Pengusaha Amerika dan penulis buku "Rich Dad Poor Dad" Robert Kiyosaki menceritakan pengaruh futuris Richard Buckminster Fuller terhadap pandangan dunianya dan menghubungkan ramalan teknologi lamanya dengan kemunculan bitcoin dan perkembangan kecerdasan buatan.
Dalam publikasinya di X, Kiyosaki juga mengangkat pertanyaan tentang tujuan pribadi manusia dan mengingat kembali perjalanannya sendiri dari bekerja di bisnis musik hingga menciptakan permainan papan finansial Cashflow dan menulis "Rich Dad Poor Dad".
Kiyosaki mengingat bahwa sebelumnya ia berpenghasilan dari bisnis musik, mengembangkan produk untuk grup-grup seperti The Police, Van Halen, dan Iron Maiden. Meski sukses secara finansial dan memiliki kesempatan menghabiskan waktu di belakang panggung dengan musisi, sang pengusaha mencatat bahwa ia perlahan merasakan kekosongan batin.
Menurutnya, momen penentu adalah pertemuan dengan Fuller, yang disebut Kiyosaki sebagai salah satu pahlawannya. Pengusaha itu belajar darinya selama tiga musim panas.
Fuller Memprediksi Kemunculan Bitcoin dan AI
Kiyosaki menggambarkan Fuller sebagai "jenius yang ramah" dan seorang futuris yang memprediksi sejumlah perubahan besar di dunia. Di antaranya, sang pengusaha secara khusus menyoroti kemunculan bitcoin dan perkembangan AI.
"Bucky [Fuller] memprediksi perubahan yang mengubah dunia, seperti bitcoin hari ini dan kemunculan AI yang akan datang," tulis Kiyosaki.
Pada saat yang sama, publikasi tersebut tidak begitu banyak membahas ramalan teknologi, melainkan bagaimana kata-kata sang mentor mempengaruhi Kiyosaki sendiri. Sang pengusaha mengingat sebuah frasa dari Fuller yang didengarnya selama salah satu penampilannya:
"Anda tidak milik diri Anda sendiri. Anda milik Alam Semesta. Tujuan sejati Anda mungkin selamanya tidak dapat dipahami oleh Anda [...] tetapi Anda dapat yakin bahwa Anda menjalankan tujuan hidup Anda jika Anda mendedikasikan hidup Anda untuk manfaat maksimal bagi orang lain".
Kiyosaki mencatat bahwa ia membutuhkan waktu untuk menyadari makna kata-kata tersebut.
Kiyosaki Terus Bertaruh pada Kripto
Tema bitcoin dan aset digital lainnya secara teratur muncul dalam ramalan finansial Kiyosaki. Sebelumnya, ia menyatakan bahwa ia membeli bitcoin ketika investor lain panik dan menjual aset, serta berulang kali menghubungkan kripto dengan perlindungan modal di tengah masalah sistem keuangan tradisional.
Ia juga menyebut Ethereum sebagai "aset terbaik" untuk investasi.
Khususnya, pada tahun 2026, Kiyosaki terus memprediksi kejatuhan besar-besaran pasar keuangan dan menyebutnya sebagai peluang potensial bagi investor yang siap. Di antara aset yang ia soroti adalah bitcoin, Ethereum, emas, dan perak.
Sebelumnya, sang pengusaha juga memperkirakan bahwa setelah kejatuhan besar pasar, bitcoin bisa naik menjadi $750.000, Ethereum — sekitar $95.000, emas — menjadi $35.000 per ons, dan perak — menjadi $200.
end-content






