Peretas yang Menargetkan Crypto Anda Kini Dapat Peningkatan AI — Laporan Google Adalah Panggilan Bangun
Laporan terbaru dari Google's Threat Intelligence Group (GTIG) memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) kini digunakan secara besar-besaran oleh peretas yang didukung negara dan aktor ancaman kriminal. AI dimanfaatkan untuk membuat malware otonom, eksploit zero-day yang dihasilkan AI, dan operasi pencurian kredensial, yang menjadi ancaman langsung bagi pengguna aset kripto.
Laporan tersebut mengungkap kasus pertama di mana aktor ancaman kriminal diduga menggunakan eksploit zero-day yang dikembangkan dengan bantuan AI. Selain itu, malware polimorfik (yang dapat mengubah strukturnya sendiri) yang dipercepat pengembangannya oleh AI juga telah teridentifikasi. Ancaman paling langsung bagi pengguna kripto adalah malware bernama PROMPTSPY, yang mampu menginterpretasi keadaan sistem secara dinamis dan menghasilkan perintah secara real-time untuk mencuri kredensial, bahkan berpotensi mengalahkan sistem autentikasi dua faktor (2FA) berbasis SMS atau aplikasi.
GTIG menyimpulkan bahwa praktik keamanan standar yang memadai beberapa tahun lalu kini tidak lagi memadai. Langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat, seperti kunci keamanan perangkat keras, perangkat penandatanganan terisolasi (air-gapped), dan arsitektur dompet multi-signature, kini menjadi sangat penting.
bitcoinist05/12 11:38