Bitcoin price recovers – But ONE hurdle keeps BTC bulls on edge

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-07-10Terakhir diperbarui pada 2026-07-10

Abstrak

Bitcoin is showing signs of demand recovery after weeks of selling pressure, with the 30-day cumulative demand rebounding sharply. However, the recovery is uneven: futures market demand has recovered to neutral levels, while spot market demand remains weak, indicating long-term investors are still hesitant. This divergence suggests traders are positioning for price increases before significant capital enters the spot market. Downside fears in the options market have eased compared to previous sell-offs, indicating expectations are shifting from a sharp capitulation to a slower bottoming process. Despite this calmer sentiment, the recovery faces headwinds from long-term holders distributing coins and taking profits. Data shows supply is rotating from experienced holders to newer participants, and until this selling pressure subsides and spot accumulation strengthens, Bitcoin's recovery is likely to remain gradual rather than accelerating into a sustained bullish trend.

Bitcoin [BTC] is beginning to regain demand. This comes after weeks of persistent selling pressure weakened participation across both spot and derivatives markets.

Over the past week, the 30-day cumulative demand rebounded sharply from nearly -500,000 BTC to around -75,000 BTC. This shift signaled that risk appetite is gradually returning.

Source: CryptoQuant

Notably, futures demand recovered from roughly -295,000 BTC to slightly above neutral. Despite that, spot demand remained weak near -78,000 BTC, showing long-term investors are still waiting for stronger confirmation. Moreover, that divergence suggests traders are positioning for higher prices before meaningful capital enters the spot market.

Although sentiment has clearly improved, Bitcoin’s recovery will remain vulnerable until spot accumulation strengthens, reinforcing derivatives-driven momentum with broader investor conviction.

Downside fears begin to ease

Bitcoin’s options market nuances cautious spot participation, although investors are no longer pricing downside risk as aggressively compared to the previous sell-offs.

During the February and June selloffs, put implied volatility surged as traders rushed to hedge against deeper losses. July presents a different picture. In contrast, in July, as Bitcoin traded between $60,000 and $65,000, downside premiums have cooled noticeably.

Such a divergence indicates that expectations are shifting from another capitulation toward a slower bottoming process.

Source: Glassnode

This shift reflects a market that has already experienced significant declines over several months. As a result, reducing the urgency for costly downside protection. Even so, investors should be cautious since calmer options pricing does not necessarily translate to renewed conviction.

Additionally, ETF participation remains inconsistent while spot accumulation has fallen behind derivative demand. Therefore, until fresh capital flows back into spot markets, improved sentiment could face challenges in generating widespread buying needed for a durable recovery.

Distribution remains a market headwind

Even as downside fears continue easing, Bitcoin’s recovery is still meeting resistance from holders taking profits accumulated during the previous cycle. Long-term holder realized losses remain elevated on the 30-day Moving Average, although they have moderated from the extreme spikes recorded during the 2022 bear market.

Source: Glassnode

Meanwhile, realized profit and loss data shows short-term holders continue accounting for a larger share of market activity, reflecting uncertainty among newer investors as prices stabilize.

That combination suggests supply is gradually rotating from experienced holders to fresh participants rather than disappearing altogether. Furthermore, an increase in demand for bitcoin is absorbing most of the distribution of supply.

However, until long-term holder selling slows further, Bitcoin’s recovery is likely to remain gradual instead of accelerating into a sustained bullish trend.


Final Summary

  • Bitcoin recovery remains incomplete as spot demand continues trailing derivatives activity.
  • BTC still faces long-term holder selling despite easing downside fears and improving market sentiment.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QAccording to the article, what is the key factor limiting the robustness of Bitcoin's price recovery?

AThe key limiting factor is the weakness in spot market demand and accumulation. While futures/derivatives demand has recovered, spot demand remains weak, indicating long-term investors are waiting for stronger confirmation. The recovery remains vulnerable until spot accumulation strengthens.

QWhat does the change in Bitcoin's options market in July indicate compared to the selloffs in February and June?

AThe change indicates that downside fears are easing. During the February and June selloffs, put implied volatility surged as traders aggressively hedged against losses. In July, with Bitcoin trading between $60k and $65k, downside premiums have cooled noticeably, suggesting expectations are shifting from another capitulation to a slower bottoming process.

