# Artikel Terkait Likuiditas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Likuiditas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Strategi yang Tidak Pernah Menjual Koin, Membuka Saluran Penjualan Koin Permanen

Selama empat tahun, Saylor telah menegaskan bahwa MicroStrategy tidak akan pernah menjual Bitcoin. Namun, pada 29 Juni, perusahaan tersebut merilis kerangka kerja "Digital Credit Capital Framework", yang mengizinkan penjualan Bitcoin hingga $1,25 miliar. Berita ini justru mendorong saham MSTR naik hampir 7%. Perubahan ini menandai pergeseran dari janji "tidak pernah menjual" menjadi manajemen modal yang proaktif. Penjualan 32 Bitcoin pada Mei lalu bersifat ad-hoc, sedangkan kerangka baru ini menetapkan empat tujuan tetap: memperkuat cadangan dolar, membayar dividen dan bunga saham preferen, serta membeli kembali saham. Dorongan di balik perubahan ini adalah struktur modal MicroStrategy yang semakin mahal, terutama terkait saham preferen STRC senilai $8,5 miliar. Tingkat dividen STRC telah naik dari 9% menjadi 12% dalam setahun, namun harganya turun lebih dari 25%. Total kewajiban tahunan tetap perusahaan mencapai $1,76 miliar, atau sekitar $4,8 juta per hari. Dengan cadangan tunai $2,55 miliar dan kuota penjualan Bitcoin baru, MicroStrategy diperkirakan dapat memenuhi kewajibannya selama lebih dari dua tahun. Kerangka kerja ini meredakan kekhawatiran akan penjualan panik, yang dianggap positif oleh pasar. Namun, tekanan struktural tetap ada. Jika harga Bitcoin turun, lebih banyak Bitcoin harus dijual untuk mendapatkan dolar yang sama, berpotensi menciptakan siklus yang memberatkan. Kelangsungan jangka panjang masih bergantung pada pemulihan harga Bitcoin.

marsbit06/30 02:47

Strategi yang Tidak Pernah Menjual Koin, Membuka Saluran Penjualan Koin Permanen

marsbit06/30 02:47

Token itu Sendiri adalah Aset: Tiga Jenis Tokenisasi Saham, Mana yang Cocok untuk Anda?

**Tokenisasi Saham: Tiga Model, Mana yang Cocok untuk Anda?** Tokenisasi saham memungkinkan investasi dalam saham AS (seperti Nvidia atau SpaceX) melalui blockchain, tanpa perlu rekening broker tradisional. Namun, ada tiga model utama dengan hak dan risiko berbeda: 1. **Saham Asli di Rantai (contoh: Superstate):** Token mewakili kepemilikan sah dalam daftar pemegang saham perusahaan. Pemegang memiliki **hak penuh** (suara, dividen), tetapi kompatibilitas dengan DeFi mungkin terbatas. 2. **Token yang Didukung Aset (contoh: Backed, Ondo):** Token diterbitkan oleh entitas khusus (SPV) yang memegang saham asli 1:1. Investor mendapat **keuntungan harga dan dividen** (ditambahkan ke saldo token), tetapi **tidak memiliki hak suara**. Model ini sangat **dapat dikombinasikan dengan DeFi** (seperti pinjam-meminjam), namun membawa risiko jika SPV gagal. 3. **Kontrak Berjangka Perpetual (contoh: TradeXYZ, Ostium):** Produk derivatif murni untuk **berspekulasi pada harga** tanpa kepemilikan saham dasar sama sekali. Tidak ada hak suara atau dividen. Sangat likuid dan dapat diluncurkan cepat, tetapi merupakan instrumen berisiko tinggi dengan leverage. **Intinya:** Token saham tidak harus identik dengan saham asli. Pilihannya tergantung kebutuhan: * **Model 1:** Untuk kepemilikan penuh dan hak hukum. * **Model 2:** Untuk eksposur harga + utilitas di ekosistem DeFi. * **Model 3:** Untuk perdagangan spekulatif 24/7 dengan leverage. Pasar sedang berkembang, dengan lembaga tradisional seperti DTCC dan NYSE juga mulai bereksperimen dengan tokenisasi sekuritas.

marsbit06/29 09:21

Token itu Sendiri adalah Aset: Tiga Jenis Tokenisasi Saham, Mana yang Cocok untuk Anda?

marsbit06/29 09:21

ETF Alami Keluar Bersih Berkelanjutan, Apakah Institusi Sedang Keluar?

Selama enam minggu terakhir, dana ETF Bitcoin spot ASR mengalami arus keluar bersih sekitar $6 miliar, mencatat periode mingguan terpanjang dengan penurunan sejak diluncurkan pada tahun 2024. IBIT milik BlackRock, dana terbesar, menjadi penyumbang utama, dengan $1,3 miliar mengalir keluar dalam satu minggu terakhir saja. Data on-chain menunjukkan penjualan terutama berasal dari dana konfigurasi yang membeli ETF melalui akun broker, bukan dari pemegang jangka panjang (>155 hari) yang masih menguasai ~83% pasokan yang beredar. Perilaku ini menyerupai penyesuaian portofolio untuk mengurangi risiko (*de-risking*) karena meningkatnya inflasi, suku bunga, dan aliran modal ke sektor lain seperti infrastruktur AI dan IPO. Kerugian yang direalisasi melonjak 78%, dengan banyak penjual menjual pada kisaran biaya $55.000-$68.000. Meski kecepatan arus keluar melambat signifikan (dari $1,72 miliar menjadi $226,8 juta), tekanan struktural tetap ada karena skala besar IBIT menciptakan tekanan jualnya sendiri. Tanpa pembeli baru yang masuk dari sisi ETF atau pasar spot, harga sulit bertahan. Arah pasar selanjutnya bergantung pada apakah arus keluar IBIT melambat dan Bitcoin dapat bertahan di atas $60.000, atau jika penjualan besar berlanjut dan harga jatuh di bawah $58.000, yang akan menguji kemampuan pembeli non-ETF dalam menyerap tekanan jual. ETF, meski mempermudah akses, tidak menghilangkan volatilitas aset.

marsbit06/29 05:35

ETF Alami Keluar Bersih Berkelanjutan, Apakah Institusi Sedang Keluar?

marsbit06/29 05:35

活动图片