The Altcoin Vector #37

insights.glassnodeDipublikasikan tanggal 2026-01-14Terakhir diperbarui pada 2026-01-14

Abstrak

Laporan ini hanya tersedia untuk pelanggan berbayar. Berlangganan mulai dari $425/bulan untuk mengakses konten lengkapnya. Jika sudah menjadi pelanggan, silakan masuk ke akun Anda.

Ringkasan Eksekutif

Pertanyaan Terkait

QApa yang dimaksud dengan 'The Altcoin Vector #37'?

A'The Altcoin Vector #37' kemungkinan adalah judul laporan atau newsletter edisi ke-37 yang membahas analisis, tren, atau wawasan terbaru seputar pasar altcoin (mata uang kripto selain Bitcoin).

QBagaimana cara mengakses laporan 'The Altcoin Vector #37' secara lengkap?

AUntuk mengakses laporan lengkapnya, pengguna perlu berlangganan dengan biaya mulai dari $425 per bulan. Pelanggan yang sudah ada dapat masuk (log in) ke akun mereka.

QApa yang terkandung dalam bagian 'Executive Summary' dari laporan ini?

A'Executive Summary' biasanya berisi ringkasan menyeluruh dari temuan-temuan utama dan kesimpulan dari laporan tersebut, memberikan gambaran singkat untuk pembaca.

QApakah ada konten yang terkunci dalam artikel ini?

AYa, sebagian besar konten laporan ini terkunci dan hanya dapat diakses oleh pelanggan yang membayar langganan. Hanya bagian pengantar seperti judul dan summary yang mungkin terlihat.

QBerapa biaya langganan untuk mengakses laporan-laporan seperti ini?

ABiaya langganan dimulai dari $425 per bulan untuk mengakses laporan ini dan konten berbayar lainnya yang disediakan oleh penerbit.

Bacaan Terkait

Laporan Pertengahan Tahun RWA On-Chain 2026: Kapitalisasi Pasar Saham Tokenisasi Meningkat Dua Kali Lipat dalam Setahun, Namun 90% Hak Hanyalah Cangkang Kosong

Laporan Tengah Tahun RWA On-Chain 2026: Kapitalisasi Pasar Saham Ter-tokenisasi Melonjak Dua Kali Lipat dalam Setahun, Namun 90% Hak Adalah 'Cangkang Kosong' Meski data menunjukkan nilai pasar saham ter-tokenisasi terdistribusi naik dari $951 juta (Maret 2026) menjadi $1.89 miliar (Juli 2026), laporan dari insights4vc ini mengungkap kontradiksi mendasar di balik angka tersebut. Mayoritas produk yang memiliki likuiditas tinggi (seperti dari Ondo dan xStocks yang menguasai 72.7% nilai) adalah produk 'pembungkus' yang tidak memberikan hak kepemilikan hukum yang nyata atas saham dasarnya. Sebaliknya, produk yang memiliki hak hukum penuh (seperti saham kanonik) masih sangat terbatas likuiditas dan distribusinya. Pasar berkembang ke arah dua jalur berbeda: produk lepas pantai berfokus pada keterjangkauan dan kompatibilitas lintas blockchain, sementara infrastruktur AS yang teregulasi fokus pada kepastian hukum dan integrasi dengan sistem penyelesaian tradisional (seperti DTC). Tidak ada produk yang saat ini secara berskala menggabungkan keempat elemen kunci: kepemilikan hukum standar, distribusi luas, likuiditas institusional, dan penemuan harga mandiri di on-chain. Pertumbuhan besar didorong terutama oleh beberapa produk saja (SECZ, FGRS, STRCx). Konsentrasi tinggi terjadi di beberapa platform, dan meski tersebar di berbagai jaringan blockchain, banyak produk masih bergantung pada penyedia jasa keuangan tradisional yang sama. Intinya, laporan ini menekankan perlunya kehati-hatian: angka kapitalisasi pasar yang besar tidak mencerminkan arus dana investor atau keutuhan hak kepemilikan. Mayoritas nilai yang dilaporkan berasal dari instrumen yang lebih menyerupai kontrak turunan daripada kepemilikan saham langsung yang sah.