QWhat source of supply is creating a headwind for Bitcoin's price recovery?

AThe headwind comes from long-term holders who are distributing (selling) coins, likely taking profits accumulated during the previous cycle. This selling pressure, along with ongoing uncertainty among newer short-term holders, prevents the recovery from accelerating into a sustained bullish trend.

QWhat specific metric showed a sharp rebound from nearly -500,000 BTC to around -75,000 BTC, signaling returning risk appetite?

AThe 30-day cumulative demand metric showed this sharp rebound. This shift signaled that risk appetite is gradually returning to the Bitcoin market.

QWhy might improved market sentiment alone be insufficient for a durable Bitcoin recovery, according to the article?

AImproved sentiment alone might be insufficient because ETF participation remains inconsistent and, crucially, spot accumulation (actual buying of Bitcoin) has fallen behind derivative demand. Without fresh capital flowing back into the spot markets, the improved sentiment may not generate the widespread buying needed for a durable recovery.

Bacaan Terkait

Mereka yang Menggunakan AI untuk 'Menyelesaikan Pekerjaan dengan Cepat', Sedang Merusak Dunia Kerja

"Dengan AI, siapa pun dapat membuat laporan atau presentasi yang terlihat profesional dalam hitungan menit. Namun, 'terlihat selesai' tidak sama dengan 'benar-benar selesai'. Fenomena 'Workslop' atau 'sampah AI di tempat kerja' muncul: hasil kerja yang dihasilkan cepat oleh AI, tampak lengkap, tetapi kurang verifikasi fakta, penilaian profesional, dan nilai nyata. Masalahnya bukan hanya kualitas buruk, tetapi juga pergeseran biaya kerja. Pembuat menghemat waktu, tetapi penerima menghabiskan lebih banyak waktu untuk memeriksa, memahami, dan memperbaiki kesalahan. Misalnya, laporan mingguan yang dibuat AI mungkin terlihat bagus, tetapi jika data dasar salah, atasan justru perlu waktu lama untuk memverifikasi. Umpan balik kinerja yang dirangkai AI mungkin terdengar formal, tetapi tidak memberikan arahan konkret bagi karyawan. AI juga dapat membuat tim memiliki banyak dokumen, tetapi tanpa pemahaman mendalam. Saat klien menanyakan dasar kesimpulan, mungkin tidak ada yang bisa menjawab karena tidak ada yang benar-benar meneliti. AI memperbesar kebiasaan kerja seseorang. Orang yang teliti menggunakan AI sebagai asisten untuk analisis dan draf, lalu memverifikasi fakta dan membuat penilaian sendiri. Sedangkan yang ceroboh menjadikan AI sebagai 'pengganti' yang bertanggung jawab, langsung menyerahkan hasil AI mentah-mentah. Nilai sebuah pekerjaan bukan terletak pada kecepatan atau formatnya, tetapi pada: apakah memberikan fakta baru, apakah mengandung penilaian yang jelas, dan apakah ada yang bersedia bertanggung jawab atas hasilnya. AI tidak bisa menggantikan pemahaman konteks, penilaian situasi, dan tanggung jawab atas keputusan manusia."

marsbit11m yang lalu

Mereka yang Menggunakan AI untuk 'Menyelesaikan Pekerjaan dengan Cepat', Sedang Merusak Dunia Kerja

marsbit11m yang lalu

Dari 'Semut Belajar Barat' hingga Dana Pensiun Korea, Mengapa Uang Orang Korea Terus Mengalir ke AS?

