Beli BTC Tak Sebaik Beli Nasdaq, Pernyataan Ini Punya Masa Kedaluwarsa
Penulis:库里,深潮 TechFlow
Dalam beberapa bulan terakhir, pedagang saham AS menikmati kinerja pasar yang kuat, dengan S&P 500 dan Nasdaq 100 mencapai rekor tertinggi baru didorong oleh narasi pengeluaran modal AI. Sementara itu, Bitcoin mengalami penarikan sekitar 37% dari puncaknya pada Oktober 2025, memicu perbandingan di media sosial yang menyatakan saham teknologi AS lebih unggul daripada Bitcoin.
Sebuah postingan Reddit menunjukkan bahwa dalam 5 tahun terakhir (Mei 2021-Mei 2026), Nasdaq 100 naik sekitar 121% (dalam USD), sedangkan Bitcoin hanya naik 43%. Namun, kesimpulan ini sangat sensitif terhadap titik awal yang dipilih.
Analisis dengan berbagai titik awal menunjukkan hasil yang berbeda:
- Dari titik terendah pandemi (Maret 2020): Bitcoin (+1.279%) mengalahkan Nasdaq 100 (+314%).
- Dari titik terendah setelah runtuhnya FTX (November 2022): Bitcoin (+400%) mengalahkan Nasdaq 100 (+152%).
- Dari saat ETF Bitcoin disetujui (Januari 2024): Keduanya hampir sama.
- Dari awal siklus saham teknologi (Mei 2021): Nasdaq 100 (+78%) mengalahkan Bitcoin (+67%).
- Dari puncak sejarah Bitcoin (Oktober 2025): Nasdaq 100 (+32%) unggul jauh saat Bitcoin terkoreksi (-37%).
Perbedaan ini berasal dari sifat aset: Nasdaq 100 merupakan aset tren dengan dukungan arus kas, sementara Bitcoin adalah aset siklis dengan volatilitas tinggi, sering dianggap sebagai versi leverage dari S&P 500.
Saat ini, Bitcoin telah terkoreksi sekitar 37% dari puncaknya, sementara Nasdaq terus mencapai rekor tertinggi. Narasi "saham lebih baik dari Bitcoin" sering muncul kuat mendekati area bawah siklus Bitcoin, seperti yang terjadi setelah krisis FTX akhir 2022, sebelum Bitcoin kemudian meroket.
Kesimpulannya, pernyataan bahwa satu aset selalu lebih baik dari yang lain tidak akurat karena sangat bergantung pada periode waktu yang dipilih. Kesulitan sebenarnya terletak pada timing dan realisasi keuntungan.
marsbit05/14 08:36