# Artikel Terkait Departemen Kehakiman

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Departemen Kehakiman", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Inilah Alasan Mengapa Kesepakatan Etik dalam Undang-Undang CLARITY Mungkin Begitu Sulit Dicapai

Rancangan Undang-Undang Pasar Aset Digital AS (CLARITY Act) menghadapi hambatan baru terkait ketentuan etika, yang berpotensi menggagalkan proses legislasi. Inti perdebatan terletak pada seberapa kuat aturan etika tersebut dan siapa yang harus menegakkannya. Para senator Demokrat berpendapat bahwa proposal saat ini, yang menyerahkan penegakan hukum sepenuhnya kepada Departemen Kehakiman (DOJ), masih terlalu lemah. Mereka menginginkan agar jaksa agung negara bagian juga memiliki kewenangan untuk turun tangan. Demokrat khawatir, tanpa mekanisme ini, aturan tidak akan ditegakkan dengan efektif, terutama menyangkut potensi konflik kepentingan pejabat tinggi seperti Presiden Trump yang memiliki kepentingan bisnis kripto yang luas. Sebaliknya, kaum Republik mempertahankan bahwa DOJ adalah lembaga yang tepat untuk menegakkan hukum federal secara seragam, alih-alih melibatkan 50 negara bagian dengan interpretasi dan insentif politik yang berbeda-beda. Mereka menyatakan ketentuan etika dalam draf terbaru sudah sangat kuat dan belum pernah ada sebelumnya. Meski berselisih, kedua belah pihak masih terbuka untuk berkompromi. Para pengamat industri berharap kesepakatan dapat dicapai, mengingat ketidakpastian regulasi yang berlarut-larut dinilai lebih merugikan daripada memiliki kerangka hukum yang belum sempurna namun jelas. Mereka memperingatkan, menolak RUU ini sama sekali justru akan mengembalikan situasi ke status quo tanpa perlindungan konsumen, aturan pasar, atau ketentuan etika apa pun.

cointelegraph2 hari yang lalu 01:39

Inilah Alasan Mengapa Kesepakatan Etik dalam Undang-Undang CLARITY Mungkin Begitu Sulit Dicapai

cointelegraph2 hari yang lalu 01:39

Berita Pagi | Bitmine Rencana Kumpul Dana $3 Miliar melalui Penerbitan Saham Preferen; Polymarket Tuduh Kalshi Terlibat Aktivitas Spionase Bisnis

**Rangkuman Berita Cryptocurrency (5 Juni)** ChainCatcher merangkum berita utama seputar dunia cryptocurrency dalam 24 jam terakhir: **Berita Penting:** * **Bitmine** mengumumkan rencana penerbitan saham preferen untuk mengumpulkan dana hingga $3 miliar. * **Polymarket** menuduh platform prediksi saingannya, **Kalshi**, melakukan aktivitas spionase industri, menyebut terlalu banyak "kebetulan" dalam peluncuran produk serupa. * **Departemen Kehakiman AS** bekerja sama dengan **Coinbase, Meta, Google**, dan perusahaan lain dalam operasi anti-penipuan "Disruption Week", membekukan aset kripto senilai lebih dari $3,8 juta yang terkait penipuan. Operasi ini juga membantu otoritas Thailand menangkap 7 tersangka. * **Makau** menyelesaikan integrasi dengan sistem jembatan mata uang digital bank sentral multilateral **mBridge**, membangun saluran pembayaran dan penyelesaian lintas batas yang efisien dan aman. * **Cosmos Labs** mengakuisisi penjelajah blok **Mintscan**. * **Goldman Sachs** bersama **Apex** dan **Archax** meluncurkan dana real estat yang ditokenisasi. **Analisis Pasar & Lainnya:** * **Geoffrey Kendrick**, kepala penelitian aset digital di **Standard Chartered Bank**, menyatakan bahwa harga Bitcoin mendekati titik terendahnya dan mempertahankan target akhir tahun sebesar $100,000. Dia melihat level sekitar $63,000 sebagai zona pembelian. * Menjelang IPO **SpaceX**, para orang dalam di perusahaan pesaing **Rocket Lab (RKLB)** dilaporkan telah menjual saham senilai lebih dari $18,41 juta. **Trending Meme Coins (24 jam):** * **Ethereum:** HEX, SHIB, LINK, PEPE, mUSD * **Solana:** TROLL, swarms, WORLDCUP, neet, Buttcoin * **Base:** PEPE, toby, ODDS, ELSA, SKI

链捕手06/05 01:34

Berita Pagi | Bitmine Rencana Kumpul Dana $3 Miliar melalui Penerbitan Saham Preferen; Polymarket Tuduh Kalshi Terlibat Aktivitas Spionase Bisnis

链捕手06/05 01:34

活动图片