25 Miliar Dolar, Tesla Membeli Tiket Masuk Termurah dalam Perlombaan Senjata Chip
Elon Musk mengumumkan investasi sekitar $25 miliar untuk membangun pabrik chip super "Terafab" yang menargetkan proses 2nm dengan kapasitas produksi 100.000 wafer per bulan, menggabungkan chip logika, memori, dan pengemasan canggih dalam satu lokasi. Langkah ini diambil karena kebutuhan komputasi Tesla untuk mobil otonom, robot Optimus, dan Robotaxi telah melampaui kapasitas foundry eksternal seperti TSMC dan Samsung, yang telah mengalokasikan sebagian besar produksi canggihnya untuk perusahaan seperti Apple dan NVIDIA.
Dibandingkan dengan investasi pesaing—TSMC ($1.650B), Samsung ($440B), dan Intel ($280B)—anggaran Tesla relatif kecil. Bahkan, biaya industri untuk pabrik 2nm standar berkisar sekitar $280B untuk 50.000 wafer/bulan, membuat target Tesla (100.000 wafer dengan $25B) terlihat ambisius. Namun, dengan pengalaman desain chip otonom sejak 2019 (dari HW3 hingga AI5 yang mencapai 2.500 TOPS) dan kontrak jangka panjang dengan Samsung, Tesla berencana memulai produksi Terafab sekitar 2029, tepat saat kebutuhan komputasinya memuncak.
Proyek ini bisa menjadi awal integrasi vertikal Tesla atau sekadar rencana yang belum terwujud, tergantung pada kolaborasi potensial dengan Intel dan kemampuan Tesla dalam mengatasi kompleksitas manufaktur chip.
marsbit03/16 11:08