t spend their earned tokens on breeding or other in-game actions, causing inflation of SLP in Axie’s case.
Gotchi Lending upgrades the scholarship model
Gotchi Lending addresses the scalability of the gaming ecosystem through a different approach, which is to keep the entire lending process 100% on the blockchain. Gotchi Lending uses a smart contract that allows owners of Aavegotchi NFTs to lend these assets out to players with limited rights.

aavegotchi gotchi lending

It is worth noticing that Gotchi Lending allows the owners to have complete control over their rental agreements. They can decide the contract duration, up-front fees, and earnings splitting rules between themselves and the borrower. For example, the lenders can decide which token they’d like to split with the borrower since the upcoming Gotchiverse will introduce four new ERC tokens. And of course, GHST, Aavegotchi’s eco-governance token, is one of the options. Moreover, they can also customize what percentage to split at, i.e., 50/50, 80/20, etc.
More notably, Gotchi Lending benefits large guilds and individuals alike. Guilds can seamlessly get their Aavegotchi’s into a member’s hands by whitelisting them as trusted addresses. Individual Aavegotchi owners can leverage Gotchi Lending to earn a passive income by listing Aavegotchis on the lending market. Users can also lend them to a friend or family member to enter the Gotchiverse to try it out for themselves at no cost.
Gotchi Lending goes live on March 28th and will make the Gotchiverse one of the most accessible NFT games in the world. To explore the unlimited opportunities of the sustainable play-to-earn game, all you need is internet access and a web3 wallet. Play as usual, earn like never before!
About Aavegotchi 
Aavegotchi is an open-source, community-owned NFT gaming protocol, enabling true asset ownership for gamers. Aavegotchi NFTs are on-chain collectible ghosts staked with Aave’s interest-generating aTokens.
Compete for player rewards by earning XP, leveling up, and increasing the rarity of your Aavegotchi fren. Aavegotchi is governed by the AavegotchiDAO and the native eco-governance token GHST. Visit Aavegotchi.com today and join the future of DeFi-staked NFT avatars!

Bacaan Terkait

Pengungkapan Keuangan Trump Mengajarkan Strategi Optimisasi Pajak yang Paling Diremehkan

Laporan keuangan AS yang baru-baru ini dirilis mengungkapkan bahwa mantan Presiden Donald Trump memegang aset kripto bernilai puluhan juta dolar tanpa membayar pajak besar saat ini. Kunci strateginya adalah prinsip yang berlaku bagi semua investor kripto: **pajak biasanya baru terutang ketika aset dijual, bukan sekadar dipegang saat nilainya naik.** Dokumen tersebut menunjukkan Trump memiliki Bitcoin senilai lebih dari $50 juta dan Ethereum senilai $5-25 juta di dompet dingin. Keuntungan dari kenaikan harga ini adalah "keuntungan belum direalisasi" dan, menurut hukum pajak AS, tidak dikenai pajak penghasilan modal hingga aset tersebut dijual, diperdagangkan, atau dibuang. Penangguhan pajak ini bisa berlangsung tanpa batas waktu. Namun, tidak semua pendapatan kripto bisa ditangguhkan. Trump melaporkan pendapatan hadiah staking Ethereum sebesar $510,808, yang oleh IRS diperlakukan sebagai **pendapatan biasa** dan dikenai pajak pada tahun diterimanya. Demikian pula, bunga dari stablecoin USDC yang dipegangnya dikenai pajak sebagai pendapatan biasa. Laporan itu juga mencakup royalti dari koin meme dan penjualan token yang dikaitkan dengan Trump, yang semuanya dikenai pajak sebagai pendapatan biasa atau penghasilan modal pada saat diterima atau dijual. Inti pengungkapannya adalah strategi optimisasi pajak yang paling sederhana namun sering diabaikan: **menahan aset yang terapresiasi.** Selama investor tidak menjual aset kripto mereka, mereka tidak akan memicu peristiwa kena pajak, sehingga dapat menunda kewajiban pajak keuntungan modal tanpa batas waktu. Strategi penangguhan pasif ini tersedia bagi semua investor, terlepas dari ukuran portofolio mereka.

marsbit17m yang lalu

Pengungkapan Keuangan Trump Mengajarkan Strategi Optimisasi Pajak yang Paling Diremehkan

marsbit17m yang lalu

25 Hari Menuju UU CLARITY: Bagaimana Pasar Kripto Jika Gagal Lolos Sebelum Recess Agustus?

Undang-Undang CLARITY, legislasi penting untuk struktur pasar kripto AS, menghadapi tekanan waktu ketat dengan 25 hari kerja tersisa sebelum masa reses Senat pada 10 Agustus. RUU ini bertujuan memperjelas batas regulasi antara SEC dan CFTC, menetapkan jalur non-sekuritas untuk aset digital terdesentralisasi, dan mewajibkan pendaftaran serta kewajiban anti-pencucian uang. Meskipun telah lolos dari DPR dan Komite Perbankan Senat, negosiasi terakhir terkait klausul etika kepemilikan kripto presiden dan perlindungan pengembang (Pasal 604) menghambat kemajuan, menyulitkan pencapaian ambang batas 60 suara di Senat. Peluang pengesahan tahun ini dinilai menurun, dengan prediksi pasar sekitar 40%-50%. Jika gagal disahkan sebelum reses, dampak langsung di pasar mungkin bukan kejatuhan tajam, melainkan "perlahan berdarah" melalui produk premium seperti ETF. Aliran keluar besar dari ETF Bitcoin AS pada Juni mencerminkan ketidakpastian ini. XRP, yang sangat diuntungkan oleh kepastian hukum dari RUU ini, berpotensi kehilangan premi harapannya. Sementara itu, Bitcoin dan Ethereum, yang telah diklasifikasikan sebagai komoditas, dianggap lebih tahan. Jika tertunda hingga 2027 atau gagal, proses legislasi harus dimulai dari nol di Kongres baru. Namun, kemajuan RUU ini sejauh ini telah menunjukkan dorongan AS menuju kejelasan regulasi. Keterlambatan justru dapat menciptakan urgensi bagi perkembangan kerangka global, dengan AS berpotensi menjadi pusat aset digital dunia.

