Penulis|Kepala Penelitian Grayscale, Zach Pandl
Kompilasi| WuShuo Blockchain
Proses tokenisasi pasar saham global sedang berlangsung.Saham tokenisasi diharapkan dapat memberikan berbagai manfaat kepada pengguna, termasuk perdagangan 24/7. Perkembangan penting selanjutnya adalah peluncuran pilot tokenisasi oleh DTCC [1] di Canton Network [2]. Pilot ini akan memungkinkan saham tokenisasi dan aset lainnya untuk berpindah tangan dalam sistem keuangan yang diatur melalui infrastruktur blockchain.
Kami berpendapat bahwa tokenisasi pasar saham akan berlangsung dalam tiga tahap, dan setiap tahap akan membawa nilai bagi berbagai jenis infrastruktur blockchain (lihat Grafik 1).
Tahap pertama adalah model "pembungkus" (wrapper model) oleh pihak ketiga [3]. Dalam model ini, penerbit memegang saham melalui kendaraan tujuan khusus (SPV) [4], dan saham tokenisasi mewakili klaim atas SPV tersebut. Saat ini, lebih dari 70% saham tokenisasi berdasarkan kapitalisasi pasar menggunakan model ini. Saham tokenisasi jenis pembungkus tidak mewakili kepemilikan saham yang sebenarnya, tetapi dapat digunakan di DeFi dan mungkin menarik bagi investor ritel. Aset semacam ini saat ini diperdagangkan di jaringan seperti Ethereum, Solana, BNB Chain.
Tahap kedua adalah model "konfirmasi hak" (entitlement model) [5],DTCC pilot mewakili model ini. Alih-alih membuat versi baru sekuritas, DTCC memindahkan sekuritas yang sudah memenuhi syarat ke rantai melalui infrastruktur pasca perdagangannya yang diatur, dan Canton Network akan menjadi jaringan blockchain pertama untuk pilot ini.
Tahap ketiga adalah model yang dipimpin oleh penerbit, di mana perusahaan secara langsung menerbitkan sekuritas secara native di rantai. Pekan lalu, Securitize [6] menjadi perusahaan publik pertama yang men-tokenisasi saham biasa mereka sendiri saat mereka mendaftar di Bursa Efek New York. Kami percaya model ini memiliki potensi jangka panjang terbesar, tetapi masih memerlukan kejelasan regulasi lebih lanjut. Menurut kami, model yang dipimpin oleh penerbit akan lebih menguntungkan blockchain arsitektur terbuka seperti Ethereum, Solana, serta jaringan hibrid seperti Avalanche.
Ketiga model tokenisasi ini kemungkinan besar akan berdampingan selama bertahun-tahun ke depan.
Poin Inti: Ada berbagai model untuk saham tokenisasi. Kami berpendapat bahwa jaringan blockchain yang paling mungkin diuntungkan dari pertumbuhan tokenisasi termasuk Ethereum, Solana, BNB Chain, Avalanche, dan Canton Network.

Grafik 1: Platform pihak ketiga saat ini mendominasi pasar saham tokenisasi, sedangkan Ethereum, Solana, dan BNB Chain menempati sebagian besar aset on-chain.
Catatan:
[1] DTCC: The Depository Trust & Clearing Corporation, merupakan salah satu infrastruktur pasca perdagangan sekuritas inti AS, terutama bertanggung jawab untuk kliring, penyelesaian, dan kustodian layanan pasca perdagangan sekuritas.
[2] Canton Network: Jaringan blockchain yang berfokus pada aset keuangan institusional, menekankan privasi, kepatuhan, dan pergerakan aset antara lembaga keuangan yang berbeda.
[3] Wrapper model: Dapat dipahami sebagai "model pembungkus", di mana platform pihak ketiga memegang saham dasar melalui struktur perantara dan menerbitkan token on-chain yang mewakili hak terkait. Investor memegang klaim atas struktur tersebut, dan belum tentu kepemilikan langsung atas saham itu sendiri.
[4] SPV: Special Purpose Vehicle, yaitu kendaraan tujuan khusus. Dalam saham tokenisasi, biasanya merujuk pada entitas yang didirikan oleh penerbit untuk memegang aset saham dasar, dan token yang dipegang investor adalah klaim atas entitas tersebut.
[5] Entitlement model: Dapat dipahami sebagai "model konfirmasi hak", bukan menerbitkan sekuritas baru, tetapi mencatat atau memetakan sekuritas yang sudah memenuhi syarat ke rantai melalui sistem pasca perdagangan yang diatur, sehingga dapat berpindah tangan dalam infrastruktur blockchain.
[6] Securitize: Platform untuk sekuritas digital dan tokenisasi aset dunia nyata. Artikel menyebutkan bahwa perusahaan ini men-tokenisasi saham biasa mereka sendiri bersamaan dengan penawaran publik perdana di NYSE.






