Para Ahli Analis Menilai Kenaikan Bitcoin Terbaru: Ini Kenyataan atau Jebakan?
Para ahli menganalisis kenaikan baru-baru ini harga Bitcoin di atas $70.000, yang mencapai $72.000, dalam sebuah program yang dipandu analis Benjamin Cowen. Mereka membahas penyebab lonjakan, faktor makroekonomi, dan perkiraan masa depan pasar.
Analis menyatakan likuidasi posisi short memainkan peran kunci, dengan sekitar $2,6 miliar tertutup dalam waktu singkat. Namun, ini dinilai tidak cukup untuk memulai reli bull yang berkelanjutan. Untuk reli berkelanjutan, diperlukan pembelian aktif di pasar spot, bukan hanya tekanan di pasar derivatif. Influs bersih lebih dari setengah miliar dolar ke ETF Bitcoin spot dilihat sebagai perkembangan positif. Level $65.000–$67.000, yang sebelumnya resistensi, kini dianggap bisa menjadi support kuat jika koreksi terjadi.
Pernyataan Menteri Keuangan AS tentang peningkatan operasi pembelian obligasi untuk mendukung likuiditas mendapat reaksi pasar kuat. Langkah ini dianggap sebagai sinyal penting yang meningkatkan kepercayaan, meski bukan ekspansi moneter langsung. Dengan utang pemerintah AS mendekati $40 triliun dan ketegangan geopolitik, investor beralih ke aset keras seperti Bitcoin dan emas untuk melindungi nilai dari depresiasi mata uang fiat.
Pasar Ethereum dan altcoin juga diperhatikan. Parity ETH/BTC pulih belakangan ini, dengan minat institusional terhadap Ethereum, terutama untuk staking. Namun, ada pendapat bahwa periode kenaikan serempak semua altcoin seperti siklus sebelumnya mungkin berakhir. Pasar diperkirakan memasuki fase divergensi di mana hanya proyek dengan kegunaan riil dan likuiditas yang akan bertahan.
Mengenai kebijakan suku bunga The Fed, analis mencatat tekanan inflasi dan risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang. Bersama dengan tindakan bank sentral di Inggris, Jepang, dan Australia, kemungkinan kenaikan suku bunga AS tidak bisa sepenuhnya dikesampingkan.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
cryptonews.ru08/20 21:32