White House Says Major Bitcoin Reserve Announcement Is Coming

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-04-28Terakhir diperbarui pada 2026-04-28

The White House is preparing a major announcement on the US Strategic Bitcoin Reserve, according to crypto advisor Patrick Witt, who said the administration has made what he described as a “breakthrough” on the executive-branch side of the policy.

US Strategic Bitcoin Reserve May Get An Update Soon

Speaking Monday at the Bitcoin 2026 conference in Las Vegas, Witt said the government has been working through the legal and operational details needed to formalize how federally held Bitcoin should be protected and treated on the balance sheet. His comments point to a near-term policy move from the administration, even as lawmakers continue working on legislation to codify the reserve in statute.

“The President signed the Strategic Bitcoin Reserve Executive Order last year, and we’ve gone to work in figuring out exactly the machinations necessary and legal interpretations that we need to get that right and solidify that and protect the digital assets, but specifically Bitcoin, that we have on the government balance sheet,” Witt said. “So in the next few weeks, we’ll be making a big announcement. I think we have a bit of a breakthrough there, and obviously that needs to be followed up with legislation.”

The executive order, signed on March 6, 2025, established the Strategic BTC Reserve and a separate US Digital Asset Stockpile. It directed that forfeited government Bitcoin placed into the reserve “shall not be sold” and called for Treasury and Commerce to develop budget-neutral strategies for acquiring additional Bitcoin without imposing incremental taxpayer costs.

That structure is central to why Witt framed the coming announcement as a step forward, but not the final stage. The administration can move on custody, agency coordination and legal interpretation through executive authority, but a more durable reserve policy would likely require Congress to act.

“Senator Lummis’ Bitcoin Act over in the House, Representative Begich has talked about the ARMA Act that he has put together, so we need to codify it,” Witt said. “But in the meantime, we do believe we’re going to be able to take a big step forward from the executive branch side in the next few weeks.”

The legislative track is also moving. On another panel, Rep. Nick Begich said legislation to establish a US strategic Bitcoin reserve is set to be reintroduced in the next few weeks under a new name: the American Reserves Modernization Act, or ARMA.

Begich said the proposal builds on the Bitcoin Act originally introduced by Sen. Cynthia Lummis in the 118th Congress and reintroduced in the Senate in the current 119th Congress. Begich said his office has been working with Lummis’ team and the House Financial Services Committee on revisions aimed at improving the bill’s path through Congress. Begich and Lummis previously introduced the BITCOIN Act of 2025 in March 2025, describing it as legislation to establish a Strategic BTC Reserve in law.

“And why the renaming? Because it’s so important for people both in Congress and across the nation to understand what we’re actually trying to do,” Begich said. “We’re trying to make sure that Bitcoin is treated like the reserve asset that it is. We want to make sure that we have a place to store our Bitcoin, that that Bitcoin is going to be held for a long period of time, that it’s going to be prevented from being attached, right?”

Begich said the goal is to prevent the reserve from becoming another short-term political instrument. In his description, ARMA would identify where BTC is held across government agencies, place it into responsible custody, and restrict the ability to lend against it or subject it to shifting reserves policy.

At press time, BTC traded at $76,941.

BTC faces the 20-week EMA, 1-week chart | Source: BTCUSDT on TradingView.com

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit11j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit11j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit13j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit13j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli HOUSE

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Housecoin (HOUSE) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Housecoin (HOUSE) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Housecoin (HOUSE) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Housecoin (HOUSE) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Housecoin (HOUSE)Lakukan trading Housecoin (HOUSE) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

465 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.04.27Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli HOUSE

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga HOUSE (HOUSE) disajikan di bawah ini.

活动图片