# Artikel Terkait Lonjakan Harga

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Lonjakan Harga", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Seberapa Lama Kemakmuran Penyimpanan Dapat Bertahan?

Pasar semikonduktor, khususnya memori, sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa pesat. Grafik menunjukkan lonjakan hampir vertikal dalam pengiriman memori sejak 2024, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 285% pada 2026, jauh melampaui puncak gelembung memori 2017-2018. Lonjakan ini terutama didorong oleh DRAM dan NAND, yang harganya meroket sekitar 10 kali lipat dalam setahun. Penyebab utama kenaikan harga ini adalah permintaan yang sangat besar dari pusat data AI milik hyperscaler seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Meta. Investasi besar-besaran mereka ke infrastruktur AI menyerap hampir semua pasokan chip logika (GPU) dan memori (HBM, DRAM, NAND) berkinerja tinggi, menciptakan kelangkaan dan persaingan ketat untuk memori bagi perangkat konsumen seperti PC dan ponsel, sehingga mendorong harga naik. Prediksi pasar sebelumnya telah meleset jauh. Pasar semikonduktor global diperkirakan mencapai $1,5 triliun pada 2026, didorong oleh memori dan logika terkait AI. Namun, sejarah siklus silikon memori menunjukkan bahwa periode pertumbuhan positif jarang berlangsung lebih dari lima tahun. Puncak yang sangat tinggi ini (285%) kemungkinan akan diikuti oleh resesi yang sangat dalam, diperkirakan mulai 2027-2028. Perusahaan disarankan untuk menikmati kemakmuran saat ini tetapi juga mempersiapkan diri secara serius untuk kemerosotan yang akan datang, karena "semakin tinggi puncaknya, semakin dalam lembahnya."

链捕手16j yang lalu

Seberapa Lama Kemakmuran Penyimpanan Dapat Bertahan?

链捕手16j yang lalu

Korea Makin Kaya, Amerika Berbalik Muka

Amerika Serikat telah mengajukan gugatan kolektif terhadap Samsung, SK Hynix, dan Micron dengan tuduhan mengatur harga memori DRAM. Di saat yang sama, Korea Selatan merespons dengan rencana investasi besar-besaran senilai 800 triliun won untuk membangun klaster semikonduktor baru. Artikel ini menyoroti pergeseran kekuatan dalam era AI. Korea Selatan, melalui dominasinya di pasar HBM (High-Bandwidth Memory) yang penting untuk GPU AI, diperkirakan akan mengambil 35% dari total keuntungan industri AI global, sementara AS mengambil 49%. Keuntungan besar SK Hynix dengan margin operasi 72% mendorong ledakan pasar saham dan kekayaan rumah tangga di Korea. Gugatan AS, yang juga menjerat perusahaan AS Micron, dipandang bukan sekadar masalah anti-monopoli, tetapi sebagai upaya untuk menekan Korea Selatan dan mendorong repatriasi manufaktur chip memori ke AS. Namun, Korea Selatan membalas dengan mempercepat ekspansi produksi, memanfaatkan keunggulan kecepatan dan arus kas yang kuat. Inti konflik adalah perebutan posisi strategis dalam ekosistem AI baru. GPU NVIDIA bergantung pada HBM Korea, menciptakan hubungan saling ketergantungan. Ketegangan ini mencerminkan persaingan yang lebih luas untuk menguasai sumber daya kritis era AI—seperti chip, listrik, dan data center—yang dibandingkan dengan minyak atau baja di era industri sebelumnya. Kasus hukum ini mungkin menjadi pertanda dimulainya persaingan sumber daya skala nasional di era kecerdasan buatan.

marsbit06/30 04:29

Korea Makin Kaya, Amerika Berbalik Muka

marsbit06/30 04:29

活动图片