Saylor, ketua dewan direksi pemegang korporat Bitcoin terbesar, menggunakan akun X-nya untuk menyampaikan argumen yang telah ia ulangi dalam berbagai bentuk sejak MicroStrategy mulai mengakumulasi Bitcoin pada tahun 2020, yaitu: nilai jangka panjang Bitcoin bergantung pada integrasinya ke dalam sistem keuangan yang ada, bukan berada di luarnya. Dia menulis:
"Menolak integrasi Bitcoin dengan bank dan korporasi, penyimpanan dan bursa, pasar saham dan kredit, pemerintah dan mata uang — itu adalah merampas 99% dunia dari manfaatnya dan mengutuk Bitcoin untuk mewujudkan hanya 1% dari potensinya."
Komentar ini tidak menyebutkan peristiwa atau kebijakan tertentu. Alih-alih, ini merupakan posisi filosofis umum yang telah berulang kali dikemukakan oleh Saylor tahun ini, dengan berargumen bahwa kegunaan Bitcoin tumbuh sebanding dengan seberapa dalam ia terjalin ke dalam sistem perbankan, kredit, dan pemerintah, bukan terpisah darinya sebagai aset peer-to-peer murni.
Bagaimana Integrasi dengan Sistem Perbankan Terlihat Saat Ini
Argumentasi Saylor sejalan dengan perubahan nyata yang sudah terjadi di antara bank-bank besar Amerika. Pada bulan Februari, Citigroup mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan penyimpanan Bitcoin tingkat institusional pada tahun 2026, dan tahun ini baik Citi maupun Morgan Stanley telah mengambil langkah untuk memperluas aktivitas di bidang penyimpanan, perdagangan, dan tokenisasi aset digital.
Secara khusus, rencana Citi akan memungkinkan klien institusional untuk mengelola aset Bitcoin mereka dalam akun penyimpanan yang sama yang digunakan untuk saham dan obligasi, dengan pelaporan terpadu dan margin silang antara aset digital dan tradisional. Infrastruktur inilah yang dimaksud oleh Saylor ketika ia berbicara tentang bank, penyimpanan, dan bursa.
Taruhan MicroStrategy Sendiri Menunjukkan Risiko
MicroStrategy adalah contoh paling nyata yang mendukung argumen Saylor, dan angka-angka membuktikannya. Pertama-tama, perusahaan ini memiliki 843.775 BTC, yang dibeli dengan total biaya $63,69 miliar, dengan biaya rata-rata $75.482 per koin. Pada harga saat ini, persediaan ini bernilai sekitar $55 miliar, yang berarti MicroStrategy menanggung kerugian belum terealisasi dibandingkan dengan biaya pembeliannya, meskipun tetap menjadi pemegang korporat Bitcoin terbesar dengan selisih yang lebar.
Saylor terus memberi sinyal pembelian baru meskipun harga turun. Pada 26 Juli, ia memposting grafik akuisisi Bitcoin oleh MicroStrategy dengan keterangan "kami akan membutuhkan warna lain" — sebuah sindiran bahwa perusahaan mungkin harus menambahkan nuansa baru pada legenda grafik setelah pembelian besar berikutnya. Pola perilaku ini telah diulang perusahaan selama penurunan harga sebelumnya, alih-alih mengurangi posisinya.
MicroStrategy juga telah mengubah pendekatannya dalam menggambarkan persediaannya: alih-alih memandang Bitcoin semata-mata sebagai aset cadangan yang harus diakumulasi tanpa batas, perusahaan semakin memposisikan persediaannya sebagai jaminan untuk produk keuangan, seperti saham preferen STRC, yang menurut Saylor, menargetkan pasar kredit pribadi senilai lebih dari $3,5 triliun.
end-content






