Market Maker Top Wintermute Membongkar: Apakah Retail Sudah Berhenti Trading Kripto?
Wintermute, salah satu market maker terkemuka di industri crypto, mengungkapkan pergeseran signifikan dalam perilaku investor ritel. Data terbaru menunjukkan bahwa hubungan sebelumnya antara aktivitas crypto dan saham, yang cenderung bergerak searah, telah berubah sejak akhir 2024. Kini, investor ritel cenderung memilih antara berinvestasi di saham ATAU crypto, bukan keduanya secara bersamaan.
Penyebab utama perubahan ini meliputi:
1. Kompresi Volatilitas: Volatilitas crypto, yang dulu menjadi daya tarik utama, telah menyusut secara struktural dibandingkan saham, mengurangi daya tariknya sebagai alat spekulasi.
2. Faktor Teknologi: Integrasi perdagangan crypto di platform fintech dan broker tradisional memudahkan aliran dana antara kedua aset. Selain itu, analisis berbasis AI) memberi investor rasa "keunggulan kognitif" di pasar saham, yang kurang terasa di crypto karena kurangnya kerangka valuasi yang konsensus.
3. Pergeseran Prioritas: Saham kini menawarkan volatilitas yang kompetitif dan akses mudah melalui aplikasi yang sudah familiar, sehingga menjadi pilihan yang semakin menarik bagi para spekulan.
Kesimpulannya, crypto kini hanyalah satu dari banyak pilihan dalam portofolio ritel, bukan lagi pusat spekulasi utama. Investor perlu mulai memandang crypto melalui lensa portofolio multi-aset, bukan hanya mengandalkan indikator tradisional.
比推02/27 20:22