Menurut Zach Pandl, Kepala Penelitian Grayscale, Bitcoin saat ini mungkin mewakili peluang pembelian yang menguntungkan bagi investor dengan horizon jangka panjang. Dalam evaluasinya pada 21 Agustus, yang membahas apakah ini saat yang tepat untuk membeli Bitcoin, Pandl merumuskan keputusannya berdasarkan tiga pertanyaan, meskipun ia menekankan bahwa tidak ada yang tahu bagaimana Bitcoin akan berperilaku di masa depan.
Grayscale biasanya tidak menyarankan investor untuk mencoba menebak waktu masuk ke pasar dan sebaliknya menyarankan untuk mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi. Pandl mencatat bahwa ketidakpastian mengenai harga beli optimal dapat menghalangi beberapa orang untuk mengalokasikan dana untuk investasi ini, terutama setelah penurunan pasar yang signifikan atau lonjakan harga yang tiba-tiba.
Kepala Penelitian Grayscale menyatakan:
“Kami percaya ketiga faktor tersebut menunjukkan bahwa harga saat ini mungkin mewakili titik masuk yang menguntungkan bagi investor dengan prospek jangka panjang. Tren adopsi struktural tetap tidak berubah, kami berada dalam fase pasar bearish yang dalam, dan prospek makroekonomi secara keseluruhan tampak menguntungkan. Tentu saja, waktu yang akan membuktikan.”
Bitcoin tidak menghasilkan arus kas seperti saham atau obligasi, sehingga menyulitkan penerapan metode penilaian tradisional. Investor tidak dapat menilai nilainya berdasarkan laba, dividen, atau pembayaran bunga, sehingga keputusan sering kali bergantung pada tren adopsi, siklus pasar, kondisi moneter, dan ekspektasi terhadap permintaan di masa depan.
Pemulihan Bitcoin telah membuat pertanyaan tentang pemilihan waktu pembelian menjadi lebih relevan bagi mereka yang mempertimbangkan untuk membelinya. Harga BTC naik menjadi $79,461, kemudian turun ke level $77,000. Pergerakan ini menggarisbawahi seberapa cepat kondisi pasar dapat berubah.

Adopsi dan Siklus Bitcoin Mendukung Argumen Grayscale
Faktor pertama adalah apakah tren jangka panjang adopsi Bitcoin akan bertahan meskipun harganya turun dibandingkan dengan rekor tertingginya pada Oktober 2025. Sebelumnya, Grayscale menyoroti tiga faktor yang mendorong adopsi Bitcoin: defisit pemerintah, meningkatnya penggunaan blockchain di sektor jasa keuangan, dan perubahan generasi dalam pendekatan investor terhadap pembentukan portofolio.
Pinjaman pemerintah mendukung sudut pandang Grayscale bahwa permintaan untuk aset dengan pasokan terbatas dapat tumbuh, meskipun peningkatan utang tidak secara otomatis mengarah pada pembelian Bitcoin. Data resmi dari Departemen Keuangan AS menunjukkan bahwa pada 20 Agustus, total utang pemerintah sekitar $40,03 triliun, termasuk $32,28 triliun yang beredar di masyarakat.
Faktor kedua adalah posisi Bitcoin dalam siklus berulangnya kenaikan dan penurunan harga. Grayscale melaporkan bahwa pasar bearish saat ini telah berlangsung selama 10 bulan, sementara rata-rata dan median durasi empat siklus pasar bearish sebelumnya berkisar antara 11 hingga 12 bulan. Sebelum pemulihan Agustus, Bitcoin sudah mengalami pasar bearish yang berkepanjangan namun relatif dangkal.
Suku Bunga Dapat Menentukan Apakah Bitcoin Telah Mencapai Titik Terendah
Faktor ketiga adalah prospek risiko makroekonomi, khususnya suku bunga riil dan kebijakan Federal Reserve. Pada bulan Juli, Komite Pasar Terbuka Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dana federal di kisaran 3,5–3,75%, meskipun tiga pejabat mengusulkan kenaikan seperempat poin persentase. Grayscale menyatakan bahwa kenaikan suku bunga di masa depan dapat membuat Bitcoin mengalami kerugian lebih lanjut.
Kondisi keuangan baru-baru ini berubah mendukung Bitcoin saat Pandl menerbitkan evaluasinya. Pada 21 Agustus, Bitcoin mencapai $79,461 karena pembelian spot, penutupan posisi short, dan permintaan dari dana investasi yang diperdagangkan di bursa mendukung pemulihan kuat pasar Bitcoin. Namun, analis memperingatkan bahwa koin yang ditransfer ke bursa untuk mengambil untung dapat menciptakan tekanan penjualan baru.
Pandl menambahkan:
“Investor yang mencoba menentukan apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli Bitcoin harus mempertimbangkan tren adopsi struktural, keadaan siklus, dan risiko makroekonomi. Kami percaya bahwa ketiga faktor ini bersama-sama menjadikan momen ini sebagai titik masuk yang menguntungkan bagi investor.”
Bitcoin dapat dibeli menggunakan beberapa metode pembayaran, dengan pilihan apakah aset akan dikreditkan ke dompet pribadi atau ke akun platform. Biaya, persyaratan identifikasi, dan waktu penyelesaian bervariasi tergantung metodenya, sementara bentuk penyimpanan menentukan siapa yang mengontrol kunci—pembeli atau platform. Evaluasi Grayscale berkaitan dengan kondisi pasar, bukan keyakinan bahwa harga saat ini mewakili titik terendah akhir.
end-content




