Sehari sebelum Bank Jepang mengumumkan keputusan suku bunga, yen Jepang menguat hampir 3% terhadap dolar AS. Fluktuasi tajam di pasar valas memicu spekulasi bahwa pemerintah Jepang mungkin telah kembali turun tangan untuk mendukung yen.
Pasangan USD/JPY turun lebih dari 400 poin dalam sehari, ke level 158,5. Kerugian harian mendekati 3%, menjadi penurunan terbesar sejak intervensi otoritas Jepang di pasar valas awal tahun ini.
Pelaku pasar percaya bahwa penguatan yen yang cepat dan kuat ini mungkin disebabkan oleh penjualan langsung valuta asing oleh otoritas Jepang. Namun, Kementerian Keuangan Jepang hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan intervensi tersebut.
Sebelumnya, yen Jepang telah jatuh ke level terendah terhadap dolar AS dalam hampir 40 tahun. Untuk membatasi kenaikan nilai tukar, pemerintah Jepang melakukan intervensi di pasar valas pada periode 28 April hingga 27 Mei, menyuntikkan total 11,73 triliun yen, atau sekitar 73,2 miliar dolar AS.
Operasi ini bertujuan untuk mencegah pasangan USD/JPY bertahan di atas level 160, tetapi kemudian yen kembali berada di bawah tekanan penjualan.
Data cadangan devisa yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan Jepang menunjukkan bahwa dana yang dibutuhkan untuk intervensi sebelumnya mungkin diperoleh dari penjualan sebagian sekuritas asing negara tersebut, termasuk obligasi treasury AS.
Saat ini, investor berfokus pada keputusan suku bunga Bank Jepang dan sinyal apa yang akan diberikan mengenai kebijakan moneter di masa depan. Sinyal hawkish yang mungkin dari Bank Jepang dipandang sebagai faktor yang dapat meningkatkan tekanan pada yen dan mendukung penguatannya.
Penguatan yen yang tajam dapat menciptakan tekanan jangka pendek pada penjualan Bitcoin, meningkatkan risiko penutupan posisi carry trade—situasi di mana investor meminjam yen Jepang dengan suku bunga rendah untuk berinvestasi dalam Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Tekanan ini dapat meningkat jika Bank Jepang mengambil sikap hawkish atau menaikkan suku bunga.
*Ini bukan rekomendasi investasi.







