# Artikel Terkait Dolarisasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Dolarisasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Kebangkitan Stablecoin di Amerika Latin, Intinya Bukan 'Kemenangan Teknologi Kripto'

Kebangkitan stablecoin di Amerika Latin pada dasarnya bukanlah "kemenangan teknologi kripto", melainkan respons terhadap kebutuhan lama akan pengiriman uang lintas batas. Artikel ini, melalui percakapan dengan seorang pemilik restoran Tionghoa di Meksiko, menelusuri sejarah "surat perak" tradisional yang digunakan diaspora untuk mengirim uang pulang. Ini menggambarkan bagaimana di Amerika Latin, di mana remitansi sangat penting bagi banyak keluarga, stablecoin seperti USDT dan USDC dipahami bukan sebagai aset kripto, melainkan sebagai "dolar digital" yang dapat diandalkan. Stablecoin memecahkan masalah inti dalam sistem remitansi tradisional: biaya tinggi, lambat, dan ketidakpastian nilai tukar. Mereka berfungsi sebagai infrastruktur remitansi yang efisien, terutama di negara-negara dengan mata uang volatil seperti Argentina dan Venezuela, atau dengan aliran modal lintas batas yang besar seperti Meksiko dan Brasil. Namun, tantangan sebenarnya terletak pada integrasi "dua ujung": on-ramp (mengubah uang tunai atau saldo bank menjadi stablecoin) dan off-ramp (mengubah stablecoin menjadi mata uang lokal yang dapat digunakan, seperti melalui Pix di Brasil atau SPEI di Meksiko). Regulator di kawasan ini semakin memandang stablecoin melalui lensa kebijakan moneter dan kontrol devisa, berusaha untuk mengatur alih-alih melarangnya. Masa depan stablecoin di Amerika Latin terletak pada kemampuannya untuk beroperasi tanpa terlihat di latar belakang, menjadi tulang punggung teknis yang memungkinkan pengiriman uang yang lebih cepat dan lebih murah, sementara pengguna hanya peduli pada satu hal: apakah uangnya sudah sampai.

marsbit06/26 12:01

Kebangkitan Stablecoin di Amerika Latin, Intinya Bukan 'Kemenangan Teknologi Kripto'

marsbit06/26 12:01

Penyebab Makroekonomi di Balik Lanskap Pasar Pembayaran Afrika

Pasar pembayaran Afrika menunjukkan karakteristik yang mencolok, dengan penetrasi pembayaran seluler tertinggi dan adopsi kripto tercepat di dunia. Ini bukan kebetulan, melainkan akibat dari evolusi struktur ekonomi makro yang mendalam. Artikel ini menganalisis dua pendorong struktural: (1) ketergantungan jangka panjang pada ekspor sumber daya, perdagangan, dan remitansi yang menciptakan permintaan besar untuk penyelesaian lintas batas; (2) infrastruktur keuangan lokal yang tertinggal, diperparah oleh "de-risking" bank internasional dan kebijakan mata uang yang buruk, menyebabkan kekosongan peran bank. Kekosongan ini diisi oleh pembayaran seluler dan mata uang kripto. Pembayaran seluler (seperti M-Pesa di Kenya) menjadi saluran pembayaran sehari-hari, menggantikan bank. Sementara itu, kripto berfungsi sebagai penyimpan nilai untuk melindungi dari inflasi dan devaluasi, serta sebagai media pertukaran lintas batas yang lebih murah. Pasar ini sangat heterogen. Afrika Utara (MENA) lebih terintegrasi dengan ekonomi minyak Teluk dan sistem perbankan yang lebih matang. Sementara itu, Afrika Sub-Sahara (SSA), dengan tekanan "dollarization" dan kelangkaan dolar akut, adalah pusat pertumbuhan sebenarnya untuk fintech. Negara-negara seperti Nigeria, Kenya, dan Afrika Selatan memimpin dalam adopsi. Kesimpulannya, lompatan Afrika dalam pembayaran seluler dan kripto adalah kebutuhan yang muncul dari ketidakmampuan sistem keuangan tradisional memenuhi kebutuhan dasar pada ekonomi dengan populasi muda, ketergantungan komoditas, dan ketidakstabilan mata uang kronis. Solusi ini mengisi kekosongan infrastruktur finansial yang mendasar.

链捕手06/05 06:20

Penyebab Makroekonomi di Balik Lanskap Pasar Pembayaran Afrika

链捕手06/05 06:20

Modal AS Bertaruh Besar di Amerika Latin: Bukan Bertaruh pada Pertumbuhan, Melainkan pada 'Titik Kunci' Sistem Keuangan

Investasi modal AS di Amerika Latin tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menguasai "titik kunci" dalam sistem keuangan. Artikel ini menyoroti bagaimana perusahaan pembayaran, modal ventura, dan startup stablecoin AS melihat kawasan ini sebagai medan pertempuran penting untuk membangun kembali infrastruktur keuangan. Alasannya adalah tingginya friksi keuangan di kawasan ini. Di negara seperti Brasil dan Meksiko, masalah utamanya adalah biaya pembayaran dan transfer lintas batas yang tinggi serta lambat. Sementara di negara dengan inflasi tinggi seperti Argentina, stablecoin seperti USDC dan USDT menjadi solusi untuk penyimpanan nilai dan penyelesaian transaksi dolar yang lebih mulus. Data menunjukkan adopsi yang nyata: Bitso menangani $6.5 miliar dalam remitansi AS-Meksiko menggunakan stablecoin, dan menurut IMF, Amerika Latin adalah salah satu wilayah dengan penggunaan stablecoin tertinggi secara proporsional terhadap PDB (7.7%). Infrastruktur pembayaran digital lokal seperti Pix di Brasil juga telah matang, tetapi tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan akan transaksi dolar dan lintas batas. Dibandingkan dengan pasar AS yang sudah jenuh, Amerika Latin menawarkan kombinasi unik dari kepastian permintaan dan ruang pertumbuhan yang besar, membuatnya menjadi taruhan yang menarik bagi modal AS yang mencari pangsa pasar dalam rekonstruksi sistem keuangan.

marsbit03/19 08:09

Modal AS Bertaruh Besar di Amerika Latin: Bukan Bertaruh pada Pertumbuhan, Melainkan pada 'Titik Kunci' Sistem Keuangan

marsbit03/19 08:09

活动图片