# Artikel Terkait AI

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "AI", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Mengapa OpenAI Justru Mengejar Claude Code?

OpenAI, yang memimpin gelombang AI generatif dengan ChatGPT, justru menjadi "pengejar" dalam perlombaan pengembangan agen pemrograman AI. Anthropic, yang didirikan mantan anggota OpenAI, dengan cepat meraih popularitas di kalangan developer dan perusahaan melalui Claude Code. Pada Februari, produk ini menyumbang hampir seperlima dari bisnis Anthropic dengan pendapatan tahunan lebih dari $2,5 miliar, sementara OpenAI Codex hanya menghasilkan sekitar $1 miliar. Artikel ini mengungkapkan bahwa OpenAI awalnya mengabaikan pengembangan alat pemrograman AI karena fokus pada ChatGPT dan model multimodal. Sumber daya dialihkan dari proyek Codex, dan hubungan kerja sama dengan Microsoft juga membatasi jalur produk OpenAI. Sebaliknya, Anthropic lebih awal memasang taruhan besar pada kemampuan pemrograman AI. OpenAI kemudian berusaha mengejar ketertinggalan dengan mengintegrasikan tim internal, meluncurkan produk baru, dan bahkan mencoba akuisisi startup (yang gagal karena hambatan dari Microsoft). Pada awal 2026, penggunaan Codex telah meningkat hingga 40% dari penggunaan Claude Code, didorong oleh model GPT-5.2 yang lebih stabil. Kompetisi ini tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga menyoroti dampak lebih luas: AI mulai mengambil alih pekerjaan kognitif, mengubah proses pengembangan perangkat lunak, dan berpotensi mendefinisikan ulang tenaga kerja kerah putih. Kekhawatiran keamanan juga muncul seiring dengan percepatan pengembangan ini.

marsbit03/13 07:55

Mengapa OpenAI Justru Mengejar Claude Code?

marsbit03/13 07:55

Dari Listrik China 5 Mao per kWh hingga Paket API Ekspor 45 Yuan: Token Menjadi Unit Mata Uang Baru

Token, yang sebelumnya hanya dikenal sebagai unit komputasi dalam AI dan aset kripto, kini berkembang menjadi unit moneter baru dalam ekonomi mesin. Artikel ini menjelaskan bagaimana Token berperan ganda: sebagai satuan biaya dalam AI dan alat pembayaran dalam Crypto, yang semakin menyatu seiring kemajuan AI Agent. OpenClaw menunjukkan pergeseran Token dari sekadar biaya obrolan menjadi "bahan bakar" untuk eksekusi tugas AI, meningkatkan konsumsi secara signifikan. Sementara itu, protokol seperti x402 dan ERC-8183 memungkinkan Agent melakukan pembayaran dan transaksi bisnis otomatis tanpa campur tangan manusia. "Token出海" (ekspor Token) mencerminkan bagaimana China mengekspor listrik dan komputasinya secara tidak langsung melalui layanan AI berbasis Token ke pengembang global. Data dari OpenRouter menunjukkan model China seperti Minimax dan Deepseek semakin banyak digunakan secara global. Token tidak hanya menjadi biaya, tetapi juga alat produksi dan partikel ekonomi mesin masa depan. AI Agent bahkan mulai terlibat dalam aktivitas ekonomi secara mandiri. Crypto menyediakan infrastruktur pembayaran native yang cocok untuk mesin, sementara Token menjadi unit dasar dalam ekonomi digital baru. Kesimpulannya, Token mungkin tidak menggantikan mata uang fiat, tetapi akan menjadi unit akuntansi dasar untuk pembayaran mesin, penyelesaian transaksi AI, dan penetapan harga layanan komputasi di masa depan.

marsbit03/13 04:55

Dari Listrik China 5 Mao per kWh hingga Paket API Ekspor 45 Yuan: Token Menjadi Unit Mata Uang Baru

marsbit03/13 04:55

Dialog dengan HashKey Xiao Feng: AI Agent Perlu Diberi Identitas Digital untuk Meningkatkan Kredibilitas

Wawancara dengan Xiao Feng dari HashKey: AI Agent Perlu Identitas Digital untuk Meningkatkan Kepercayaan Xiao Feng, CEO HashKey, menyoroti hubungan simbiosis antara AI dan blockchain. Dengan kemunculan AI Agent seperti OpenClaw yang dapat bekerja secara otonom, kebutuhan akan identitas digital menjadi krusial. Xiao Feng menekankan bahwa AI Agent di masa depan akan memerlukan identitas independen dan akun dompet digital, bukan mengandalkan sistem perbankan tradisional. Blockchain, melalui token soulbound dan alamat unik, dapat memberikan solusi untuk mengelola identitas AI Agent secara aman dan efisien. Dia menjelaskan bahwa ketika AI Agent mulai menciptakan nilai ekonomi secara mandiri, sistem akun bank konvensional tidak akan mampu mendukung transaksi antar-Agent karena keterbatasan teknis dan biaya. HashKey telah bergabung dengan Aliansi Teknis Agent Payment Protocol (AP2) yang dipimpin Google, bersama PayPal dan Circle, untuk mengeksplorasi sistem pembayaran berbasis stablecoin dan identitas on-chain untuk AI Agent. Xiao Feng juga menyampaikan pandangan para ahli bahwa setiap individu mungkin memiliki hingga 50 AI Agent di masa depan, yang akan meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup. Dalam konteks global, Hong Kong memiliki potensi menjadi pusat aset digital dunia, memanfaatkan keunggulan "satu negara, dua sistem" dan sumber daya dari Tiongkok daratan.

marsbit03/13 01:30

Dialog dengan HashKey Xiao Feng: AI Agent Perlu Diberi Identitas Digital untuk Meningkatkan Kredibilitas

marsbit03/13 01:30

活动图片