# Artikel Terkait Stablecoin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Stablecoin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Taisu Ventures dan Keio FinTEK Center Luncurkan Keio ChainHack 2026 yang Berfokus pada Inovasi Web3

**Taisu Ventures dan Keio FinTEK Center Luncurkan Keio ChainHack 2026 untuk Inovasi Web3** Taisu Ventures, firma modal ventura global Web3, mengumumkan Keio ChainHack 2026, sebuah acara pitch dan hackathon satu hari yang diselenggarakan bersama Keio FinTEK Center. Acara ini bertujuan mendukung pengembang tahap awal yang bekerja di persimpangan infrastruktur blockchain, regulasi, dan adopsi dunia nyata. Acara ini akan menghimpun mahasiswa, pendiri startup, akademisi, dan investor untuk mengeksplorasi aplikasi praktis teknologi blockchain. Taisu juga menyoroti beberapa portofolio perusahaannya yang mencerminkan tren industri: * **Helix:** Membangun infrastruktur aset dunia nyata (RWA) dan stablecoin untuk institusi, menangani penerbitan, penitipan, dan distribusi yang sesuai aturan. * **Lofty:** Platform pertukaran properti berbasis blockchain untuk kepemilikan fraksional dan perdagangan berkelanjutan, bertujuan menghilangkan hambatan akses investasi real estat. * **Pruv:** Platform pertama berlisensi di Indonesia untuk penerbitan RWA tanpa izin (permissionless), memanfaatkan arsitektur blockchain hybrid setelah lebih dari dua tahun menjalin hubungan dengan regulator. Keio ChainHack 2026 mencerminkan strategi Taisu Ventures untuk mendukung pendiri startup tidak hanya melalui modal tetapi juga dengan memupuk eksperimen awal, pengembangan bakat, dan kolaborasi antara akademisi dan industri.

TheNewsCrypto01/05 14:27

Taisu Ventures dan Keio FinTEK Center Luncurkan Keio ChainHack 2026 yang Berfokus pada Inovasi Web3

TheNewsCrypto01/05 14:27

Industri AI, Datanglah Tether yang Tak Kekurangan Uang

Annchor: Tether, perusahaan di balik stablecoin USDT, melaporkan keuntungan luar biasa sebesar $13 miliar pada tahun 2024. Angka ini mengungguli gabungan kerugian OpenAI dan Anthropic, dua raksasa AI. Rahasia kesuksesannya sederhana: Tether menerima dolar untuk setiap USDT yang dicetak, lalu menginvestasikannya dalam obligasi pemerintah AS dan mempertahankan semua bunganya, tanpa membagikan keuntungan kepada pemegang USDT. Dengan 150 karyawan mengelola aset senilai $130 miliar, Tether kini mengalihkan kelebihan modalnya ke sektor kecerdasan artificial (AI). Investasi mereka signifikan dan strategis: * **$6+ miliar** diinjeksikan ke Northern Data, penyedia layanan cloud GPU terbesar di Eropa dengan lebih dari 10.000 unit GPU NVIDIA H100. * Meluncurkan **QVAC Genesis**, kumpulan data pelatihan AI sumber terbuka terbesar yang mencakup 19 disiplin ilmu. * **$200 juta** untuk mengakuisisi **Blackrock Neurotech**, pionir antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) dengan teknologi yang telah ditanamkan pada 31 pasien. Total investasi mendekati $1 miliar, setara dengan hampir separuh dari total pendanaan Anthropic di tahun 2024. Motivasi Tether diduga berasal dari kecemasan akan penurunan suku bunga AS di masa depan dan ambisi untuk bertransformasi menjadi pemimpin teknologi. Yang ironis, Tether—perusahaan yang sangat terpusat—kini menjadi pendukung vokal AI yang "terdesentralisasi". Sementara OpenAI dan Anthropic masih bergumul dengan kerugian dan model bisnis yang belum terbukti, Tether tidak memiliki masalah tersebut. Model bisnis terbaik untuk AI di tahun 2026, menurut artikel ini, mungkin adalah dengan tidak terjun langsung ke AI, melainkan memiliki mesin pencetak uang yang andal terlebih dahulu—seperti yang Tether miliki.

marsbit01/05 09:15

Industri AI, Datanglah Tether yang Tak Kekurangan Uang

marsbit01/05 09:15

Apa yang Akan Terjadi dengan Regulasi Pasar Kripto di Rusia pada Tahun 2026

Ringkasan: Pada tahun 2026, Rusia diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan dalam regulasi pasar kripto, beralih dari zona abu-abu yang telah berlangsung lama ke era regulasi yang ketat namun adil. Tahun 2025 telah memperjelas urgensi regulasi menyeluruh karena empat alasan utama: pertumbuhan pasar gelap pertukaran P2P yang signifikan, tidak adanya mekanisme penjualan legal bagi penambang untuk menjual kripto yang ditambang di dalam negeri, vakum hukum seputar stablecoin, dan tekanan dari penilaian FATF. Akibatnya, bank melakukan pemblokiran rekening massal terhadap transaksi mencurigakan berdasarkan undang-undang anti-pencucian uang. Penambang, meski legal, terpaksa menjual aset mereka di luar negeri atau menggunakan pasar gelap. Status hukum stablecoin yang tidak jelas menimbulkan ketidakpastian perpajakan dan perlindungan hukum. Pada 2026, diperkirakan akan diperkenalkan lisensi untuk bursa dan platform pertukaran kripto, kemungkinan dikeluarkan oleh Bank Sentral Rusia. Masa transisi akan diberikan kepada pelaku pasar, dengan larangan penuh terhadap aktivitas tanpa lisensi pada 2027. Pembatasan juga akan diterapkan untuk investor ritel. Regulasi baru diharapkan dapat mengakui stablecoin sebagai aset terpisah, memberikan status hukum yang jelas. Tahun 2026 diprediksi akan menjadi titik balik bagi industri kripto Rusia dengan terciptanya segmen perdagangan kripto yang legal dan diawasi.

RBK-crypto01/05 08:44

Apa yang Akan Terjadi dengan Regulasi Pasar Kripto di Rusia pada Tahun 2026

RBK-crypto01/05 08:44

活动图片