# Artikel Terkait Ethereum

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Ethereum", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Strategy Akhiri Rentetan Pembelian Bitcoin dengan Penjualan Langka—Berapa Banyak yang Mereka Jual?

Perusahaan treasury Bitcoin, Strategy, mengakhiri periode akumulasi BTC selama 3,5 tahun dengan melakukan penjualan pertamanya sejak 2022. Berdasarkan pengajuan 8-K ke SEC, perusahaan yang dipimpin Michael Saylor itu menjual 32 BTC senilai $2,5 juta, dengan harga rata-rata $77,135 per koin. Penjualan ini tidak sepenuhnya mengejutkan. Awal Mei, Saylor menyebutkan kemungkinan Strategy menjual sedikit Bitcoin untuk mendanai dividen, sebagai bentuk "pesan" kepada pasar. Hasil penjualan ini diharapkan digunakan untuk pembagian dividen. Meski langka, penjualan ini memiliki preseden. Pada Desember 2022, Strategy juga pernah menjual 704 BTC untuk tujuan tax-loss harvesting, namun kemudian membeli kembali aset tersebut. Setelah penjualan terbaru, total kepemilikan Strategy kini menjadi 843,706 BTC, dengan harga rata-rata perolehan (cost basis) $75,699 per koin. Harga Bitcoin yang kini turun di bawah level itu berarti kepemilikan perusahaan saat ini berada dalam posisi rugi (in the red). Sementara itu, di tengah aksi jual Strategy, perusahaan treasury Ethereum terbesar, Bitmine, justru menambah akumulasinya. Perusahaan tersebut mengakuisisi 26,497 ETH selama seminggu terakhir, mendekati target kepemilikannya sebesar 5% dari total suplai ETH yang beredar. Pasar bereaksi negatif terhadap penjualan oleh Strategy, dengan harga spot Bitcoin anjlok ke level $71,400.

bitcoinist06/02 09:33

Strategy Akhiri Rentetan Pembelian Bitcoin dengan Penjualan Langka—Berapa Banyak yang Mereka Jual?

bitcoinist06/02 09:33

Variant: Tiga Aset L1 Ini Sangat Mungkin Menjadi Penyimpan Nilai Utama

Penulis dari Variant berpendapat bahwa semua aset kripto dapat dikategorikan sebagai penyimpan nilai (store of value/SOV) atau instrumen mirip ekuitas. Mereka percaya bahwa aset lapisan pertama (L1) blockchain dapat dianalisis sebagai penyimpan nilai, dengan kriteria utama meliputi: ketahanan teknologi, kelangkaan, resistensi terhadap sensor, produktivitas ekonomi, memetika, dan likuiditas. Pasar penyimpan nilai secara keseluruhan sangat besar, dengan emas mencapai kapitalisasi pasar $31 triliun. Penulis mengidentifikasi tiga aset L1 yang memiliki potensi kuat menjadi penyimpan nilai utama: Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan ZCash (ZEC). * **Bitcoin (BTC):** Unggul dalam aspek memetika dan dianggap sebagai "emas digital". Kepercayaan yang luas ini merupakan kekuatan pendorong yang penting. * **Ethereum (ETH):** Unggul dalam ketahanan teknologi karena kemudahannya untuk ditingkatkan dan roadmap yang transparan, yang dianggap sebagai keunggulan dalam menghadapi tantangan masa depan. * **ZCash (ZEC):** Unggul dalam resistensi terhadap sensor dan privasi. Fungsi transaksi privasinya (shielded pool) menawarkan cara untuk melindungi kekayaan dari penyitaan atau pengawasan negara. Kesimpulannya, meskipun aset-aset digital ini memiliki banyak keunggulan fundamental dibandingkan penyimpan nilai tradisional seperti emas, pangsanya dalam total pasar penyimpan nilai masih sangat kecil. Ini dianggap sebagai peluang yang ambisius dan menarik untuk pertumbuhan di masa depan.

marsbit06/02 05:22

Variant: Tiga Aset L1 Ini Sangat Mungkin Menjadi Penyimpan Nilai Utama

marsbit06/02 05:22

Wawancara Master Makro Raoul Pal: Titik Singularitas Ekonomi Mendekat, Jangan Mudah Turun dalam Empat Tahun ke Depan

Dalam wawancara dengan Raoul Pal, pendiri Real Vision, ia membahas fenomena "economic singularity" di mana perkembangan AI yang eksponensial akan mengubah ekonomi global. AI, sebagai kompetisi terbesar dalam sejarah, memicu aliran modal besar-besaran dan tidak akan berhenti karena menjadi perlombaan strategis antara AS dan Tiongkok. Pal menjelaskan bahwa singularitas ekonomi terjadi ketika sistem tidak lagi dapat mengikuti kecepatan inovasi teknologi, terutama dengan kemunculan agen AI yang dapat beroperasi jauh lebih cepat daripada manusia. Meskipun AI menarik banyak minat, Pal tetap yakin bahwa cryptocurrency menawarkan imbal hasil terbaik dalam jangka panjang. Ia melihat potensi besar pada aset kripto, terutama layer-1 seperti Ethereum, Solana, dan Sui, yang akan menjadi infrastruktur utama bagi ekonomi digital masa depan, termasuk untuk agen AI. Pal menekankan bahwa penurunan harga Bitcoin baru-baru ini hanyalah koreksi dalam tren bull market, dan ia menggunakan kesempatan ini untuk menambah posisi di aset seperti Sui dan Zcash. Pal menyarankan strategi "beli dan tahan" daripada trading aktif, karena sejarah menunjukkan bahwa investor pasif seringkali mendapatkan keuntungan lebih besar. Ia optimis tentang prospek 2026-2027, didukung oleh adopsi bank, regulasi yang lebih jelas, likuiditas global yang meningkat, dan pertumbuhan stablecoin. Menurutnya, probabilitas skenario positif mencapai 70%, menjadikan kripto sebagai peluang penting dalam menghadapi transformasi ekonomi mendatang.

链捕手06/01 06:15

Wawancara Master Makro Raoul Pal: Titik Singularitas Ekonomi Mendekat, Jangan Mudah Turun dalam Empat Tahun ke Depan

链捕手06/01 06:15

活动图片