Jika Imbal Hasil Obligasi AS Melonjak di Atas 5%, Akankah Bitcoin Jatuh di Bawah 50.000?
Artikel ini membahas potensi dampak kenaikan imbal hasil obligasi AS di atas 5% terhadap harga Bitcoin. Konflik antara AS dan Iran telah memicu kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak, yang mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik. Jika konflik berkepanjangan, imbal hasil obligasi 10 tahun AS berpotensi naik 200 basis poin menjadi 6,4%, mengurangi daya tarik aset berisiko seperti Bitcoin.
Secara historis, guncangan terkait minyak (seperti embargo minyak Arab 1973 dan Perang Teluk 1990) cenderung mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi dan menekan pasar saham. Bitcoin, yang masih berkorelasi dengan S&P 500, berisiko mengalami tekanan jual jika imbal hasil obligasi melebihi 5%.
Analisis teknis menunjukkan Bitcoin bisa jatuh di bawah $50,000 jika pola bearish flag terpenuhi. Prediksi pasar saat ini memperkirakan 70% kemungkinan Bitcoin turun di bawah $55,000 dan 46% kemungkinan di bawah $45,000 pada tahun 2026. Namun, pendiri BitMEX Arthur Hayes berpendapat bahwa perang yang berkepanjangan bisa memaksa Fed mencetak uang, yang justru dapat mendukung harga Bitcoin dalam jangka panjang.
marsbit03/25 09:39