# Artikel Terkait Opsi Biner

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Opsi Biner", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit07/11 10:47

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit07/11 10:47

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-negara Asia Masih Menganggapnya sebagai Perjudian

Mark Zuckerberg mulai berinvestasi di pasar prediksi, sementara negara-negara Asia masih menganggapnya sebagai perjudian. Pasar prediksi telah berkembang menjadi industri utama dengan volume perdagangan bulanan mencapai $14 miliar, didukung oleh mekanisme sederhana: kontrak diselesaikan sebesar $1 jika suatu peristiwa terjadi, dan $0 jika tidak, sehingga harga mencerminkan probabilitas real-time. Pasar ini awalnya digunakan secara informal di abad ke-18 dan dikembangkan secara akademis pada 1988. Saat ini, mereka mencakup berbagai topik seperti olahraga, politik, dan keuangan. Harga terbentuk melalui buku pesanan, dan hasilnya ditentukan oleh oracle. Mekanisme "skin in the game" membedakannya dari survei tradisional, karena peserta rugi jika prediksi salah, meningkatkan keandalan informasi. Di AS, pasar ini diatur sebagai bagian dari sistem keuangan, sementara di Asia sering dianggap sebagai perjudian. Kebijakan Asia yang membatasi partisipasi menyebabkan tiga masalah: arbitrase regulasi, hilangnya kedaulatan informasi, dan kurangnya perlindungan pengguna. Daripada menghalangi pasar ini, penting untuk memikirkan cara memanfaatkan datanya secara bertanggung jawab dalam sistem formal. Diskusi konstruktif diperlukan untuk mengintegrasikannya ke dalam kerangka transparan dan mengembalikan data yang dihasilkan sebagai aset nasional.

Foresight News07/09 11:52

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-negara Asia Masih Menganggapnya sebagai Perjudian

Foresight News07/09 11:52

Dari Mundur dengan Suram hingga Restart: Bursa Opsi Tradisional Cboe Bersaing dengan Pasar Prediksi untuk Perebutan Pintu Masuk

Cboe Global Markets, bursa opsi tradisional, berencana menghidupkan kembali kontrak opsi biner "all-or-nothing" untuk menarik investor ritel. Opsi ini menawarkan pembayaran tetap jika kondisi tertentu terpenuhi pada saat jatuh tempo, atau menjadi tidak bernilai jika tidak. Cboe sebelumnya meluncurkan produk serupa pada 2008 yang terkait dengan indeks S&P 500 dan VIX, tetapi gagal karena kurangnya likuiditas dan partisipasi investor ritel pada saat itu. Keputusan restart ini dipicu oleh lonjakan popularitas pasar prediksi seperti Kalshi dan Polymarket, yang volumenya mencapai lebih dari $17 miliar pada Januari 2026. Perubahan lingkungan pasar, termasuk meningkatnya minat investor ritel terhadap derivatif dan kemudahan akses melalui platform digital, menciptakan peluang baru. Cboe berupaya menawarkan produk yang lebih sederhana dan intuitif, berfokus pada peristiwa yang mudah dipahami, bukan hanya indeks kompleks. Cboe menekankan bahwa produk baru ini akan melalui tinjauan regulasi ketat oleh SEC atau CFTC, dengan dukungan clearing dari OCC. Langkah ini merupakan upaya untuk bersaing dengan pasar prediksi dalam menarik minat trader ritel, sambil memastikan keamanan dan kepatuhan regulasi. Kesuksesannya tergantung pada kemampuan Cboe menyediakan pengalaman trading yang mudah dan menarik seperti yang ditawarkan platform prediksi.

marsbit02/05 06:30

Dari Mundur dengan Suram hingga Restart: Bursa Opsi Tradisional Cboe Bersaing dengan Pasar Prediksi untuk Perebutan Pintu Masuk

marsbit02/05 06:30

活动图片