# Artikel Terkait Tokenomik

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Tokenomik", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Pendiri 6th Man Ventures: Bagaimana Mencari Proyek Kripto Paling Berharga?

Tidak ada jawaban sederhana atau "satu untuk semua" tentang struktur "token ganda + ekuitas". Namun, prinsip intinya adalah: tim harus benar-benar luar biasa dan berkomitmen jangka panjang, seperti Changpeng Zhao, untuk membangun bisnis kelas perusahaan yang dipimpin pendiri dan bertahan puluhan tahun. Untuk proyek lapisan aplikasi yang membutuhkan kepemimpinan jangka panjang, mekanisme token seringkali lebih lemah daripada struktur ekuitas. Banyak pendiri DeFi 1.0 telah pergi, meninggalkan proyek mereka dalam "mode pemeliharaan" oleh DAO, yang terbukti buruk dalam pengambilan keputusan cepat dan kompetensi tingkat pendiri. Namun, ekuitas murni juga tidak selalu lebih unggul. Token memungkinkan fungsi seperti diskon fee, staking, dan akses—seperti di Binance—yang tidak dapat dibawa oleh kepemilikan ekuitas. Token "kepemilikan" memiliki batasan dan risiko hukum saat ini. Solusi potensial adalah entitas ekuitas yang beroperasi sebagai mesin untuk protokol berbasis token, dengan tujuan memaksimalkan nilai token dan ekosistem, bukan laba. Ini menguntungkan pemegang token dengan entitas Labs yang didanai baik dan tim inti yang memegang banyak token, sehingga sangat termotivasi untuk meningkatkan nilai token. Kunci utamanya adalah kepercayaan tinggi pada tim, karena pemegang token saat ini kurang memiliki perlindungan hukum yang kuat. Semuanya bergantung pada kemampuan, kredibilitas, eksekusi, visi, dan tindakan tim. Tim terbaik yang bertahan lama dan memberikan hasil akan menciptakan "efek Lindy" untuk token mereka. Dengan komunikasi yang baik dan nilai yang diarahkan ke token melalui utility protokol, token terbaik—bahkan dengan entitas ekuitas/Labs—akan bersinar pada 2026.

marsbit01/08 09:02

Pendiri 6th Man Ventures: Bagaimana Mencari Proyek Kripto Paling Berharga?

marsbit01/08 09:02

Ekonomi Airdrop: Rantai Simbiosis Tersembunyi antara Proyek, VC, dan Studio

Ringkasan: Ekonomi "Airdrop Farming" - Rantai Simbiosis Tersembunyi antara Proyek, VC, dan Studio Industri crypto terjebak dalam siklus beracun di mana proyek, VC, dan bursa secara tidak langsung bersekongkol dengan studio "airdrop farming" yang terindustrialisasi. Akar masalahnya adalah kebutuhan bursa (seperti Binance/OKX) akan data pengguna yang tinggi untuk listing, sementara proyek baru kesulitan mendapat pengguna asli. Studio memenuhi vacuum ini dengan membuat data palsu (alamat aktif, volume transaksi) menggunakan skrip otomatis, browser fingerprint, dan penyedia KYC ilegal. VC mendorong praktik ini karena metrik "vanity" ini mendukung valuasi tinggi dan exit liquidity. Sistem insentif terdistorsi: Airdrop, yang awalnya untuk marketing, berubah menjadi mekanisme memberi makan robot. Proyek berorientasi pada bursa (To-Exchange) dan pemburu airdrop (To-Airdrop Hunter), bukan menciptakan nilai bagi pengguna asli. Dampaknya menghancurkan: Setelah airdrop, aktivitas jaringan anjlok (contoh: Starknet kehilangan 98.9% pengguna, zkSync -52% alamat aktif). Pengguna asli terusik oleh biaya gas tinggi dan hadiah yang terencerkan. Ekosistem dipenuhi kebisingan data, membuat product-market fit sulit diukur. Ini adalah permainan zero-sum dimana "uang palsu" (pengguna bot) mengusir "uang asli" (pengguna nyata). Solusi jangka panjang hanya mungkin jika manfaat menggunakan produk melebihi manfaat memfarm airdrop. Industri perlu beralih dari metrik vanity ke penciptaan nilai ekonomi yang nyata.

marsbit01/07 00:49

Ekonomi Airdrop: Rantai Simbiosis Tersembunyi antara Proyek, VC, dan Studio

marsbit01/07 00:49

Apa Saja Karakteristik dan Kesamaan Token yang Berkinerja Cukup Baik Setelah TGE 2025?

Berdasarkan analisis terhadap performa TGE (Token Generation Event) tahun 2025, hanya sedikit token seperti ASTER, FOLKS, AVICI, dan SENTIS yang berhasil mempertahankan kenaikan harga yang stabil pasca-peluncuran, dibandingkan mayoritas token yang justru mengalami penurunan. Token-token yang berkinerja baik ini memiliki beberapa kesamaan karakteristik kunci: 1. **Distribusi Token yang Adil:** Token seperti AVICI (0% dialokasikan untuk tim) dan SENTIS (distribusi berbasis aktivitas) terhindar dari likuiditas internal besar yang bisa memicu sell-pressure. 2. **Valuasi Awal Masuk Akal:** Token dengan valuasi FDV yang wajar (contoh: AVICI dengan FDV $3.5 juta) memberikan ruang bagi pasar untuk melakukan apresiasi nilai. 3. **Adopsi dan Kegunaan Nyata:** Performa didukung oleh penggunaan produk yang terlihat, seperti volume perdagangan di ASTER, skala pinjaman di FOLKS, atau pengeluaran kartu kredit di AVICI. 4. **Struktur Unlock yang Terkendali:** Dilusi token yang linear dan transparan (seperti mekanisme pelepasan bertahap SENTIS) lebih dapat diterima pasar dibandingkan unlock besar yang tiba-tiba (cliff). 5. **Listing Exchange Bukan Penentu Utama:** Listing di bursa besar berfungsi sebagai akselerator, tetapi bukan jaminan kesuksesan tanpa fundamental yang kuat. Kesinya, pasar tahun 2025 tidak lagi sekadar menghargai narasi atau potensi, tetapi lebih pada struktur token yang sehat, distribusi yang adil, adopsi nyata, dan mekanisme unlock yang terkontrol.

Odaily星球日报12/31 00:56

Apa Saja Karakteristik dan Kesamaan Token yang Berkinerja Cukup Baik Setelah TGE 2025?

Odaily星球日报12/31 00:56

活动图片