Apa yang Dilakukan CEO Paling Sukses di Dunia Saat Ini?
CEO Tether, Paolo Ardoino, sedang gencar melakukan wawancara dengan media untuk mempromosikan produk baru USAT, stablecoin pertama mereka yang mematuhi regulasi federal AS. Ini menandai perubahan besar dari citra sebelumnya yang dianggap tidak transparan. Tether kini berkolaborasi dengan lembaga penegak hukum AS seperti FBI dan berambisi menyaingi dominasi USDC.
Dengan 536 juta pengguna dan pertumbuhan pesat, Ardoino menekankan peran Tether dalam inklusi keuangan, terutama di negara dengan mata uang lemah. Dia membela USDT dari tuduhan pencucian uang, menyatakan bahwa teknologi blockchain justru memudahkan pelacakan dan pembekuan dana ilegal. Tether juga membekukan $3,5 miliar token terkait penipuan.
Ardoino menyoroti ketahanan Tether selama krisis, seperti saat menangani penarikan massal $20 miliar dalam 20 hari. Perusahaan mengklaim memiliki cadangan berlebih $30 miliar dan menjadi salah satu pemegang emas swasta terbesar dunia dengan 140 ton emas.
Selain stablecoin, Tether berekspansi ke AI dengan platform terdesentralisasi Qvac, berinvestasi di robotika, media, dan sektor lain untuk menciptakan "stabilitas". Ardoino berharap visi inklusi keuangan Tether didukung oleh pemerintahan AS mana pun.
比推02/02 15:04