Odaily星球日报23m yang lalu

25 Hari Menuju UU CLARITY: Bagaimana Pasar Kripto Jika Gagal Lolos Sebelum Recess Agustus?

Odaily星球日报23m yang lalu

Undang-Undang CLARITY 25 Hari Menuju Tenggat: Jika Tidak Lolos Sebelum Libur Agustus, Bagaimana Nasib Pasar Kripto?

Undang-Undang CLARITY yang sangat dinantikan terancam tertunda lagi. Dengan hanya tersisa 25 hari kerja sebelum reses Senat AS pada 10 Agustus, waktu untuk menyelesaikan perundingan, memperoleh 60 suara, dan menyelesaikan proses legislatif sangatlah sempit. Jika gagal lolos sebelum reses, peluang disahkannya pada tahun 2026 akan menurun drastis. Pasar prediksi Polymarket hanya memberi probabilitas 40%, sementara Galaxy Digital menurunkannya menjadi 50%. Kendala utama berasal dari negosiasi klausa etika kepemilikan aset kripto pejabat dan perlindungan pengembang (Pasal 604) yang menghambat dukungan bipartisan. Tanpa kejelasan regulasi ini, pasar aset kripto berisiko mengalami "perlahan berdarah". Pada Juni, ETF Bitcoin AS mencatat arus keluar bersih terbesar sepanjang masa, mencapai $4.5 miliar, mencerminkan ketidakpastian institusional. XRP, yang paling diuntungkan bila status komoditasnya dipastikan oleh undang-undang, bisa kehilangan premi regulasinya. Bitcoin dan Ethereum, meski narasinya lebih stabil, tetap akan menghadapi keraguan regulasi yang berkepanjangan bagi sektor DeFi dan inovasi lainnya. Jalan ke depan ada tiga kemungkinan: disahkan sebelum reses Agustus (katalis terbaik), ditunda ke 2027 (proses 'berdarah' berlanjut), atau gagal total dan harus diajukan kembali di Kongres berikutnya. Meski penuh tantangan, proses CLARITY hingga tahap ini menunjukkan AS semakin dekat dengan kejelasan regulasi, dan tekanan global mungkin akan mendorong kemajuan ke depannya.

marsbit28m yang lalu

Undang-Undang CLARITY 25 Hari Menuju Tenggat: Jika Tidak Lolos Sebelum Libur Agustus, Bagaimana Nasib Pasar Kripto?

marsbit28m yang lalu

Paruh Pertama Tahun Ini, Separuh Uang VC Mengalir ke AI, 30 Perusahaan Ini Saja Sudah Raup Lebih dari 1700 Miliar Yuan

**Ringkasan Investasi VC di AI Semester I 2026** Data dari IT桔子 menunjukkan, pada semester pertama 2026, sektor kecerdasan artificial (AI) di Tiongkok mengalami lonjakan investasi yang signifikan. Total pendanaan yang diraih mencapai lebih dari 3000 miliar RMB, melampaui total penuh tahun 2025. **Tren Utama:** * **Skala Besar:** Pendanaan terkonsentrasi pada segmen **model dasar (large model)** yang menguasai lebih dari setengah total dana (1598.53 miliar RMB), dengan DeepSeek sebagai pemimpin setelah meraih pendanaan 51 miliar RMB. * **Lokasi:** Beijing, Hangzhou, Shanghai, dan Shenzhen tetap menjadi pusat utama, menyumbang 86% dari total pendanaan. Hanghou melesat ke posisi kedua berkat kesuksesan DeepSeek. * **Fokus Sektor:** Setelah model dasar, **AI embodied** (robotika, kecerdasan fisik) dan **AIGC (AI-generated content)** adalah sektor dengan aktivitas dan pendanaan tertinggi berikutnya. * **Tahap Investasi:** Modal berfokus pada perusahaan **tahap pertumbuhan (growth stage)** yang telah memiliki produk dan validasi komersial awal, serta perusahaan **tahap matang (mature stage)** yang menjadi penopang industri. Investasi tahap awal banyak tersebar dengan nilai per transaksi yang lebih kecil, namun menunjukkan minat kuat pada bidang **model dunia (world model)** sebagai dasar AI embodied. **Prospek 2026:** Diprediksi total pendanaan AI tahun 2026 dapat melebihi 6000 miliar RMB. Namun, persaingan di sektor model dasar akan semakin ketat, mengarah pada fase konsolidasi di mana hanya perusahaan dengan diferensiasi yang jelas atau dukungan strategis kuat yang akan bertahan.

marsbit30m yang lalu

Paruh Pertama Tahun Ini, Separuh Uang VC Mengalir ke AI, 30 Perusahaan Ini Saja Sudah Raup Lebih dari 1700 Miliar Yuan

marsbit30m yang lalu

Trading

Spot
活动图片