Monero, Zcash, And Dash Prohibited In India Amid Money-Laundering Crackdown

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-01-24Terakhir diperbarui pada 2026-01-24

Abstrak

India's Financial Intelligence Unit (FIU-IND) has prohibited privacy-focused cryptocurrencies Monero (XMR), Zcash (ZEC), and Dash (DASH) in a new anti-money laundering crackdown. The directive orders all registered crypto exchanges in the country to immediately suspend deposits, withdrawals, and trading for these assets, citing their advanced cryptographic features that obscure transaction details and user identities. Regulators argue these privacy tools hinder compliance with KYC and anti-money laundering obligations, posing elevated risks for illicit financing. While the three coins showed short-term price gains following the announcement, they remain significantly down over the past week. This action is part of India's broader regulatory effort, which previously targeted unregistered offshore exchanges.

India’s Financial Intelligence Unit (FIU‐IND) has launched a fresh anti‐money‐laundering crackdown aimed at privacy‐focused cryptocurrencies. The move targets Monero (XMR), Zcash (ZEC), and Dash (DASH), which together represent the largest and most widely used privacy coins globally.

India Tightens Crypto Oversight

Details of the action were shared on Friday by market analyst MartyParty on social media platform X (previously Twitter), who notes that FIU‐IND has issued a directive to crypto exchanges registered in India, instructing them to immediately suspend deposits, withdrawals, and trading activity for Monero, Zcash, and Dash.

At the heart of the regulator’s concerns is the technology underpinning these assets. Privacy coins rely on advanced cryptographic techniques designed to obscure transaction details, wallet balances, and user identities.

Monero uses ring signatures to hide the sender and receiver, Zcash allows shielded transactions that conceal transaction data, and Dash offers optional privacy features.

While these tools are valued by users seeking confidentiality, regulators argue they make it difficult for exchanges to meet know‐your‐customer (KYC) and transaction‐monitoring obligations. The regulator views these features as posing elevated risks related to money laundering, terrorist financing, and sanctions evasion.

The latest directive applies to all cryptocurrency exchanges registed in the country, which currently includes crypto platforms operating in compliance with Indian regulations. They have been instructed to stop supporting the assets, including delisting, blocking all deposits and withdrawals, and disabling any associated trading pairs.

Monero, Zcash, And Dash Show Mixed Market Reaction

The latest action builds on a broader regulatory push by Indian authorities. In October 2025, FIU‐IND ordered internet service providers to block access to 25 offshore crypto exchanges that failed to register.

By contrast, only a handful of exchanges currently remain fully registered and compliant in the country. Binance, Mudrex, Coinbase, CoinSwitch (CoinSwitch Kuber), and ZebPay continue to operate legally in India.

Despite the regulatory pressure, market prices for the targeted privacy coins showed short‐term resilience. Over the past 24 hours, all three assets posted gains after recovering from sharp losses earlier in the week.

Monero was trading at $524 at the time of writing, up 3.5% on the day. Zcash also rebounded modestly, rising 2.2% to trade at $372. Dash recorded the strongest daily performance, jumping 11.6% during the same period.

However, the broader trend remains negative. According to CoinGecko data, Monero, Zcash, and Dash are still down sharply on a weekly basis, with losses of approximately 21%, 8%, and 20% respectively over the past seven days.

The 1D chart shows XMR’s volatility witnessed over the past week, with short-term support at $500. Source: XRMUSDT on TradingView.com

Featured image from DALL-E, chart from TradingView.com

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhich specific cryptocurrencies are targeted by India's Financial Intelligence Unit (FIU-IND) in its latest anti-money-laundering crackdown?

AMonero (XMR), Zcash (ZEC), and Dash (DASH).

QWhat is the primary regulatory concern that led to the prohibition of these privacy coins in India?

AThe advanced cryptographic techniques that obscure transaction details, wallet balances, and user identities, making it difficult for exchanges to meet KYC and transaction-monitoring obligations, posing elevated risks for money laundering, terrorist financing, and sanctions evasion.

QWhat actions have Indian crypto exchanges been instructed to take regarding these assets?

AThey have been instructed to immediately suspend deposits, withdrawals, and trading activity, including delisting the coins and disabling any associated trading pairs.

QDespite the ban, what was the short-term market reaction for Monero, Zcash, and Dash?

AAll three assets posted gains over the 24 hours following the news, with Monero up 3.5%, Zcash up 2.2%, and Dash recording the strongest performance with an 11.6% jump.

QWhich major crypto exchanges are named as being fully registered and compliant to operate legally in India?

ABinance, Mudrex, Coinbase, CoinSwitch (CoinSwitch Kuber), and ZebPay.

