Di Mana Posisi Kinerja Terbaru Saham Teknologi terhadap Harga Bitcoin?
Berbeda dengan saham teknologi yang naik 17% dalam enam bulan terakhir, Bitcoin (BTC) justru turun sekitar 15%, menggarisbawahi kinerjanya yang tertinggal. BTC bahkan turun lebih dalam (2,4%) dibanding Nasdaq Composite (1,7%) setelah pemotongan suku bunga The Fed.
Minggu ini, perhatian beralih ke data inflasi AS (CPI) dan keputusan suku bunga Bank of Japan (BoJ). Meski kenaikan 25 bps BoJ telah dihargai oleh pasar, panduan hawkish berpotensi memicu penurunan BTC lebih lanjut, seperti kejadian sebelumnya yang menyebabkan penurunan 20-30%.
Pendiri Glassnode memperkirakan BTC masih dalam fase 'bottoming' dan berpotensi menguji area $85,5k-$87k untuk berburu likuiditas. Namun, level support kunci berada di $83k, yang merupakan rata-rata biaya dasar untuk ETF spot BTC AS. Jika bertahan, ini bisa memicu pemulihan.
Meski hati-hati jangka pendek, analis tetap optimis untuk 2026. Data makro yang kuat diperkirakan dapat membuka jalan bagi kenaikan, dengan kombinasi ketua Fed baru dan regulasi likuiditas yang diharapkan menciptakan latar yang lebih konstruktif untuk aset berisiko seperti kripto.
ambcrypto12/16 02:03