Pembelian USDT: Bank Mulai Meminta Penjelasan dari Perusahaan atas Operasi Kripto
Pembelian USDT: Bank Mulai Minta Penjelasan Perusahaan soal Operasi Kripto
Bank-bank Rusia yang melayani kegiatan ekonomi luar negeri semakin memperhatikan transaksi pembelian USDT. Belakangan ini, sejumlah lembaga kredit telah mengirim permintaan kepada klien korporat untuk mengungkap detail operasi dengan kriptoaset.
Bank tidak hanya menanyakan hal standar berdasarkan Undang-Undang Anti-Pencucian Uang No. 115-FZ, tetapi juga meminta penjelasan mengenai makna ekonomi pembelian USDT dan konfirmasi status mitra kontra pihak yang mentransfer kripto tersebut. Klien diminta menunjukkan bukti bahwa mitra tersebut terdaftar di daftar operator pertukaran mata uang digital Bank Sentral Rusia. Namun, masalah utamanya adalah daftar itu sendiri belum ada karena bank sentral masih menyiapkan regulasi turunannya.
Permintaan ini dianggap sebagai langkah antisipasi sebelum regulasi baru berlaku. Para ahli menghubungkan peningkatan pemeriksaan ini dengan kekhawatiran bank bahwa sebagian bursa kripto saat ini mungkin tidak mendapatkan lisensi dan beralih ke zona abu-abu. Operasi kripto, termasuk yang menggunakan Tether (USDT) yang sering dipakai dalam pembayaran internasional, tetap dikategorikan berisiko tinggi oleh bank.
Ahli hukum menyarankan perusahaan untuk tidak mengabaikan permintaan bank. Mengabaikan atau memberikan jawaban formal dapat dengan cepat menyebabkan pembatasan layanan perbankan. Meskipun keberadaan mitra dalam daftar resmi belum menjadi syarat wajib sebelum undang-undang baru berlaku, bank tetap dapat mengevaluasi seluruh rangkaian transaksi dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.
USDT (Tether) adalah aset kripto yang dipatok pada dolar AS, sering digunakan untuk mengurangi dampak fluktuasi pasar, transfer cepat, dan perdagangan kripto. Di Rusia, USDT biasanya dibeli melalui bursa kripto, platform peer-to-peer (P2P), atau bot. Pembayarannya dapat dilakukan dengan kartu, transfer bank, atau metode digital seperti Apple/Google Pay.
Risiko utama bagi perusahaan Rusia saat ini bukan pada pembelian USDT itu sendiri, tetapi pada kontrol perbankan terkait status mitra dan pembuktian operasi. Untuk keamanan, disarankan menggunakan platform terpercaya, memeriksa alamat dompet dan jaringan dengan cermat (seperti ERC-20, TRC-20), serta menyimpan aset di dompet yang sesuai, terutama untuk jumlah besar.
cryptonews.ru08/11 10:18