「TACO」Sudah Usang, Di Wall Street Tren Transaksi 「NACHO」Menguat
"TACO" yang menargetkan mundurnya Trump telah usang. Wall Street sekarang beralih ke pola perdagangan baru bernama "NACHO" (Not A Chance Hormuz Opens), yang bertaruh bahwa Selat Hormuz akan tetap tertutup dalam waktu lama. Sejak serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, harga minyak naik >50%, dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed 2026 hilang. Namun, S&P 500 justru mencapai rekor tertinggi.
Perubahan kritis terjadi pada 23 Maret ketika klaim perdamaian Trump tidak didukung Iran, meruntuhkan pola TACO. Sekarang, pasar minyak, asuransi kapal, dan tarif suku bunga semuanya mencerminkan taruhan NACHO dengan uang sungguhan. Pasar juga membedakan saham: sektor energi (XLE) melonjak 31,63%, sementara transportasi (IYT) tertinggal karena biaya bahan bakar.
NACHO memiliki tenggat waktu. Perkiraan JPMorgan menunjukkan cadangan minyak global yang dapat digunakan akan mendekati level tekanan operasional sekitar awal Juni. Platform prediksi Polymarket memberi probabilitas rendah untuk pembukaan kembali Selat Hormuz sebelum 31 Mei (28%). Pasar kini berfokus pada data stok minyak, bukan postingan media sosial Trump.
marsbit05/09 04:23