Jual Nvidia, Beli Pembangkit Listrik, Investor AI Non-Tradisional 24 Tahun Raup Untung 5 Miliar Dolar dalam Setahun
Seorang investor AI berusia 24 tahun, Leopold Aschenbrenner, berhasil meningkatkan nilai dana investasinya dari $383 juta menjadi $5,517 miliar dalam 12 bulan dengan strategi yang tidak biasa. Alih-alih berinvestasi di perusahaan AI populer, ia justru membeli saham perusahaan energi, penambang Bitcoin, dan perusahaan chip yang tertekan.
Portofolio utamanya termasuk Bloom Energy (bahan bakar padat opsi), CoreWeave (penyedia layanan cloud GPU), Intel (opsi call), serta beberapa perusahaan penambang Bitcoin seperti Core Scientific dan IREN. Ia juga menjual saham perusahaan AI ternama seperti Nvidia.
Aschenbrenner, mantan peneliti OpenAI yang dipecat karena peringatan keamanan AI, menerbitkan tulisan 165 halaman yang memprediksi bahwa AGI dapat tercapai pada 2027. Ia yakin bahwa hambatan terbesar AI bukanlah perangkat lunak, melainkan infrastruktur fisik seperti listrik dan daya komputasi.
Ia percaya bahwa permintaan listrik untuk pusat data AI akan meledak, dan perusahaan yang menyediakan energi, GPU, serta infrastruktur pendukung akan menjadi pemenang di era AI. Meskipun sempat diuji dengan peluncuran DeepSeek yang menyebabkan kepanikan pasar, Aschenbrenner tetap teguh pada strateginya dan berhasil membuktikan bahwa efisiensi algoritma justru akan mendorong lebih banyak permintaan komputasi.
marsbit03/06 03:33