# Artikel Terkait Komoditas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Komoditas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

SEC dan CFTC AS Bersatu untuk "Melepaskan", Aset Kripto Adalah "Komoditas Digital" Bukan "Sekuritas"

Artikel ini melaporkan bahwa regulator AS, SEC dan CFTC, secara resmi mengklasifikasikan ulang sebagian besar aset kripto sebagai "komoditas digital" dan bukan sekuritas. Keputusan ini, yang diumumkan dalam dokumen penjelasan pada 17 Maret, membagi aset kripto ke dalam lima kategori utama: komoditas digital, koleksi digital, alat digital, stablecoin (dengan larangan membayar bunga), dan sekuritas digital. Kategori non-sekuritas mencakup aktivitas seperti penambangan DeFi, staking (kecuali jika aset dasarnya adalah sekuritas), aset terbungkus (wrapped assets), dan sebagian besar airdrop. Dokumen tersebut juga menegaskan bahwa suatu aset yang awalnya dijual melalui penawaran (seperti ICO) dapat berhenti diklasifikasikan sebagai sekuritas jika menjadi terdesentralisasi atau memperoleh utilitas. Implikasi utama dari klasifikasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum, membuka jalan untuk IPO pertukaran kripto di AS, menghilangkan hambatan audit untuk aset seperti token platform, dan memungkinkan aliran likuiditas ke protokol DeFi. Meskipun ini menandai berakhirnya era "liar" dengan berkurangnya area abu-abu, artikel menyimpulkan bahwa langkah ini merupakan kemajuan penting untuk adopsi arus utama dan kelangsungan hidup industri jangka panjang, meskipun mungkin membatasi beberapa inovasi karena meningkatnya kepatuhan terhadap peraturan.

Odaily星球日报03/18 10:21

SEC dan CFTC AS Bersatu untuk "Melepaskan", Aset Kripto Adalah "Komoditas Digital" Bukan "Sekuritas"

Odaily星球日报03/18 10:21

Hyperliquid vs Polymarket, Bagaimana Bursa On-Chain Menetapkan Harga untuk Krisis?

**Ringkasan: Hyperliquid vs Polymarket - Bagaimana Bursa On-Chain Menetapkan Harga untuk Krisis?** Ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran, pasar tradisional tutup, tetapi platform on-chain seperti Polymarket dan Hyperliquid tetap beroperasi 24/7. Polymarket adalah pasar prediksi yang memperdagangkan *probabilitas* suatu peristiwa, seperti "Akankah AS menyerang Iran?", di mana harga mencerminkan kemungkinan kejadiannya. Hyperliquid adalah bursa futures yang memperdagangkan *aset* seperti minyak mentah dan emas dengan leverage. Selama krisis, Polymarket menunjukkan pergerakan probabilitas yang tidak biasa, sering kali mendahului reaksi harga di Hyperliquid. Ini menjadikannya sistem peringatan dini. Beberapa dompet baru menghasilkan keuntungan besar dengan bertaruh pada serangan tersebut, menunjukkan kemungkinan adanya informasi orang dalam. Hyperliquid memungkinkan perdagangan tanpa henti. Minyak mentah melonjak 5.07% karena kekhawatiran atas Selat Hormuz, sementara emas naik sebagai aset safe-haven. BTC justru turun. Keduanya melayani tujuan berbeda: Polymarket menciptakan kelas aset baru yang tidak ada di pasar tradisional (peristiwa yang dapat diperdagangkan), sementara Hyperliquid memperluas waktu perdagangan untuk aset yang sudah ada (waktu yang dapat diperdagangkan). Strategi kombinasi dapat digunakan, seperti menggunakan sinyal probabilitas dari Polymarket sebagai indikator utama untuk perdagangan di Hyperliquid, atau untuk lindung nilai. Secara keseluruhan, platform on-chain ini tidak hanya menjadi tempat berjudi; mereka memberikan nilai sosial dengan memberikan sinyal peringatan yang jujur dan real-time kepada publik selama krisis, bertindak sebagai sistem informasi vital.

marsbit03/03 10:04

Hyperliquid vs Polymarket, Bagaimana Bursa On-Chain Menetapkan Harga untuk Krisis?

marsbit03/03 10:04

活动图片