Mesin Miner Bekas Rp 4,6 Jutaan, Berhasil Menambang Blok Bitcoin Senilai Rp 3,6 Miliar
Penambang bitcoin individu beruntung menemukan blok bernilai $230.000 menggunakan perangkat murah seharga $300 bernama Avalon Nano 3S (hanya 6.68 TH/s) pada 30 Mei 2026. Peluangnya sekitar 1 dalam 149 juta, setara dengan memenangkan lotere.
Ini terjadi di tengah dominasi industri pertambangan oleh perusahaan besar seperti Bitdeer dan MARA Holdings, yang memiliki daya komputasi (hashrate) jutaan kali lebih kuat. Penambang ini bekerja secara solo melalui pool Braiins Solo, sebuah layanan yang memungkinkan penambang kecil berpartisipasi dengan aturan: jika perangkat mereka berhasil menemukan blok, mereka mendapatkan seluruh hadiah (dikurangi sedikit biaya layanan).
Meskipun peluang sukses sangat kecil bagi penambang solo (hanya sekitar 22 blok yang ditemukan oleh solo miner dalam setahun terakhir), peristiwa ini membuktikan bahwa desain awal Bitcoin oleh Satoshi Nakamoto – yang memberikan kesempatan yang sama berdasarkan kerja komputasi (Proof of Work) terlepas dari ukuran – masih berfungsi. Sistem ini tidak menjamin keuntungan bagi penambang kecil (bisa dianggap seperti membeli tiket lotere), tetapi tetap membiarkan pintu terbuka bagi siapa saja untuk berpartisipasi.
marsbit06/02 00:55