Peringatan dari Ahli Audit Top: Semua DeFi Tidak Aman, Segera Keluar!
"Semua DeFi Sudah Tidak Aman": Peringatan Keras dari Pakar Audit Keamanan
Manuel Aráoz, pendiri OpenZeppelin—perusahaan audit keamanan terkemuka di industri DeFi—mempublikasikan peringatan mengejutkan: ia percaya semua protokol DeFi sudah tidak aman. Ia bahkan mulai menyarankan teman dan keluarga untuk menarik dana dari protokol besar seperti Aave, MakerDAO, dan Compound.
Penyebab utama kekhawatiran ini adalah kemajuan pesat Kecerdasan Buatan (AI). AI Coding Agent kini mampu mengidentifikasi dan mengeksploitasi kerentanan kontrak pintar dengan efisiensi eksponensial. Apa yang dulu membutuhkan waktu berminggu-minggu bagi ahli keamanan, kini dapat dilakukan AI dalam hitungan menit. Keadaan semakin parah karena sifat asimetris keamanan DeFi: pihak bertahan harus memperbaiki semua celah, sementara penyerang hanya perlu menemukan satu.
Realitas mendukung peringatan ini. Bulan April dan Mei 2024 diwarnai serangkaian peretasan besar-besaran:
- Drift Protocol: $280 juta (1 April)
- Kelp DAO: $292 juta (19 April)
- THORChain, Verus, Echo Protocol, StablR, SquidRouter, dan StakeDAO juga mengalami serangan dengan kerugian jutaan dolar sepanjang Mei.
AI telah menjadi "senjata pamungkas" bagi peretas. Kemampuannya mencakup pemindaian celah nol-hari dalam hitungan detik, pembuatan skrip serangan otomatis, hingga pengintaian aktivitas pengembang di platform seperti GitHub.
Dengan situasi ini, rasio risiko-imbalan bagi pengguna DeFi menjadi tidak seimbang. Imbal hasil dari protokol utama kini seringkali hanya satu digit (sekitar 5%), tetapi pengguna mempertaruhkan 100% modalnya terhadap risiko serangan yang dapat mengosongkan dana dalam semenit. Tanpa perlindungan asuransi atau hukum yang memadai, Manuel Aráoz berpendapat bahwa pilihan paling rasional saat ini adalah menarik dana dan mengamankan modal.
Odaily星球日报05/28 04:00