# Artikel Terkait Volatilitas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Volatilitas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Setelah Laporan Keuangan Nvidia, Mengapa Pasar Masih 'Mengantuk'?

Laporan kuartalan Nvidia, yang dinantikan sebagai "Super Bowl" bagi pasar, berakhir dengan reaksi yang mengejutkan: harga sahamnya terjebak di sekitar level psikologis $200 meski kinerja sesuai ekspektasi. Yang lebih menarik, indeks VIX (indeks volatilitas/ketakutan) justru turun drastis, menandakan ketenangan pasar yang tidak biasa. Artikel ini menganalisis bahwa ketenangan ini mungkin menandakan pergeseran struktur pasar. Fokus beralih dari kinerja individu ekstrem (seperti saham AI) ke tema makro yang lebih luas yang disebut "penyusutan dispersi" (Dispersion Unwind). Selama demam AI, saham seperti Nvidia sangat volatil dan terpisah dari pergerakan pasar luas (dispersi tinggi). Kini, keadaan ini diperkirakan akan berbalik menuju konvergensi, di mana volatilitas saham individu menyatu dengan indeks pasar dan korelasi antar saham meningkat. Ini bisa mengakhiri profitabilitas strategi long-short yang mengandalkan perbedaan performa saham dan memicu rotasi sektor. Faktor teknis seperti penyelesaian obligasi AS senilai $1370 miliar juga dapat mempengaruhi likuiditas dan menambah volatilitas jangka pendek. Ke depan, katalis baru dibutuhkan, seperti kejelasan kebijakan bank sentral, validasi pendapatan AI dari perusahaan lain, atau proses penyusutan dispersi itu sendiri. Bagi investor, mengejar saham bintang yang sudah mahal dan padat opsi menjadi lebih berisiko. Sebaliknya, mungkin saatnya mempertimbangkan sektor yang tertinggal atau membeli "asuransi" untuk portofolio. Masa tenang ini adalah kesempatan untuk mengamati aliran dana dan menyesuaikan strategi.

marsbit5j yang lalu

Setelah Laporan Keuangan Nvidia, Mengapa Pasar Masih 'Mengantuk'?

marsbit5j yang lalu

活动图片