# Artikel Terkait Bitcoin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Bitcoin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Fork Lunak Bitcoin "Anti-Sampah Data" BIP110: Penolakan Massal Penambang, Apakah Sudah Pasti Gagal?

**Rangkuman Artikel: Proposisi Fork Lunak BIP110 Bitcoin "Anti-Data Sampah"** Artikel ini membahas kontroversi seputar proposal BIP110, sebuah fork lunak Bitcoin yang disebut "pengurangan data insidental". Proposal ini bertujuan membatasi transaksi yang dianggap menyisipkan data ekstra (seperti pada kasus Ordinals) ke dalam skrip Bitcoin, yang dianggap melanggar prinsip jaringan oleh para pendukungnya. Penulis, Brandon Black, dengan tegas menentang BIP110. Argumen utamanya adalah bahwa hakikat inti Bitcoin sebagai buku besar terdistribusi yang terbuka, tahan sensor, dan dapat diakses siapa saja yang membayar biaya transaksi adalah nilai fundamentalnya. Membatasi jenis data yang boleh ditulis dianggap sebagai bentuk sensor yang bertentangan dengan prinsip ini, mirip dengan membatasi kebebasan berekspresi hanya pada ucapan yang disukai. Artikel menjelaskan bahwa secara teknis, tidak ada pemisahan yang jelas antara transaksi "moneter" dan "non-moneter". Semua transaksi adalah tentang memenuhi kondisi skript. Selain itu, pembatasan yang diusulkan BIP110—seperti membatasi ukuran skrip kunci dan menonaktifkan fitur tertentu seperti Taproot annex—sangat luas dan akan berlaku untuk UTXO yang dibuat dalam setahun setelah aktivasi. Yang lebih mengkhawatirkan adalah mekanisme aktivasinya. BIP110 menurunkan ambang sinyal persetujuan penambang menjadi 55% (biasanya >90%) dan memiliki mekanisme paksa: jika sinyal tidak cukup pada blok tertentu, node yang menjalankan aturan ini akan menganggap blok yang tidak memberi sinyal sebagai tidak valid, memaksa aktivasi. Penulis berpendapat bahwa upaya membatasi interpretasi data di buku besar terbuka adalah mustahil, karena pengguna dapat selalu membuat perangkat lunak eksternal untuk membaca data dengan cara baru. Masalah yang diklaim BIP110—penyalahgunaan ruang blok—sudah ditangani dengan baik oleh batasan protokol Bitcoin yang ada (seperti ukuran blok dan batasan sigop), yang justru telah mendorong inovasi lapisan kedua seperti Lightning Network. Kesimpulannya, BIP110 dinilai sebagai upaya gegabah dengan justifikasi yang lemah, jadwal yang terburu-buru, dan tinjauan kode yang minimal. Untungnya, komunitas Bitcoin telah menolaknya. Penambang, pengembang, investor, dan pemimpin industri telah menyuarakan penentangan. Proposal ini diprediksi akan gagal, membuktikan ketahanan Bitcoin sebagai sistem yang tidak mudah diubah secara sembrono.

Foresight News07/15 07:31

Fork Lunak Bitcoin "Anti-Sampah Data" BIP110: Penolakan Massal Penambang, Apakah Sudah Pasti Gagal?

Foresight News07/15 07:31

Indikator Arah Pasar Kripto-Saham | Perusahaan Publik Global Jual Bersih BTC Senilai $85,45 Juta Pekan Lalu, Cadangan Dolar Strategy Tembus $3 Miliar (14 Juli)

**Ikhtisar Pasar Kripto & Saham: Perusahaan Global Jual Bersih BTC Rp140 Triliun, Cadangan USD Strategy Capai Rp490 Triliun (14 Juli)** Pasar saham global mengalami tekanan pekan lalu. Korsel menghadapi arus keluar modal asing yang besar, sementara pasar AS tertekan oleh komentar Trump dan ketegangan dengan Iran. Saham terkait kripto umumnya melemah. Analisis pasar AS menunjukkan sinyal beragam. Survei Bank of America memperingatkan investor untuk mengurangi eksposur saham karena sentimen terlalu bullish. Sebaliknya, Morgan Stanley memperkirakan kenaikan pasar akan meluas didorong oleh kinerja perusahaan di luar raksasa teknologi. Pada aset kripto, perusahaan publik global melakukan **penjualan bersih BTC senilai US$85,45 juta (sekitar Rp140 triliun)** pekan lalu. Strategy (mantan MicroStrategy) dan Metaplanet tidak melakukan pembelian. Namun, dua perusahaan lain, OrangeBTC dan Strive, menambah kepemilikan BTC. **Strategy mengumumkan cadangan USD-nya telah bertambah US$4,5 miliar, menjadi total US$30 miliar (sekitar Rp490 triliun)**, dengan kepemilikan BTC tetap 843.775 koin. Perusahaan lain seperti Hyperscale Data dan Cleanspark juga menambah cadangan BTC mereka. Di sisi lain, beberapa perusahaan seperti BitFuFu, Bitdeer, dan Empery Digital menjual sebagian atau seluruh hasil penambangan BTC mereka untuk pendanaan proyek atau pelunasan utang. Secara keseluruhan, perusahaan publik (non-penambang) memegang **1.139.635 BTC**, setara dengan 5,7% dari kapitalisasi pasar beredar BTC. Laporan menunjukkan perusahaan membeli **110.000 BTC pada Q2 2026**, meningkat 1,8x dari dua kuartal sebelumnya. Untuk aset kripto lain, Bitmine menambah kepemilikan ETH, sementara DFDV menyerahkan pengelolaan operasional meme coin DONT. BNB Plus terkena delisting dari Nasdaq karena harga sahamnya di bawah US$1 dan pindah ke pasar OTC.

marsbit07/14 09:48

Indikator Arah Pasar Kripto-Saham | Perusahaan Publik Global Jual Bersih BTC Senilai $85,45 Juta Pekan Lalu, Cadangan Dolar Strategy Tembus $3 Miliar (14 Juli)

marsbit07/14 09:48

活动图片