# Artikel Terkait Blockchain

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Blockchain", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Agen AI Anda Secara Diam-diam Mengubah Aturan Internet

Agen AI (AI Agents) secara diam-diam mengubah internet dengan meningkatkan produktivitas dalam tugas seperti membersihkan kotak masuk, menjadwalkan rapat, dan menangani tiket dukungan. Pada 2025, lalu lintas otomatis diproyeksikan mencapai 51% dari total aktivitas web, dengan pertumbuhan 4.700% dalam lalu lintas berbasis AI di situs ritel AS. Namun, kepercayaan pada agen otonom turun dari 43% menjadi 22% dalam setahun karena masalah keamanan. Infrastruktur yang ada tidak siap untuk mengelola agen ini, sehingga muncul protokol baru seperti x402 dan standar identitas untuk transaksi mesin. Tantangan utama meliputi: 1. **Discoverability**: Internet dirancang untuk manusia, bukan mesin. Agen menghabiskan banyak sumber daya untuk memproses HTML yang berantakan. Konsep Agent-Oriented Discoverability (AEO) menjadi kunci agar layanan dapat ditemukan dan dipahami mesin. 2. **Identitas**: Agen memerlukan identitas yang diverifikasi melalui kriptografi, otoritas delegasi, dan keterkaitan dunia nyata. Standar seperti ERC-8004 dan protokol seperti Visa's Trusted Agent Protocol memungkinkan verifikasi ini. Regulasi seperti Colorado AI Act mulai diterapkan untuk akuntabilitas. 3. **Reputasi**: Untuk membuktikan kinerja, metode seperti TEEs, ZKML, dan restake security digunakan. Reputasi agen dicatat secara portabel di sistem seperti Ethereum Attestation Service dan melalui arena kompetitif yang memberikan peringkat kinerja. Kesimpulannya, ekonomi agen memerlukan discoverability, identitas, dan reputasi untuk beroperasi secara efektif dan aman.

比推03/05 19:19

Agen AI Anda Secara Diam-diam Mengubah Aturan Internet

比推03/05 19:19

NYSE Investasi di OKX dengan Valuasi 25 Miliar Dolar, Tokenisasi Saham Resmi Dimulai

Bursa Saham New York (NYSE), milik Intercontinental Exchange (ICE), berinvestasi dalam pertukaran crypto OKX dengan valuasi $25 miliar. OKX akan menyediakan data harga crypto real-time kepada ICE dan berencana memindahkan 2.000 karyawan ke AS untuk mendukung rencana perdagangan saham ter-tokenisasi. Perdagangan saham ter-tokenisasi dan derivatif NYSE dijadwalkan dimulai pada paruh kedua 2026. Kerja sama ini menandakan integrasi lebih dalam antara keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terpusat crypto (CeFi). ICE, yang sebelumnya telah menjelajahi aset crypto melalui infrastruktur blockchain dan investasi di Polymarket, kini mengambil langkah strategis dengan "mengakuisisi" platform crypto mapan. Tujuannya adalah memanfaatkan basis pengguna dan teknologi OKX untuk membentuk ulang lanskap perdagangan pasar modal global. Dengan penetrasi crypto yang mencapai sekitar 8-9% populasi global (sekitar 650-700 juta orang), ICE melihat potensi pasar besar. Kolaborasi ini memungkinkan ICE mengintegrasikan sistem perdagangan crypto OKX ke dalam kerangka regulasi dan manajemen risikonya, sementara OKX mendapatkan akses ke pasar AS dan jalan yang lebih jelas untuk IPO di masa depan. Artikel ini menyimpulkan bahwa langkah ini adalah bukti pergeseran signifikan menuju era perdagangan on-chain, di mana raksasa keuangan tradisional dan crypto bersaing untuk menguasai pintu masuk ke pasar modal generasi baru.

Odaily星球日报03/05 15:04

NYSE Investasi di OKX dengan Valuasi 25 Miliar Dolar, Tokenisasi Saham Resmi Dimulai

Odaily星球日报03/05 15:04

活动图片