Penulis: Sander Lutz
Diterjemahkan oleh: Deep Tide TechFlow
Panduan Deep Tide: Di tengah rumor "Keluarga Trump Mundur" yang melanda World Liberty Financial, Donald Trump Jr. dan salah satu pendiri Zach Witkoff memberikan tanggapan terbuka di konferensi Consensus Miami. Selain mengklarifikasi rumor, Witkoff juga mengungkapkan bahwa pengajuan izin bank trust nasional perusahaan "sedang menuju persetujuan bersyarat." Sementara itu, perusahaan telah mengajukan gugatan balik terhadap pendiri Tron, Justin Sun. Satu klarifikasi membuka tiga hal: izin, gugatan hukum, dan kontroversi politik.
Donald Trump Jr. pada Kamis di konferensi kripto Consensus Miami menanggapi klaim yang beredar di media sosial belakangan ini: bahwa dia dan anggota keluarganya telah diam-diam mundur dari World Liberty Financial.
"Saya sepertinya pernah melihat di Twitter, bahwa Don dan Eric telah meninggalkan proyek ini," kata Zach Witkoff, salah satu pendiri World Liberty lainnya, di atas panggung.
"Ini berita baru bagi saya juga," sambung Trump Jr. Dia mengaitkan rumor tersebut dengan penghapusan sebelumnya oleh World Liberty terhadap daftar pendiri bersama—yang mencakup Presiden Trump dan ketiga putranya—dari situs web perusahaan. Beberapa orang kemudian memperbesar masalah ini, ditambah dengan dorongan dari akun bot.
"Selama ada cukup banyak orang yang secara membabi buta mengikuti apa pun yang disuapi orang lain, ditambah dengan bot yang mempromosikan... Jika rumor itu benar, saya tidak akan berdiri di panggung ini," kata Trump Jr.
"Sepengetahuan saya, Don dan Eric masih merupakan pendiri bersama proyek ini," tambah Witkoff.
Patut dicatat, pembawa tanya jawab ini, David Wachsman, sendiri adalah kepala hubungan masyarakat World Liberty, bukan pihak ketiga yang netral.
Gugatan Balik ke Justin Sun: "Kami Tidak Akan Menggugat Tanpa Bukti"
Percakapan kemudian beralih ke gugatan yang diajukan World Liberty terhadap pengusaha kripto Justin Sun minggu ini. Sun adalah pendiri jaringan Tron dan juga salah satu pendukung dana terbesar World Liberty. Bulan lalu, Sun lebih dulu menggugat World Liberty, menuduh manajemen perusahaan melakukan tindakan yang sangat tidak tepat.
World Liberty kemudian mengajukan gugatan balik, menyatakan bahwa Sun tidak hanya menyebarkan pernyataan palsu tentang perusahaan secara terbuka, tetapi juga secara diam-diam melakukan short selling terhadap token asli perusahaan WLFI, berusaha menekan harganya.
"Tanpa bukti, kami tidak akan mengajukan gugatan ini," kata Witkoff, menyebut tindakan hukum ini sebagai "jalan terakhir."
Izin Bank: "Sedang Menuju Persetujuan Bersyarat"
Witkoff kemudian mengalihkan topik ke ambisi regulasi World Liberty. Pada Januari tahun ini, perusahaan mengajukan permohonan izin bank trust nasional kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC) di bawah Departemen Keuangan AS. Setelah disetujui, World Liberty akan dapat menyediakan fungsi layanan perbankan kunci untuk stablecoin dolarnya, USD1.
"Kami sangat menantikan izin tersebut," kata Witkoff, "Saya rasa kami berada di tahap akhir untuk mendapatkan persetujuan bersyarat."
Izin inilah yang justru menjadi sorotan kritik Partai Demokrat dalam beberapa bulan terakhir. Senator Elizabeth Warren berkali-kali menyebut pengajuan izin bank World Liberty sebagai bukti "mungkin skandal korupsi presiden paling memalukan dalam sejarah Amerika."