marsbit48m yang lalu

Laporan Pertengahan Tahun RWA On-Chain 2026: Kapitalisasi Pasar Saham Tokenisasi Meningkat Dua Kali Lipat dalam Setahun, Namun 90% Hak Hanyalah Cangkang Kosong

marsbit48m yang lalu

Bitcoin di Agustus: Ahli Menantikan Pengujian Rentang, Bukan Pembalikan Cepat

Bitcoin pada Agustus, menurut para analis, kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan. Setelah pemulihan di bulan Juli, pasar tampaknya belum siap untuk pertumbuhan berkelanjutan, dengan risiko penurunan di bawah $60.000 masih ada. Pada akhir Juli, bitcoin diperdagangkan sekitar $63.500, turun sekitar 50% dari rekor tertingginya pada Oktober 2025. Para ahli menyebut kombinasi kondisi makroekonomi yang sulit sebagai faktor penekan, termasuk suku bunga tinggi di AS, inflasi yang tetap tinggi, dan dolar AS yang kuat. Tingkat bunga yang tinggi membuat instrumen pendapatan tetap lebih menarik, sehingga mengalihkan modal dari aset berisiko seperti kripto. Selain itu, aliran keluar bersih dari ETF berbasis bitcoin pada paruh pertama tahun ini menandakan lemahnya permintaan kelembagaan saat ini. Secara historis, Agustus bukanlah bulan yang kuat untuk pasar kripto. Secara teknis, bitcoin terus bergerak dalam kisaran sempit $60.000–$65.000. Para analis memberikan beberapa skenario untuk bulan ini: skenario dasar adalah pergerakan dalam kisaran $58.000–$68.000 (probabilitas 50%), skenario negatif adalah penurunan ke $50.000–$55.000 (probabilitas 30%), dan skenario positif adalah kenaikan ke $71.000–$75.000 (probabilitas 20%). Saran untuk investor adalah fokus pada akumulasi bertahap pada level saat ini untuk jangka panjang, karena harga dianggap menarik. Namun, kewaspadaan diperlukan terhadap potensi penurunan jangka pendek di bawah $60.000. Pergerakan yang lebih signifikan kemungkinan baru akan terjadi pada kuartal IV tahun ini. Faktor kunci yang perlu dipantau meliputi keputusan suku bunga Fed, inflasi, dinamika ETF, dan minat terhadap aset berisiko.

cryptonews.ru3j yang lalu

Bitcoin di Agustus: Ahli Menantikan Pengujian Rentang, Bukan Pembalikan Cepat

cryptonews.ru3j yang lalu

Dompet Perangkat Keras Coldcard Diretas: Peretas Menarik 594 Bitcoin dalam 25 Menit

Dompet perangkat keras Coldcard berhasil diretas: peretas menarik 594 bitcoin dalam 25 menit. Insiden ini merusak reputasi dompet perangkat keras sebagai metode penyimpanan mata uang digital teraman. Pada 30 Juli 2026, penyerang berhasil menarik 594,5 BTC (sekitar $40 juta) dari 500 alamat. Akar masalahnya adalah bug perangkat lunak yang tak terdeteksi selama lima tahun. Kesalahan pengetikan dalam sebuah makro secara tidak sengaja menonaktifkan fungsi chip khusus untuk menghasilkan angka acak yang benar-benar aman di dompet Coldcard sejak Maret 2021. Alih-alih, perangkat menghasilkan kunci berdasarkan data yang dapat diprediksi, seperti nomor seri prosesor dan waktu sistem, sehingga sangat mengurangi keamanan kriptografinya. Peretas tidak memerlukan akses fisik. Mereka hanya perlu memahami parameter generator yang bermasalah ini dan melakukan pencarian brute-force secara offline untuk menghasilkan kemungkinan frasa seed, menemukan alamat dengan saldo di blockchain publik, dan menandatangani transaksi penarikan. Perusahaan di balik Coldcard, Coinkite, awalnya menyatakan versi baru tidak rentan, tetapi kemudian mengakui semua perangkat yang menjalankan firmware yang terpengaruh berisiko. CEO mereka meminta maaf namun mengecualikan kompensasi finansial kepada korban. Pemilik yang terdampak harus segera: 1. Memperbarui firmware ke versi aman (4.2.0 untuk Mk3, 5.6.0 untuk Mk4/Mk5, atau 1.5.0Q untuk model Q). 2. Menghasilkan frasa seed baru yang benar-benar acak pada perangkat yang telah diperbarui. 3. Memindahkan semua dana ke alamat baru yang dibuat dari frasa seed tersebut. Penggunaan frasa sandi BIP-39 dapat membantu, tetapi tidak menggantikan kebutuhan membuat kunci baru. Insiden ini menyoroti bahwa bahkan perangkat keras khusus memerlukan audit kode independen yang berkelanjutan, terutama untuk fungsi kriptografi. Beberapa lanalisis, termasuk dari Galaxy Research, memperkirakan total dana yang dicuri bisa mencapai 1.000 BTC. Kasus ini mengingatkan pada insiden serupa di masa lalu, seperti bug OpenSSL di Debian, dan mempertanyakan apakah audit otomatis oleh AI dapat sepenuhnya menggantikan tinjauan manusia pada kode kritis.

cryptonews.ru3j yang lalu

Dompet Perangkat Keras Coldcard Diretas: Peretas Menarik 594 Bitcoin dalam 25 Menit

cryptonews.ru3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片