Bacaan Terkait

TechFlow Intel: Peluang IPO Anthropic Lebih dari 80%, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Picu Gejolak Harga Minyak

Market memperkirakan Anthropic akan mengumumkan IPO sebelum November 2026, dengan valuasi yang ditargetkan mencapai triliunan dolar. Namun, pertanyaannya adalah apakah valuasi sebesar itu dapat selaras dengan janji keamanan AI inti mereka. Sementara itu, militer Iran kembali mengumumkan penutupan Selat Hormuz, menyebabkan gejolak harga minyak, meskipun data pelacakan kapal menunjukkan beberapa kapal masih melintas. Di sisi lain, Iran melanjutkan pemuatan minyak di Pulau Kharg, dengan hingga 20 juta barel minyak akan memasuki pasar. Di sektor teknologi, merek-merek mulai menggunakan influencer virtual AI untuk pemasaran produk. Elon Musk berbicara tentang menghabiskan "septillion dolar" untuk penelitian antimateri untuk perjalanan antariksa. Goldman Sachs memperingatkan bahwa belanja modal AI senilai $5,3 triliun mendekati titik jenuh kredit. Cloudflare meluncurkan fitur akun sementara untuk agen AI. Google melaporkan lalu lintas IPv6-nya melebihi 50% untuk pertama kalinya. Hyundai Motor Group berencana mengakuisisi 9,65% saham Boston Dynamics. Di pasar saham, investor ritel membeli saham SpaceX senilai $370 juta dalam tiga hari. Di Eropa, terjadi default ekuitas CLO pasca-krisis pertama, menyalakan alarm di pasar kredit. Garis bawah hari ini: Tiga berita tentang Iran, default CLO Eropa, dan peringatan Goldman Sachs semuanya menunjukkan logika dasar yang sama: likuiditas global sedang menyempit dan biaya marginal meningkat di berbagai sektor. Namun, pada saat yang sama, modal masih mencari narasi baru, seperti yang terlihat pada rencana IPO Anthropic, antusiasme ritel terhadap SpaceX, dan visi antimateri Musk.

marsbit12j yang lalu

TechFlow Intel: Peluang IPO Anthropic Lebih dari 80%, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Picu Gejolak Harga Minyak

marsbit12j yang lalu

Pemburu Jadi Mangsa, MEV Bot yang Paling Cuan Diretas

Penyerang MEV Bot yang Terkenal, Jaredfromsubway.eth, Kehilangan Lebih dari $7,5 Juta dalam Serangan 'Perangkap Madu'. Alamat MEV Bot Ethereum yang terkenal dan sangat aktif, Jaredfromsubway.eth, mengalami serangan rantai yang sangat bertarget pada hari Sabtu, yang mengakibatkan kerugian lebih dari $7,5 juta. Menurut investigasi Blockaid, serangan ini bukanlah serangan phishing tradisional atau eksploitasi kerentanan kontrak pintar, melainkan serangan 'perangkap madu MEV balik' (counter-MEV honeypot attack) yang dirancang khusus untuk mengeksploitasi logika perilaku MEV Bot. Penyerang telah menyebarkan 66 kontrak token palsu dan kumpulan likuiditas palsu selama beberapa minggu sebelumnya. Aset-aset ini disamarkan sebagai aset stabil utama seperti WETH, USDC, dan USDT, dan membangun jalur perdagangan arbitrase yang tampak nyata. Rantai serangan berkembang: kumpulan likuiditas palsu menciptakan sinyal 'kesenjangan harga yang dapat diarbitrase'; bot MEV secara otomatis mengidentifikasi peluang dan mengeksekusi perdagangan; bot memberikan otorisasi ke kontrak bantu yang dikendalikan penyerang selama proses perdagangan; otorisasi ini tidak dicabut tepat waktu, menciptakan paparan izin yang terus-menerus; akhirnya, penyerang memanggil logika 'pintu belakang' yang telah dipasang sebelumnya dalam satu transaksi, secara langsung mentransfer aset ETH, USDC, dan USDT yang dipegang oleh alamat MEV bot tersebut. Jaredfromsubway.eth adalah salah satu bot MEV paling aktif dan menguntungkan di jaringan Ethereum, yang terkenal karena menjalankan serangan 'sandwich' secara sistematis untuk menangkap keuntungan dari pergerakan harga. Cointelegraph Research menunjukkan bahwa sekitar 70% dari sekitar 60.000 hingga 90.000 serangan sandwich bulanan di Ethereum antara November 2024 dan Oktober 2025 terkait dengan strateginya. Diperkirakan bot ini telah menghasilkan puluhan juta dolar AS. Peristiwa ini menjadi peringatan keras tentang meningkatnya ancaman keamanan di ekosistem crypto. Bahkan pemain tingkat atas seperti Jaredfromsubway.eth, yang biasanya berada di sisi 'predator', kini menjadi target dari serangan canggih yang mengeksploitasi logika operasional otomatis mereka sendiri. Selain itu, setelah peretasan, sebuah akun X tidak dikenal dengan 94.000 pengikut mengubah namanya menjadi Jaredfromsubway.eth dan secara palsu mengklaim akan menawarkan hadiah $1 juta untuk pengembalian dana, memicu peringatan dari pengembang agar pengguna tetap waspada terhadap kemungkinan penipuan.

marsbit13j yang lalu

Pemburu Jadi Mangsa, MEV Bot yang Paling Cuan Diretas

marsbit13j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli DASH

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian DASH (DASH) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli DASH (DASH) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan DASH (DASH) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan DASH (DASH) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading DASH (DASH)Lakukan trading DASH (DASH) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

357 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli DASH

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga DASH (DASH) disajikan di bawah ini.

活动图片