Kebijakan Regulasi

Berfokus pada perkembangan regulasi global, perubahan kebijakan, dan persyaratan kepatuhan. Ini memberikan analisis mendalam tentang regulasi pemerintah dan dampaknya terhadap industri kripto dan blockchain, membantu bisnis dan investor untuk mengelola risiko terkait kebijakan secara proaktif.

Fu Peng Pidato Publik Pertama 2026: Apa Itu Aset Kripto? Mengapa Saya Bergabung dengan Industri Aset Kripto?

Fu Peng, seorang ekonom makro terkemuka dan Kepala Ekonom New Huo Group, menyampaikan pidato publik pertamanya pada tahun 2026 di Hong Kong Web3 Carnival. Ia menjelaskan mengapa ia bergabung dengan industri aset kripto dan bagaimana ia memandang aset kripto dalam konteks makroekonomi. Fu Peng menekankan bahwa kemajuan teknologi, seperti komputasi, data, kecerdasan buatan, dan blockchain, sedang membentuk kembali lanskap keuangan, mirip dengan revolusi FICC (Fixed Income, Currencies, and Commodities) pada 1980-an. Menurutnya, aset kripto kini memasuki fase matang dan akan terintegrasi penuh ke dalam portofolio aset keuangan tradisional, membentuk apa yang ia sebut "FICC + C" (C untuk Crypto). Ia mencontohkan bagaimana aset seperti komoditas dan mata uang awalnya dianggap spekulatif tetapi akhirnya diterima sebagai bagian dari kerangka investasi utama setelah regulasi dan standarisasi. Fu Peng percaya bahwa dengan disahkannya undang-undang stabilcoin dan aset digital pada 2025, aset kripto telah mencapai titik kematangan yang memungkinkan lembaga keuangan tradisional seperti Wall Street untuk berpartisipasi secara luas. Menurutnya, Bitcoin bukan sekadar "emas digital" tetapi aset yang memiliki fungsi penyimpan nilai dan dapat diperdagangkan secara finansial dalam skala besar. Ia menekankan bahwa era spekulasi awal telah berakhir, dan industri kini beralih ke fase yang lebih terstruktur, terdiversifikasi, dan sesuai regulasi.

marsbit04/23 06:21

Fu Peng Pidato Publik Pertama 2026: Apa Itu Aset Kripto? Mengapa Saya Bergabung dengan Industri Aset Kripto?

marsbit04/23 06:21

RUU Kejelasan Mencapai Titik Kritis, Persimpangan Jalan Regulasi Kripto AS

Titik Kritis untuk RUU CLARITY: Amerika di Persimpangan Regulasi Kripto Pada musim semi 2026, regulasi aset kripto AS berada di titik balik sejarah. RUU *CLARITY Act* menghadapi tenggat kritis: jika tidak disetujui Komite Perbankan Senat sebelum akhir April, peluang penerapannya pada 2026 akan turun drastis dan mungkin tertunda hingga 4 tahun. RUU ini, bersama *GENIUS Act* yang mengatur stableket, akan membentuk masa depan industri. *GENIUS Act* telah menetapkan kerangka ketat untuk stableket, menuntut kepatuhan AML/CFT, cadangan 100%, dan pengawasan federal. Ini akan memicu konsolidasi pasar, menguntungkan penerbit besar dan patuh seperti USDC dan USAT (varian Tether yang patuh), sementara mempersulit pemain kecil. Inti perdebatan adalah soal imbal hasil (*yield*) stableket. Bankir tradisional memperingatkan risiko aliran dana besar-besaran, tetapi laporan penasihat ekonomi Gedung Putih menyatakan dampaknya pada pinjaman bank minimal, justru melindungi kepentingan konsumen. Kompromi politik yang dipelopori Senator Tillis dan Alsobrooks berusaha menemukan jalan tengah, dengan membedakan imbal hasil berbasis aktivitas dan pasif. Namun, isu seperti wewenang Federal Reserve, kepatuhan AML untuk DeFi, dan konflik kepentingan pejabat pemerintah masih menjadi hambatan. Jika *CLARITY Act* lolos, AS akan bersaing dengan kerangka regulasi Eropa (MiCA) dan menarik aliran modal institusional besar. Jika gagal, kepemimpinan regulasi global akan dipegang Eropa dan pusat kripto lain seperti Hong Kong dan Singapura. Kepatuhan (*compliance*) akan menjadi kompetensi inti dalam era baru aset kripto yang semakin terlembaga.

marsbit04/22 14:05

RUU Kejelasan Mencapai Titik Kritis, Persimpangan Jalan Regulasi Kripto AS

marsbit04/22 14:05

活动图片