Krisis Penyerahan Perak: Kemakmuran di Atas Kertas dan Kelangkaan Fisik
Pasar perak mengalami krisis fisik yang mendalam pada awal 2026, dengan harga melonjak ke rekor $121/ons sebelum anjlok 31-36% dalam sehari. Meskipun banyak yang menyalahkan spekulasi berleverage, akar masalahnya adalah kelangkaan fisik yang ekstrem. Pasokan fisik global telah defisit selama lima tahun berturut-turut, dengan defisit 2026 diproyeksikan hampir 200 juta ons.
Di COMEX, persediaan terdaftar (siap diserahkan) telah menyusut 75% sejak 2020, kini hanya sekitar 82 juta ons. Sementara itu, open interest untuk kontrak Maret 2026 mewakili permintaan teoretis 425-455 juta ons. Bahkan jika hanya 20% yang meminta pengiriman fisik, COMEX tidak memiliki cukup logam untuk memenuhi kewajibannya.
Kenaikan harga didorong oleh short squeeze di tengah likuiditas yang menipis, sementara penurunan tajam dipicu oleh peningkatan margin yang memaksa likuidasi. Sinyal seperti backwardation dan widening EFP spread mengonfirmasi tekanan fisik yang mendesak. Analis memperingatkan bahwa kegagalan pengiriman di kontrak Maret dapat menjadi akhir bagi COMEX, mengekspos kerapuhan sistem perdagangan berjangka komoditas dan memicu guncangan finansial global. Dalam lingkungan ini, perak fisik di luar sistem menjadi penyimpan nilai yang paling andal.
marsbit02/07 02:34