Eksklusif | Pengacara Web3 Jelaskan Perubahan Terbaru Tokenisasi Saham AS!
April 2025, AS melangkah maju dalam modernisasi infrastruktur keuangan dengan dua perkembangan penting terkait tokenisasi saham. Pertama, Nasdaq mengajukan permohonan ke SEC untuk memperpanjang jam perdagangan saham menjadi 23 jam per hari, meski tidak secara langsung terkait tokenisasi. Kedua, dan yang lebih signifikan, SEC mengeluarkan surat *No-Action Letter* kepada DTCC, yang memungkinkan anak perusahaannya, DTC (lembaga penyimpanan efek terbesar di AS), untuk memulai proyek percontohan tokenisasi saham dalam kerangka yang sangat terkendali.
Surat ini bukanlah persetujuan hukum penuh, melainkan pengecualian sementara dari kewajiban birokrasi tertentu. DTC diizinkan untuk membuat representasi token dari saham yang sudah ada dalam sistem托管nya, yang dapat dialihkan antar peserta terdaftar melalui dompet kripto yang disetujui, tanpa mengubah struktur kepemilikan hukum atau melewati buku besar sentralnya setiap kali. Semua transaksi tetap diawasi ketat oleh DTC.
Perkembangan ini menandai pergeseran dari pertanyaan "apakah legal" menuju "bagaimana menerapkan" tokenisasi di AS. Dua jalur pun muncul: jalur backend yang dipimpin DTCC untuk efisiensi institusional, dan jalur front-end potensial oleh platform seperti Robinhood untuk pengalaman retail yang lebih baik. Intinya, tokenisasi saham AS bukan tentang mengubah saham menjadi koin, tetapi meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan membuka pintu untuk inovasi keuangan masa depan dalam batasan regulasi yang aman.
深潮12/18 10:23