Penulis: Zen, PANews Dana pensiun nasional Korea Selatan (NPS), dengan aset sekitar $1,16 triliun, menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan enam perusahaan modal ventura AS terkemuka (termasuk Sequoia Capital dan a16z) pada 25 Juli 2026. Ini merupakan perluasan dari strategi diversifikasi global NPS selama dua dekade, yang bertujuan mengakses peluang investasi teknologi awal di Silicon Valley. Investor ritel Korea, dijuluki "Semut Belajar Barat", juga aktif membeli saham AS, dengan aset tercatat mencapai rekor $206,3 miliar pada Juni 2026. Arus masuk dana meningkat pesat pada Juli 2026. NPS mengalokasikan 55,7% aset keuangan ke luar negeri (per April 2026), termasuk $131,7 miliar dalam saham AS. Kebutuhan ini timbul karena ukuran NPS yang sangat besar (setara ~60% PDB Korea) dan pasar domestik yang terbatas. Diversifikasi global bertujuan meningkatkan hasil investasi jangka panjang untuk mendukung sistem pensiun di tengah tekanan penuaan populasi sekaligus mengurangi risiko konsentrasi pada ekonomi domestik. Kerja sama dengan VC AS memberikan NPS akses ke ekosistem startup dan informasi pasar, sedangkan bagi VC, NPS adalah sumber modal jangka panjang yang penting. Namun, MOU ini belum mencakup komitmen dana spesifik. Keputusan investasi luar negeri baik oleh NPS maupun investor ritel menciptakan permintaan terhadap Dolar AS, yang dapat memberi tekanan pada nilai tukar Won. Bank Sentral Korea dan NPS telah memperpanjang pengaturan swap valuta asing hingga akhir 2026 untuk mengurangi dampak pasar. Kesimpulannya, langkah NPS ke Silicon Valley mencerminkan transformasi struktur kekayaan Korea, di mana aset keuangan semakin mencari pertumbuhan di pasar global, terutama AS, sementara pekerjaan dan kewajiban pensiun tetap berakar di dalam negeri.

marsbit14m yang lalu

Dari 'Semut Belajar Barat' hingga Dana Pensiun Korea, Mengapa Uang Orang Korea Terus Mengalir ke AS?

marsbit14m yang lalu

Formula Ini Bikin Hefei Cuan Rp 10.000 Triliun

Model investasi pemerintah Hefei telah menghasilkan keuntungan spektakuler sebesar satu triliun yuan dari investasi di Changxin Storage, yang mencerminkan keberhasilan pendekatan sistematis dalam investasi industri. Kunci keberhasilan ini terletak pada tiga pilar utama: mekanisme toleransi risiko yang terukur, pendekatan investasi berbasis penguatan rantai pasok, dan pemberian kewenangan untuk pengambilan keputusan investasi siklikal. Pertama, Hefei menerapkan mekanisme toleransi kerugian hingga 40% untuk dana investasi awal dan daftar pengecualian tanggung jawab yang jelas. Ini melindungi pengambil keputusan dari risiko karier akibat kegagalan proyek individual, asalkan prosedur telah diikuti, sehingga mendorong keberanian untuk berinvestasi jangka panjang pada sektor-sektor berisiko tinggi seperti chip penyimpanan. Kedua, alih-alih hanya mengejar proyek "yang menguntungkan," Hefei berfokus pada "proyek yang dibutuhkan" — yaitu, mengisi celah kritis dalam rantai industri lokal. Investasi di Changxin ditujukan untuk mengatasi ketergantungan pada chip impor dan berhasil menarik lebih dari 450 perusahaan pendukung, membentuk kluster industri terintegrasi. Ketiga, Hefei memberikan kewenangan untuk melakukan investasi "kontra-siklus" pada saat industri mengalami kemerosotan, seperti yang dilakukan pada 2023 ketika sektor chip penyimpanan global lesu. Keputusan ini didukung oleh mekanisme evaluasi ganda yang memisahkan penilaian keuangan jangka pendek dari logika strategis industri jangka panjang. Kesuksesan Hefei menunjukkan bahwa "modal sabar" memerlukan infrastruktur kelembagaan yang solid, bukan sekadar keberanian. Tantangan selanjutnya adalah menyempurnakan mekanisme exit agar keuntungan dapat direalisasikan dan diinvestasikan kembali secara berkelanjutan, mengubah kemenangan satu kali menjadi paradigma yang dapat direplikasi.

marsbit28m yang lalu

Formula Ini Bikin Hefei Cuan Rp 10.000 Triliun

marsbit28m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli EDGE

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian edgeX (EDGE) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli edgeX (EDGE) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan edgeX (EDGE) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan edgeX (EDGE) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading edgeX (EDGE)Lakukan trading edgeX (EDGE) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

441 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.03.31Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli EDGE

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga EDGE (EDGE) disajikan di bawah ini.

活动图片