Dialog dengan Pendiri Robinhood: Kehendak Investor Ritail Mengalahkan Semua 'Uang Pintar'
Wawancara dengan Vlad Tenev, CEO Robinhood, mengulas pandangannya tentang pasar modal dan masa depan platform investasi. Tenev percaya "uang pintar" sebenarnya adalah investor ritel yang fokus pada fundamental perusahaan jangka panjang, bukan hanya reaksi makro jangka pendek.
Dia menceritakan awal mula Robinhood didorong oleh tiga faktor: perdagangan tanpa komisi, pengutamaan platform mobile, dan misi demokratisasi investasi sebagai respons krisis 2008. Ia melihat ruang pertumbuhan masih besar, dengan hanya 65% orang AS yang memiliki saham. Robinhood berencana meningkatkan angka ini melalui inisiatif seperti akun investasi untuk bayi baru lahir.
Membahas kondisi pasar saat ini, Tenev menyatakan bahwa gelombang AI berbeda dari bubble sebelumnya karena didukung model bisnis dan pendapatan riil. Untuk masa depan, Robinhood meluncurkan Robinhood Chain, sebuah blockchain untuk tokenisasi aset dunia nyata, memungkinkan akses global ke saham AS. Dia juga menekankan pentingnya akses investor ritel ke pasar privat (melalui Robinhood Ventures) agar tak ketinggalan pertumbuhan perusahaan seperti SpaceX atau OpenAI yang matang di pasar privat.
Terakhir, Tenev menegaskan bahwa meski AI akan menyediakan alat canggih bagi trader biasa, pasar akan tetap dinamis dengan keseimbangan antara keputusan manusia dan algoritma.
marsbit07/13 09:57