Grup Pertama Karyawan Perusahaan Besar yang Di-PHK oleh AI Sudah Kembali Bekerja
Artikel asli oleh Odaily Planet Daily melaporkan bahwa perusahaan fintech Block, milik Jack Dorsey, memecat lebih dari 4.000 karyawan pada Februari dengan alasan "AI mengubah segalanya." Namun, dalam sebulan, sebagian karyawan yang di-PHK justru dipanggil kembali. Beberapa menyebut kesalahan administratif, sementara yang lain dikembalikan setelah manajer mereka memperjuangkannya.
Analisis menunjukkan bahwa biaya penggunaan AI tingkat perusahaan ternyata lebih mahal daripada tenaga manusia biasa. Contohnya, penggunaan alat AI seperti Claude Opus bisa menghabiskan ribuan dolar per bulan, sementara upah manusia di beberapa wilayah lebih murah. Selain itu, efisiensi AI tidak serta merta mengurangi beban kerja, malah meningkatkan tuntutan produktivitas karyawan yang tersisa.
CEO Nvidia, Jensen Huang, mengkritik perusahaan yang memakai AI sebagai alasan PHK, menekankan bahwa AI seharusnya digunakan untuk ekspansi bisnis, bukan pengurangan tenaga kerja. Artikel ini menyimpulkan bahwa AI sering dijadikan dalih untuk pengurangan biaya, dan pengembalian karyawan menunjukkan bahwa beberapa peran tetap tidak dapat digantikan oleh AI.
Odaily星球日报03/20 07:28