# Artikel Terkait Ethereum

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Ethereum", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dunia Kripto Sudah Mati, Perp Abadi

Industri kripto sedang mengalami pergeseran besar: dari fokus pada penerbitan aset asli (seperti altcoin dan token) menjadi infrastruktur global untuk memperdagangkan aset tradisional. Artikel ini membahas bagaimana aset kripto asli kehilangan daya tarik dibandingkan aset dunia nyata seperti saham AS, emas, dan minyak, yang kini semakin banyak dihadirkan di blockchain. Poin-poin kunci termasuk: * Fungsi blockchain yang paling terbukti adalah sebagai saluran transfer dan penyelesaian global yang efisien, seperti yang ditunjukkan oleh stabilitas USDT/USDC. * Altcoin (aset asli) kesulitan bersaing dengan aset tradisional yang memiliki arus kas nyata dan siklus teknologi AI yang kuat. * Ethereum dan DeFi kehilangan narasi "alam semesta aset asli" dan menjadi lebih seperti infrastrukstur dasar. * Hyperliquid disebut sebagai contoh sukses yang memanfaatkan momen tepat dengan menghadirkan perdagangan kontrak berjangka (Perp) terdesentralisasi yang menyerupai Bursa Terpusat (CEX), terutama setelah peristiwa ketidakpercayaan terhadap CEX dan lonjakan minat pada aset makro. * Kontrak Berjangka (Perp) dipuji sebagai inovasi terbesar kripto. Ini menyederhanakan kepemilikan aset kompleks menjadi eksposur terhadap pergerakan harga, memungkinkan perdagangan 24/7, global, dan tanpa izin untuk hampir semua aset. * Kesimpulannya, era "pabrik aset baru" crypto telah berakhir. Masa depannya terletak pada menjadi lapisan transaksi yang efisien untuk aset dunia lama, dengan kontrak berjangka (Perp) sebagai produk intinya.

marsbit06/03 12:33

Dunia Kripto Sudah Mati, Perp Abadi

marsbit06/03 12:33

Strategy Akhiri Rentetan Pembelian Bitcoin dengan Penjualan Langka—Berapa Banyak yang Mereka Jual?

Perusahaan treasury Bitcoin, Strategy, mengakhiri periode akumulasi BTC selama 3,5 tahun dengan melakukan penjualan pertamanya sejak 2022. Berdasarkan pengajuan 8-K ke SEC, perusahaan yang dipimpin Michael Saylor itu menjual 32 BTC senilai $2,5 juta, dengan harga rata-rata $77,135 per koin. Penjualan ini tidak sepenuhnya mengejutkan. Awal Mei, Saylor menyebutkan kemungkinan Strategy menjual sedikit Bitcoin untuk mendanai dividen, sebagai bentuk "pesan" kepada pasar. Hasil penjualan ini diharapkan digunakan untuk pembagian dividen. Meski langka, penjualan ini memiliki preseden. Pada Desember 2022, Strategy juga pernah menjual 704 BTC untuk tujuan tax-loss harvesting, namun kemudian membeli kembali aset tersebut. Setelah penjualan terbaru, total kepemilikan Strategy kini menjadi 843,706 BTC, dengan harga rata-rata perolehan (cost basis) $75,699 per koin. Harga Bitcoin yang kini turun di bawah level itu berarti kepemilikan perusahaan saat ini berada dalam posisi rugi (in the red). Sementara itu, di tengah aksi jual Strategy, perusahaan treasury Ethereum terbesar, Bitmine, justru menambah akumulasinya. Perusahaan tersebut mengakuisisi 26,497 ETH selama seminggu terakhir, mendekati target kepemilikannya sebesar 5% dari total suplai ETH yang beredar. Pasar bereaksi negatif terhadap penjualan oleh Strategy, dengan harga spot Bitcoin anjlok ke level $71,400.

bitcoinist06/02 09:33

Strategy Akhiri Rentetan Pembelian Bitcoin dengan Penjualan Langka—Berapa Banyak yang Mereka Jual?

bitcoinist06/02 09:33

活动图片