# Artikel Terkait Leverage

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Leverage", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

9 Pertukaran Terdesentralisasi Teratas untuk Diperdagangkan pada Maret 2026

Untuk waktu yang lama, pertukaran terpusat (CEX) mendominasi perdagangan crypto, mengharuskan pengguna mempercayai pihak ketiga untuk mengelola aset mereka. Namun, pertukaran terdesentralisasi (DEX) hadir dengan filosofi inti crypto: menghilangkan perantara. Dengan menggunakan kontrak pintar dan pool likuiditas on-chain, DEX memungkinkan pengguna berdagang langsung dari dompet mereka dengan kontrol penuh atas dana. Berikut adalah 9 DEX teratas untuk diperdagangkan pada Maret 2026: 1. **Aster**: Hasil merger, menawarkan perdagangan spot dan perpetual dengan leverage hingga 1001x di berbagai jaringan seperti Ethereum dan Solana. 2. **SushiSwap**: AMM multichain dengan fitur swap lintas rantai dan lebih dari 40 jaringan yang didukung. 3. **Ostium**: DEX perpetual di Arbitrum yang unik karena menawarkan aset tradisional (forex, komoditas) secara sintetis. 4. **Extended**: DEX perpetual di Starknet dengan eksekusi hybrid (off-chain/on-chain) untuk kecepatan dan leverage 100x. 5. **Reya**: Menggunakan order book tradisional yang terdesentralisasi dan sistem margin portofolio. 6. **PancakeSwap**: AMM raksasa dengan ribuan pair perdagangan di banyak jaringan dan integrasi futures. 7. **Curve**: Spesialis perdagangan stablecoin dan aset berpegged dengan slippage rendah. 8. **Ethereal**: DEX perpetual yang dibangun di sekitar stablecoin yield-bearing USDe. 9. **Aerodrome**: Pusat likuiditas utama di jaringan Base dengan model insentif ve(3,3). DEX kini menawarkan beragam kebutuhan perdagangan, dari swap sederhana hingga derivatif leverage tinggi dan aset sintetis. Penelitian sendiri dan mulai dengan posisi kecil sangat disarankan.

ambcrypto03/17 16:25

9 Pertukaran Terdesentralisasi Teratas untuk Diperdagangkan pada Maret 2026

ambcrypto03/17 16:25

Rahasia Kenaikan BTC: Flywheel Baru MSTR - STRC

Alasan di Balik Kenaikan BTC: Flywheel Baru MSTR – STRC BTC menunjukkan performa yang kuat di tengah pasar yang bergejolak, dan aktivitas perdagangan STRC diduga menjadi salah satu penyebabnya. Volume perdagangan harian STRC, saham preferen MSTR, mencapai $300 juta per pekan, dengan puncaknya $750 juta dalam satu hari, menjadikannya salah satu saham preferen paling likuid di pasar saham AS. Mekanisme STRC berpotensi menciptakan pembelian bersih BTC sekitar $700 juta. STRC adalah instrumen mirip utang yang menawarkan dividen bulanan (yield tahunan 11,5%), bersifat perpetual, memiliki prioritas dalam struktur modal, dan tanpa risiko default. MSTR mengendalikan harga STRC sekitar $100 melalui mekan seperti penyesuaian dividen dinamis, ATM (at-the-market offering), klausa penebusan, dan efisiensi pajak. Ketika harga STRC mencapai $100, MSTR menerbitkan saham baru melalui ATM, dan hasilnya digunakan untuk membeli BTC. Setiap $1 STRC yang diterbitkan dapat dikonversi menjadi $3 pembelian BTC, menciptakan "flywheel" yang mendorong permintaan. Namun, mekanisme ini memiliki batasan: harga STRC harus di atas $100, mNAV saham biasa MSTR harus di atas 1x, dan kinerja jangka panjang BTC harus tetap kuat. Jika BTC mengalami bearish berkepanjangan, Strategy mungkin kesulitan membayar dividen dan berisiko menjual sebagian kepemilikan BTC-nya. Saylor, sang pendiri, tidak hanya seorang believer BTC tetapi juga jenius keuangan yang membangun Strategy sebagai perusahaan terstruktur yang didukung BTC, fokus pada akumulasi BTC maksimal melalui instrumen canggih.

marsbit03/17 04:33

Rahasia Kenaikan BTC: Flywheel Baru MSTR - STRC

marsbit03/17 04:33

Gelombang Bull Run Bitcoin Berikutnya, Mungkin Dimulai dari Krisis Kredit Privat

Artikel ini berargumen bahwa gelombang bull run Bitcoin berikutnya mungkin dipicu oleh krisis kredit privat, bukan karena faktor tradisional seperti halving. Awalnya, Bitcoin justru akan terjual seiring aset likuid lainnya saat krisis likuiditas terjadi. Namun, logika intinya terletak pada fase kedua: ketika pemerintah menyuntikkan likuiditas kembali ke sistem keuangan yang sangat terleverage dan terfinansialisasi, Bitcoin merespons lebih cepat daripada hampir semua aset lain. Peringatan sudah terlihat di pasar kredit privat senilai $3 triliun, dengan pembatasan penebusan dana dan penurunan nilai aset oleh lembaga seperti Morgan Stanley. AI menjadi katalis krisis dengan mengganggu model bisnis perangkat lunak, yang menjadi dasar banyak pinjaman kredit privat. Bitcoin, yang memiliki karakteristik beta likuiditas dan beta sektor perangkat lunak, tertekan dalam jangka pendek. Namun, sejarah (seperti pada Maret 2020 dan krisis bank regional AS 2023) menunjukkan pola konsisten: Bitcoin turun selama panic selling, tetapi kemudian meroket lebih dulu dan lebih cepat saat kebijakan penyelamatan diumumkan. Penyelamatan dianggap tak terelakkan karena tingginya utang AS (101% PDB) dan tingginya financialisasi (Buffett Indicator 219%), membuat pembuat kebijakan tidak bisa membiarkan likuiditas berkepanjangan. Ketika pemerintah akhirnya bertindak, hal itu mengingatkan pada logika awal Bitcoin yang lahir dari penolakan terhadap budaya bailout dan ketergantungan pada perantara keuangan. Dengan demikian, krisis kredit privat—yang memadukan leverage, ketidaktransparanan, disruptif AI, dan keterlibatan dana ritel—bisa menjadi pemicu tidak langsung untuk bull run Bitcoin berikutnya, saat pasar menyadari bahwa sistem masih bergantung pada suntikan likuiditas.

marsbit03/13 11:59

Gelombang Bull Run Bitcoin Berikutnya, Mungkin Dimulai dari Krisis Kredit Privat

marsbit03/13 11:59

活动图片