# Artikel Terkait Bitcoin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Bitcoin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dari Memegang hingga Menguasai: Ketika Bitcoin Mulai 'Membeli Perusahaan Publik'

Pertama kalinya dalam sejarah, Bitcoin digunakan sebagai aset penyertaan modal dalam struktur modal perusahaan publik. Pada 4 Februari, perusahaan pialang asuransi yang terdaftar di Nasdaq, Tianruixiang Holdings, mengumumkan bahwa seorang investor yang tidak diungkapkan identitasnya akan menyetor 15.000 Bitcoin sebagai imbalan atas ekuitas perusahaan. Dengan harga Bitcoin sekitar $75.000 pada saat itu, nilai nominal penyertaan ini mencapai sekitar $1,1 miliar. Ini bukan pembelian ETF, bukan sekadar memegang BTC, atau menerbitkan utang untuk membeli kripto. Ini adalah penggunaan Bitcoin langsung untuk menukar saham perusahaan publik, menandai lompatan besar dalam adopsi institusional. Perkembangan ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana Bitcoin secara sistematis memasuki neraca perusahaan publik. Perusahaan seperti MicroStrategy (kini Strategy) telah mengubah logika operasi tradisional dengan menjadi "mesin keuangan" yang terus-menerus menerbitkan saham dan obligasi konversi untuk mengumpulkan dana guna membeli Bitcoin. Perusahaan semacam ini, bersama dengan penambang besar seperti MARA dan Riot, serta platform perdagangan seperti Coinbase, membentuk spesies baru: "perusahaan perbendaharaan Bitcoin". Transaksi Tianruixiang menempatkannya di posisi ke-8 dalam daftar perusahaan pemegang Bitcoin terbesar global, melampaui Coinbase. Yang membedakan, transaksi ini tidak menggunakan mata uang fiat untuk membeli Bitcoin, tetapi lebih menyerupai pembelian "cangkang perusahaan Nasdaq" menggunakan Bitcoin. Struktur ini menyerupai akuisisi terbalik aset kripto terhadap pasar modal tradisional. Bitcoin tidak lagi sekadar "dipegang" oleh perusahaan, tetapi mulai digunakan untuk merekonstruksi kepemilikan itu sendiri. Jalur yang jelas telah terbentuk: Bitcoin sedang membentuk kembali "jaringan perusahaan publik". Ketika sistem ini cukup besar, Bitcoin tidak akan lagi hanya sebagai "aset kripto", tetapi akan menjadi infrastruktur keuangan yang tertanam dalam sistem kapital global.

marsbit02/06 10:58

Dari Memegang hingga Menguasai: Ketika Bitcoin Mulai 'Membeli Perusahaan Publik'

marsbit02/06 10:58

Editorial Forbes, Sinyal Short Paling Akurat di Dunia Crypto?

Penulis: Curry, Deep Tide TechFlow Bitcoin baru-baru ini anjlok ke US$60.000, mencatat penurunan satu hari terbesar sejak runtuhnya FTX. Michael Saylor, sang "Alkimis Bitcoin" yang menjadi sampul Forbes Januari 2025, kini mencatat kerugian mengambang US$6,5 miliar. Perusahaan MicroStrategy-nya memegang 713.000 Bitcoin dengan harga rata-rata US$76.052. Artikel ini menyoroti pola menarik: sampul Forbes seringkali menjadi sinyal puncak pasar. Tiga tokoh kripto yang pernah menjadi sampul—CZ (2018), SBF (2021), dan Saylor (2025)—semuanya diikuti oleh kehancuran besar. Bitcoin turun 58%, 25 tahun penjara untuk SBF, dan penurunan 40% masing-masing. Konsep "indikator sampul majalah" Wall Street berpendapat bahwa ketika sebuah tren mencapai sampul media arus utama, itu seringkali adalah puncaknya. Forbes bukanlah nabi; mereka meliput sebuah cerita tepat ketika itu paling panas dan pasar paling euphoria. Satu-satunya pengecualian adalah Justin Sun (Maret 2025), yang diikuti kenaikan harga. Namun, kemunculannya yang berdekatan dengan Saylor justru mengonfirmasi puncak pasar—ketika sampul mulai bermunculan, itu sendiri adalah sinyal. Pelajaran utamanya: bull market tidak berakhir dalam kepanikan, tetapi di atas sampul majalah. Ketika semua orang—media arus utama, sopir taksi, keluarga—mulai membicarakan kisah yang sama, itulah waktunya untuk mempertimbangkan posisi Anda. Para bos bisa berganti, tapi pasar bear yang panjang selalu dibayar oleh retail.

marsbit02/06 09:48

Editorial Forbes, Sinyal Short Paling Akurat di Dunia Crypto?

marsbit02/06 09:48

活动图片