# Artikel Terkait Biaya

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Biaya", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Laporan Hasil Solana 2025: Pendapatan Tahunan US$ 1,5 Miliar, Melebihi Jumlah 'Hyperliquid + Ethereum'

Laporan Kinerja Solana 2025: Pendapatan Mencapai $1.5 Miliar, Lampaui Gabungan Hyperliquid dan Ethereum Tahun 2025 menjadi tahun yang spektakuler bagi Solana. Jaringan blockchain ini meraih pendapatan on-chain sebesar $603 juta, menempatkannya di peringkat pertama di antara semua blockchain, mengungguli Tron dan Ethereum. Secara keseluruhan, pendapatan tahunan Solana bahkan mencapai lebih dari $1.5 miliar, yang lebih tinggi dari jumlah gabungan pendapatan Hyperliquid ($780 juta) dan Ethereum ($690 juta). Pencapaian ini didorong oleh volume perdagangan spot on-chain yang luar biasa, mencapai $1.6 triliun—mengalahkan semua bursa terpusat (CEX) kecuali Binance. Aktivitas on-chain yang tinggi ini juga tercermin dari lebih dari 10.5 miliar alamat aktif dan sekitar 23.01 miliar transaksi. Sumber pendapatan Solana berasal dari empat komponen utama: Biaya dasar (dibakar untuk deflasi), biaya prioritas (untuk insentif validator), pendapatan MEV, dan sumber minor lainnya seperti sewa akun. Model distribusinya yang unik, dengan sekitar 50% biaya dibakar, memberikan tekanan deflasi pada token dan menangkap nilai jangka panjang. Solana, bersama dengan platform Perp DEX seperti Hyperliquid dan launchpad seperti Pump.fun, membuktikan bahwa公链 (jaringan blockchain) dan aplikasi DeFi terkemuka tetap menjadi mesin penghasil uang terkuat dalam industri crypto, hanya disaingi oleh pendapatan dari stablecoin.

Odaily星球日报01/04 08:33

Laporan Hasil Solana 2025: Pendapatan Tahunan US$ 1,5 Miliar, Melebihi Jumlah 'Hyperliquid + Ethereum'

Odaily星球日报01/04 08:33

Panduan Praktis Metrik On-Chain: Mengidentifikasi Sinyal Nyata, Menghindari Jebakan Data

Panduan Praktis Metrik On-Chain: Mengidentifikasi Sinyal Nyata dan Menghindari Jebakan Data Metrik on-chain adalah alat penting untuk memahami kondisi pasar crypto, tetapi sering disalahpahami. Panduan ini menjelaskan konsep-konsep kunci secara praktis: **Pendapatan vs Biaya vs MEV**: Biaya tinggi tidak menjamin kesuksesan. Fokuslah pada pendapatan berkelanjutan dan model token yang sehat, bukan sekadar tingginya biaya transaksi. **TVL (Total Value Locked)**: Hati-hati dengan tiga "kebohongan" TVL: penghitungan ganda, modal jangka pendek, dan aset menganggur. Selalu analisis TVL bersama volume perdagangan. **Alamat Aktif Harian (DAA)**: Jumlah alamat aktif bisa dimanipulasi oleh bot atau petani airdrop. Gunakan DAA hanya sebagai konfirmasi tambahan ketika didukung oleh metrik fundamental lainnya. **Jembatan Lintas Rantai**: Memudahkan transfer aset antar blockchain, tetapi memiliki risiko seperti kerentanan smart contract dan sentralisasi. Hindari menyimpan aset besar dalam jangka panjang di jembatan berisiko. **Stablecoin**: Mewakili pasokan uang dalam ekosistem crypto. Peningkatan pasokan stablecoin mengindikasikan likuiditas masuk, sedangkan penurunan sinyal likuiditas berkurang. **Pelepasan Token**: Unlock besar-besaran dapat menciptakan tekanan jual. Perhatikan jadwal unlock dan hindari token dengan unlock signifikan yang akan datang. **Volume On-Chain vs TVL**: Rasio volume/TVL yang tinggi menunjukkan penggunaan modal yang efisien, sementara rasio rendah menandakan likuiditas tidak aktif. Kesimpulan: Metrik on-chain adalah alat analisis yang berharga, tetapi harus digunakan dengan bijak. Selalu verifikasi beberapa sinyal dan pahami makna di balik data untuk menghindari jebakan.

比推12/25 13:16

Panduan Praktis Metrik On-Chain: Mengidentifikasi Sinyal Nyata, Menghindari Jebakan Data

比推12/25 13:16

活动图片